Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Transaksi Tembus Rp122 Triliun, Potensi Pasar Kripto Indonesia Terus Meroket di Tengah Koreksi Global

13 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Transaksi Kripto Indonesia 2026

Transaksi Kripto Indonesia Turun 33,56%, Jumlah Investor Justru Tembus 22,69 Juta (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pasar aset kripto di Indonesia menunjukkan daya tahan (resilience) yang luar biasa sekaligus membuktikan potensi pertumbuhan yang masif di sepanjang tahun 2026. Di saat kapitalisasi pasar kripto global sedang mengalami tren kontraksi, ekosistem digital dalam negeri justru terus berekspansi yang ditopang oleh lonjakan jumlah investor secara agresif dan nilai transaksi yang tetap kokoh.

Berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akumulasi nilai transaksi aset kripto di pasar spot Indonesia telah menembus angka Rp122,02 triliun secara year-to-date (ytd) hingga Mei 2026. Untuk periode Mei 2026 sendiri, volume transaksi domestik tercatat mencapai Rp23,01 triliun, atau mengalami pertumbuhan tipis sebesar 0,11% jika dibandingkan dengan bulan April 2026 yang berada di angka Rp22,98 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menegaskan bahwa performa ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola dan masa depan aset digital nasional.

“Di tengah fluktuasi nilai transaksi yang terjadi, kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital termasuk aset kripto Indonesia masih terjaga dengan baik,” ungkap Adi Budiarso dalam Asesmen Sektor Jasa Keuangan OJK, dikutip Senin (13/7/2026).

Jumlah Investor Tembus 22,4 Juta Akun

Selain dari sisi nilai transaksi, potensi pasar kripto Indonesia yang sangat besar juga terlihat jelas dari pertumbuhan basis penggunanya. OJK mencatat jumlah akun konsumen aset kripto yang terdaftar di Indonesia telah menyentuh angka 22,4 juta akun per Mei 2026. Angka fantastis ini tumbuh sebesar 3,17% secara month-to-date (mtd) dari bulan sebelumnya.

Uniknya, ketangguhan pasar domestik ini terjadi justru ketika industri kripto di tingkat global sedang mengalami tekanan yang cukup berat. Berdasarkan laporan dari CoinGecko pada kuartal I-2026, kapitalisasi pasar kripto global tercatat menyusut sebesar 20,4% secara kuartalan menjadi US$2,4 triliun.

Di samping itu, volume perdagangan spot di 10 bursa kripto terpusat (CEX) terbesar di dunia juga merosot tajam hingga 39,1% menjadi US$2,7 triliun. Kendati demikian, likuiditas pasar global dinilai masih terjaga karena kapitalisasi stablecoin mampu bertahan di kisaran US$309,9 miar. Kondisi kontradiktif ini kian menegaskan bahwa pasar Indonesia memiliki daya tarik tersendiri dengan ruang ekspansi yang masih sangat longgar.

Daya Tarik Pasar Pikat Pemain Global

Melihat potensi pasar dan pertumbuhan jumlah investor yang sangat masif di Indonesia tersebut, para pelaku industri global kian gencar menancapkan kukunya di Tanah Air. Salah satu langkah strategis terbaru ditunjukkan oleh kehadiran BTSE Indonesia, sebuah platform perdagangan aset digital yang baru saja resmi meluncur melalui skema joint venture dengan PT Aset Kripto Internasional (hasil rebranding dari NVX).

Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, Stephanie Kusnadi, menilai besarnya pasar domestik harus diimbangi dengan layanan yang aman dan kompetitif.

“Dengan keahlian lokal yang mendalam serta dukungan dari salah satu exchange global terkemuka, BTSE Indonesia berada pada posisi yang unik untuk menghadirkan platform perdagangan yang aman, kompetitif, dan sepenuhnya mematuhi regulasi lokal,” pungkas Stephanie.

Melalui integrasi infrastruktur global, penyediaan lebih dari 200 aset kripto dengan pairings Rupiah (IDR) dan USDT, serta kolaborasi edukasi bersama regulator, masuknya para pemain baru ini diharapkan dapat semakin mempercepat kematangan dan memperluas likuiditas pasar kripto nasional di masa depan. (*AMBS)

 

Tags: aset digitalbitcoinBTSE Indonesiafintechinvestasi kriptoKripto IndonesiaOJK
Previous Post

Jadi Operasi Terbesar Kedua, Godrej Perkuat Investasi dan Bangun Pabrik Baru di Kendal

Next Post

Bawa Teknologi ‘Hedge Fund’ ke Ritel, Indo Premier Luncurkan IPOT AI Trading Pertama di Indonesia

Related Posts

BNPL Indonesia
Features

BNPL: Dari Gaya Hidup Digital Menjadi Infrastruktur Kredit Baru

10 Oktober 2026
0
OJK Cabut Izin Porto Ventura Kapital
Digital Business

Tidak Dapat Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Porto Ventura Kapital

9 Oktober 2026
0
Aplikasi Tring! by Pegadaian
Digital Business

Satu Tahun Aplikasi TRING! by Pegadaian Catat Transaksi Rp113 Triliun dan 7,5 Juta Nasabah

9 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
IPOT AI Trading

Bawa Teknologi 'Hedge Fund' ke Ritel, Indo Premier Luncurkan IPOT AI Trading Pertama di Indonesia

Transformasi digital Pertamina Geothermal Energy

Akselerasi Transformasi Digital, PGE Rilis 5 Produk Ekosistem 'G-Bionic'

Amartha Masuk Bisnis Investasi, Prosper Hubungkan Investor dengan UMKM Perempuan

Amartha Masuk Bisnis Investasi, Prosper Hubungkan Investor dengan UMKM Perempuan

Discussion about this post

Recent Updates

Telkomsel MotoGP Mandalika 2026

Telkomsel Kerahkan 17 BTS 5G untuk Dukung MotoGP Mandalika 2026

12 Oktober 2026
YouTube bisnis digital

YouTube Perkuat Ekonomi Kreator, Konten Jadi Penggerak Bisnis

12 Oktober 2026
BNPL Indonesia

BNPL: Dari Gaya Hidup Digital Menjadi Infrastruktur Kredit Baru

10 Oktober 2026
Traveloka 10.10 Epic Sale

Traveloka Gelar 10.10 Epic Sale di 8 Negara, Soroti Lonjakan Wisatawan ke Tiongkok dan Jepang

10 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Telkomsel MotoGP Mandalika 2026

Telkomsel Kerahkan 17 BTS 5G untuk Dukung MotoGP Mandalika 2026

12 Oktober 2026
YouTube bisnis digital

YouTube Perkuat Ekonomi Kreator, Konten Jadi Penggerak Bisnis

12 Oktober 2026
BNPL Indonesia

BNPL: Dari Gaya Hidup Digital Menjadi Infrastruktur Kredit Baru

10 Oktober 2026
Traveloka 10.10 Epic Sale

Traveloka Gelar 10.10 Epic Sale di 8 Negara, Soroti Lonjakan Wisatawan ke Tiongkok dan Jepang

10 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version