Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Dukungan Agate pada Lingkungan Kerja Ramah Perempuan di Industri Game Indonesia

11 Juni 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
gamer perempuan

Dukungan Agate pada Lingkungan Kerja Ramah Perempuan di Industri Game Indonesia (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan pengembang game Agate International mengumumkan peran aktifnya dalam penyusunan Pedoman Ruang Ramah Perempuan dalam Industri Game Indonesia. Pedoman ini menyediakan kerangka kerja komprehensif guna menciptakan lingkungan kerja yang ramah perempuan dan inklusif di dalam perusahaan game di Indonesia.

Proses pembuatan pedoman ini dipimpin oleh Indonesian Women in Game (IWIG) dengan dukungan dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), serta pelaku industri game lainnya.

CEO dan Co-Founder Agate Shieny Aprilia, mengatakan, Agate sangat mendukung inisiatif IWIG dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah perempuan.

“Kami percaya bahwa keberagaman dalam tim adalah kunci untuk menghasilkan karya-karya yang inovatif dan bermakna. Pedoman ini akan menjadi bagian dari sejarah industri game Indonesia sebagai landasan penting dalam mendorong kesetaraan dan inklusi di industri ini,” kata Shieny, dikutip Selasa (11/6/2024).

Baca juga :   Startup Indonesia Atmos FC-19 Menang di Hack4Resilience

Menurut sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh International Game Developers Association (IGDA) dalam Geena Davis Institute of Gender in Media menunjukkan bahwa perempuan hanya mengisi sekitar 30% dari posisi pengembang game secara global. Kesenjangan ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperkuat inisiatif keberagaman dalam industri ini. Perempuan hampir mencakup separuh dari pemain game di pasar global, dengan persentase mencapai 46% di Amerika, 47% di Eropa, 48% di Australia, dan 37% di Asia.

Meskipun ada peningkatan, kesenjangan gender tetap ada dalam industri game. Di Indonesia, Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan Badan Riset dan lnovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa 80% responden yang disurvei yaitu studio game di Indonesia mengatakan memiliki karyawan perempuan, sementara 20% sisanya tidak memiliki representasi perempuan. Berdasarkan data tersebut, IWIG berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang ramah perempuan melalui penyusunan pedoman ini.

Baca juga :   Bekraf Luncurkan Investment Readiness Level Alat Ukur Inovasi

“Penyusunan pedoman ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan industri game yang lebih inklusif dan ramah perempuan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk Komnas Perempuan, IBCWE, Agate, dan studio game lainnya yang telah memberikan dukungan dan perhatiannya dalam proses pembuatan pedoman ini,” kata Ketua Indonesian Women in Game (IWIG), Riris Marpaung.

Project Officer dari IBCWE, Esther Yobelita, menambahkan bahwa kolaborasi antara IWIG, Agate, dan IBCWE dalam menyusun pedoman ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan industri yang lebih inklusif dan adil.

“Kami berharap pedoman ini dapat menjadi contoh bagi industri lainnya dalam menerapkan praktik-praktik yang mendukung kesetaraan gender,” imbuh Esther.

Baca juga :   Game Dilan Masuk Jajaran Top 5 Ciayo Stories

Terdapat 10 poin utama dalam pedoman ini diantaranya yaitu:

1.      Kebijakan Keberagaman dan Inklusi

2.      Praktik Perekrutan dan Penerimaan Karyawan

3.      Orientasi dan Integrasi

4.      Pengembangan Profesional

5.      Waktu Bekerja dan Akomodasi di Tempat Kerja

6.      Promosi dan Peningkatan Karier

7.      Hak Perlindungan, Kesehatan, dan Kesejahteraan

8.      Budaya dan Lingkungan Tempat Kerja

9.      Pencegahan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

10.   Pemantauan dan Pelaporan

“Sebagai bagian dari tim penyusun pedoman ini, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap perempuan yang bekerja di industri game memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi. Kami berharap pedoman ini dapat menjadi panduan yang jelas untuk menciptakan ruang kerja yang aman dan mendukung bagi semua,” tutup Team Lead Agate Academy Restya Winda Astari.

 

STEVY WIDIA

Tags: Agategamer perempuanindustri game Indonesialingkungan kerja ramah perempuan
Previous Post

Solusi Omnichannel SIRCLO Bantu Keberhasilan Peritel di Indonesia

Next Post

Memberikan Dampak, Xiaomi Masuk “TIME100 Most Influential Companies” Tahun 2024

Related Posts

Agate - RIFTSTORM
Headline

Habiskan Lebih Rp100 Miliar, Agate Luncurkan Gim Looter-Shooter RIFSTORM

11 Juni 2025
0
Agate x Red Dunes Games
Headline

Co-Development Agate dan Red Dunes Games Hadirkan Game Action RPG Blades of Mirage

23 November 2024
0
Agate
Headline

Agate Kembangkan Game Terbaru, Akarmaut: Rootmare

18 Agustus 2024
0
Load More
Next Post
Xiaomi

Memberikan Dampak, Xiaomi Masuk “TIME100 Most Influential Companies” Tahun 2024

Tokocrypto - Pajak

Tokocrypto, Penyetor Pajak Kripto Terbesar di Indonesia

Meta Instagram

Meta Hubungkan Brand dan Kreator di Instagram Creator Marketplace

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version