Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline DIGITAL FINANCE

Layanan Keuangan Digital Meningkat, Kerugian Akibat Scam dan Fraud Capai Rp4,1 Triliun

13 Agustus 2025
in DIGITAL FINANCE
Reading Time: 1 min read
Layanan Keuangan Digital Meningkat, Kerugian Akibat Scam dan Fraud Capai Rp4,1 Triliun

WhatsApp Business Summit 2025 di Jakarta. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan layanan keuangan digital di Indonesia mengalami kenaikan yang signifikan sepanjang 2024. Seiring itu, terjadi juga peningkatan risiko kejahatan siber. OJK mencatat kerugian akibat serangan siber berupa scam dan fraud mencapai Rp4,1 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keungan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, layanan buy now pay later (BNPL) perbankan tumbuh 29,75% menjadi Rp22,91 triliun. Bahkan, pembiayaan BNPL melonjak 56,26% menjadi Rp6,86 triliun, pinjaman daring naik 25,06% menjadi Rp83,32 triliun, dan transaksi aset kripto mencapai Rp224,11 triliun (year to date).

Di sisi transaksi, digital banking meningkat 19,08% menjadi Rp340,92 triliun, sementara BI-FAST naik 56,70% menjadi Rp6.210,97 triliun. Di sisi lain, Friderica mengingatkan, peningkatan penggunaan layanan digital juga memicu risiko penyalahgunaan data pribadi, penipuan (scam), fraud, serangan siber, dan maraknya entitas keuangan ilegal.

Baca juga :   Pembayaran Pakai QRIS Antarnegara Kini Bisa Dilakukan Di Jepang

“Dengan digitalisasi, positifnya banyak sekali. Namun, risiko penyalahgunaan data pribadi juga meningkat. Berhati-hati dalam menggunakan media sosial, karena pelaku bisa melakukan profiling untuk memudahkan scam dan fraud,” katanya dalam WhatsApp Business Summit 2025 Selasa (12/8/2025) di Jakarta.

OJK mencatat kerugian akibat scam dan fraud mencapai Rp4,1 triliun, dengan 200 ribu korban yang melapor.

Dengan demikian, untuk memperkuat perlindungan konsumen dan pelaku bisnis daring di Indonesia, OJK menggandeng platform WhatsApp sebagai kanal pengaduan cepat. Selain itu, OJK mendirikan Indonesia Anti-Scam Center yang terhubung dengan seluruh perbankan dan sistem pembayaran nasional.

“Platform ini memudahkan masyarakat melaporkan penipuan secara cepat dan sederhana. Dengan chatbot WhatsApp, masyarakat dapat menghubungi OJK kapan saja, gratis, dan langsung terhubung ke sistem perlindungan konsumen,” pungkas Friderica.

Baca juga :   Fintech Lending Akumulasi 43,46 Juta Rekening Penerima Pinjaman

 

 

STEVY WIDIA

Tags: layananOtoritas Jasa Keuangan (OJK)WhatsApp Business Summit 2025
Previous Post

RuangAI Buka Beasiswa Full Untuk Pelatihan AI Bagi 10.000 Anak Muda

Next Post

Konten Kreator Ini Jadi Duta Solo Internasional Performing Arts

Related Posts

Pinjaman Online
DIGITAL FINANCE

Utang Pinjol dan Paylater Warga Indonesia Capai Rp132,3 Triliun

12 Januari 2026
0
Ternak Uang for Students
VARIOUS

OJK Siapkan Aturan Baru Untuk Financial Influencer

5 Januari 2026
0
Hackathon BI-OJK 2025 Wadah Inovasi dan Sinergi Pelaku Ekonomi Digital
DIGITAL FINANCE

Hackathon BI-OJK 2025 Wadah Inovasi dan Sinergi Pelaku Ekonomi Digital

5 November 2025
0
Load More
Next Post
Konten Kreator Ini Jadi Duta Solo Internasional Performing Arts

Konten Kreator Ini Jadi Duta Solo Internasional Performing Arts

Pelajar Indonesia Raih 4 Medali di Ajang Olimpiade AI 2025

Pelajar Indonesia Raih 4 Medali di Ajang Olimpiade AI 2025

patrick-walujo

Kinerja Keuangan GOTO Membaik, Pendapatan Tumbuh 23% Kuartal II 2025

Discussion about this post

Recent Updates

pendanaan startup

Tracxn: Pendanaan Startup Teknologi Indonesia Anjlok 38% pada 2025

20 Januari 2026
Free Fire Nusantara Series 2026 Spring

Garena Buka Free Fire Nusantara Series 2026, City Qualifier Digelar di 88 Kota

20 Januari 2026
Indonesia Investment Authority (INA)

Strategi Baru INA: Fokus ke Investasi Swasta Bernilai Tinggi

20 Januari 2026
Film vertikal Tiktok

TikTok Luncurkan Aplikasi Drama Pendek PineDrama

20 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
pendanaan startup

Tracxn: Pendanaan Startup Teknologi Indonesia Anjlok 38% pada 2025

20 Januari 2026
Free Fire Nusantara Series 2026 Spring

Garena Buka Free Fire Nusantara Series 2026, City Qualifier Digelar di 88 Kota

20 Januari 2026
Indonesia Investment Authority (INA)

Strategi Baru INA: Fokus ke Investasi Swasta Bernilai Tinggi

20 Januari 2026
Film vertikal Tiktok

TikTok Luncurkan Aplikasi Drama Pendek PineDrama

20 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version