Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Tren Belanja Online Bakal Meningkat Selama Ramadan

4 Februari 2023
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
TikTok Shop Summit 2022

TikTok Shop Summit 2022. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Dihapusnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah mengubah perilaku masyarakat Indonesia dalam berbelanja. Meski belanja online masih menjadi primadona, tetapi diprediksi masyarakat akan semakin cermat saat berbelanja.

Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini mengatakan, berkat pesatnya perkembangan teknologi, konsumen menjadi semakin kritis dalam mencari sumber inspirasi dan informasi tambahan untuk membantu pengambilan keputusan. Pemasar pun kian ditantang untuk menjadi lebih jeli dalam memanfaatkan tahapan Ramadan guna menyajikan konten promosi yang relevan, informatif, serta menghibur demi memenangkan hati para calon konsumen.

“Melalui ekosistem TikTok yang holistik, brand dapat melakukan strategi pemasaran berbasis konten yang menyeluruh, mulai dari meningkatkan awareness hingga menyediakan titik pembelian. Tentunya ini semua perlu dibalut dengan pendekatan Shoppertainment yang mengutamakan konten hiburan dan kreatif, untuk nantinya mendorong konversi atau pembelian produk,” kata Resti dalam siaran pers hasil studi “Ramadan 2023 with TikTok: Winning Hearts and Carts” Jumat (3/2/2023).

Baca juga :   E-commerce Indonesia Masuk Babak Confident Commerce di 2026

Resti menerangkan, studi TikTok melihat semangat belanja konsumen relatif masih tinggi karena Ramadan merupakan bulan suci yang sarat makna bagi masyarakat Indonesia.

Studi TikTok kali ini juga turut menilik ragam gaya dan faktor pendorong berbelanja pengguna TikTok dalam upayanya mendapatkan value for money, di mana 51% responden menyatakan diskon menjadi pendorong mereka untuk belanja, dan produk bundling atau paket spesial Ramadan membuat responden dua kali lebih cenderung melakukan pembelian. Di samping itu, sebanyak 98% responden studi menyatakan bahwa TikTok masih menjadi pilihan mereka untuk mencari inspirasi produk atau jasa.

Selain momen persiapan Ramadan, pengguna TikTok ternyata aktif merayakan bulan suci dengan mengunggah konten di TikTok, bahkan hingga hari Lebaran. Oleh karena itu, lanjut Resti, merek-merek dapat bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk terhubung atau berinteraksi dengan komunitas TikTok di tiap tahapannya, bahkan dari sebelum Ramadan dimulai.

Baca juga :   Indonesia Masuk Dewan Penasihat Keamanan TikTok Asia Pasifik

“Hampir sebagian pengguna TikTok akan menghabiskan lebih banyak waktu di TikTok, terutama di waktu ngabuburit. Di hari raya, sebanyak 74% responden berencana untuk membuat konten kebersamaan dengan keluarga dan teman, serta hampir seluruh responden akan menampilkan video perayaan hari besar mereka di TikTok. Hiburan dan inspirasi menjadi faktor utama bagi mereka dalam mencari konten di TikTok,” tuturnya.

Menurut Resti, kebutuhan pengguna TikTok akan konten yang menghibur dan inspiratif dapat dimanfaatkan oleh merek-merek dengan pendekatan Shoppertainment, yaitu mengutamakan konten hiburan terlebih dahulu, baru mendorong pembelian.

“Konten yang bersifat storytelling, autentik, menyajikan tren atau rekomendasi, dan yang terpenting, tidak memaksa pembelian atau hardsell, menjadi faktor penentu dalam mendorong pengguna untuk melakukan konversi atau pembelian. Tentunya, pengguna perlu juga dilengkapi dengan informasi yang jelas serta poin konversi yang mudah diakses,” tambahnya.

Baca juga :   Aplikasi TikTok Salip Facebook Paling Banyak Diunduh di Dunia

Sementara itu, Bank BTN yang meluncurkan akun TikTok pada Ramadan tahun lalu mengungkapkan, berhasil menambah jumlah followers-nya sebanyak 11.000, dengan peningkatan brand familiarity hingga 5%. Ada pun langkah yang dilakukan Bank BTN saat itu dengan memperkenalkan kampanye kreatif Ramadan bertajuk ‘Berkah Ramadan BETE END’ di TikTok.

“Dengan kampanye ini, selama Ramadan kami telah mencapai hasil yang memuaskan yang dapat dilihat dari peningkatan jumlah followers dan engagement kami,” kata Vicky Elanda Head of Digital Marketing Bank BTN.

 

STEVY WIDIA

Tags: belanja onlineRamadan 2023 with TikTok: Winning Hearts and Cartsstrategi pemasaranTikTok
Previous Post

Microsoft Luncurkan Teams Premium Dengan Dukungan ChatGPT

Next Post

Alphabet Raih Pertumbuhan Pendapatan YoY 10%

Related Posts

Komunitas TikTok
Digital Business

Penemuan dan Komunitas TikTok Mempengaruhi Tren Perdagangan E-commerce

5 Maret 2026
0
Film vertikal Tiktok
Technology

TikTok Luncurkan Aplikasi Drama Pendek PineDrama

20 Januari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
Industry

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Alphabet Inc

Alphabet Raih Pertumbuhan Pendapatan YoY 10%

Konten Kreator Emil & Lutfi

4 Tips Memilih Jurusan dan Kampus yang Tepat Ala Konten Kreator Emil & Lutfi

Grab Solusi UMKM

Program Inkubasi Lahirkan Wirausaha Inovatif Berkarakter Agregator

Discussion about this post

Recent Updates

Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version