Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ekonomi Kreatif Butuh Akses Internet yang Merata

21 April 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Ekonomi Kreatif Butuh Akses Internet yang Merata

Data Bekraf tahun 2016, industri kreatif menyumbang sekitar Rp800 triliun dari total PDB. (Foto: Bekraf/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerataan terhadap akses teknologi informasi, seperti jaringan internet sangat diperlukan dalam mengenalkan dan memasarkan produk industri kreatif.

Pemerintah pun terus mendorong pelaku industri kreatif untuk terus berkembang. Hal itu diungkapkan, Fadjar Hutomo Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Selain menyumbang PDB nasional, Fadjar menuturkan industri kreatif merupakan sektor keempat terbesar dalam penyerapan tenaga kerja.

“Ekonomi kreatif semakin mendapat perhatian utama di banyak negara, karena dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian,” ucap Fadjar belum lama ini di Jakarta.

Menurut data Bekraf tahun 2016, industri kreatif menyumbang sekitar Rp800 triliun atau 8% dari total produk domestik bruto (PDB), dengan growth dari tahun ketahun mencapai 5%.

Baca juga :   Bekraf dan Dicoding Gelar “Bekraf Developer Day”

Melihat potensi yang ada sehingga tidak mengherankan kalau Pemerintah terus mendorong startup untuk terus berkembang. Selain dengan memberikan wadah bagi pemain industri kreatif untung menuangkan ide-idenya. yang tidak kalah pentingnya adalah pemerataan internet.

“Harus diakui bahwa jaringan internet sangat berperan penting dalam mengenalkan dan memasarkan produk industri kreatif. Pemasaran sistem online memiliki jangkauan sangat luas dan dalam waktu singkat,” jelas Fadjar.

Lebih lanjut dikatakan Fadjar, pemerataan akses internet menurutnya menjadi kewajiban Kominfo agar ekonomi yang berbasis digital kreatif ini dapat terus berkembang.

Fadjar menambahkan saat ini, ada 16 sub sektor yang akan terus berkembang selama 2015 – 2019, yakni seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio, aplikasi game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, periklanan, musik, penerbitan, fotografi, desain produk, fashion, film animasi dan video, kriya, dan kuliner.

Baca juga :   Fenox dan Bekraf Gelar Penjurian Regional SWC Asia Tenggara

Namun sayangnya, akses internet di Indonesia belum tersedia merata ke seluruh wilayah khususnya di daerah pelosok. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016 mengungkap bahwa penetrasi internet mayoritas masih berada di Pulau Jawa. Dari survei yang dipresentasikan oleh APJII itu tercatat bahwa sekitar 86,3 juta orang atau 65 % dari angkat total pengguna internet tahun ini berada di Pulau Jawa.

Sedangkan sisanya adalah 20,7 juta atau 15,7 % di Sumatera. 8,4 juta atau 6,3 % di Sulawesi. 7,6 juta atau 5,8 % di Kalimantan. 6,1 juta atau 4,7 % di Bali dan NTB. 3,3 juta atau 2,5 % di Maluku dan Papua.

Baca juga :   Bekraf dan 88rising Promosikan Musik Indonesia di AS

Dengan layanan 4G LTE masyarakat dapat merasakan pengalaman mobile digital lifestyle yang sesungguhnya khususnya pagi para pelaku usaha kecil / UKM dapat mulai memanfaatkan teknologi telekomunikasi untuk meningkatkan daya saing serta meperluas jaringan marketingnya. Jika pembangunan infrastruktur tidak segera diratakan bagaimana mungkin digital economy bisa terwujud.

STEVY WIDIA

Tags: akses internetBadan Ekonomi Kreatif (Bekraf)ekonomi kreatifjaringan internet
Previous Post

Big Sean Jadi Brand Ambassador Puma Classics

Next Post

Rayakan Kartini, Rumah Desain Hadirkan 5 Brand Alas Kaki Inovatif

Related Posts

komdigi x canva
Technology

Dukung Talenta Kreatif dan UMKM, Komdigi Sedia 8.000 Akun Canva Pro Gratis

9 Februari 2026
0
Karya Raya 2025 Jaring 1.870 Buku Cerita Karya Anak, Harapan Bagi Peningkatan Literasi
Industry

Karya Raya 2025 Jaring 1.870 Buku Cerita Karya Anak, Harapan Bagi Peningkatan Literasi

27 September 2025
0
UniPin x Jollibee
News

Ekonomi Kreatif Punya Potensi Besar Jika Berkolaborasi Antar Sektor

26 Mei 2025
0
Load More
Next Post
Rayakan Kartini, Rumah Desain Hadirkan 5 Brand Alas Kaki Inovatif

Rayakan Kartini, Rumah Desain Hadirkan 5 Brand Alas Kaki Inovatif

Maksimalkan Potensi Wanita di Dunia Digital

Perempuan Indonesia Perlu Melek Digital

industri pariwisata

Bali Sandang Destinasi Terbaik di Dunia

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version