Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Features

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
in Features
Reading Time: 2 mins read
Batik Keris

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Gempuran tren fesyen yang kian kompleks serta pergeseran preferensi konsumen menuju gaya yang lebih modern dan digital, tidak membuat Batik Keris kehilangan relevansinya. Predikat “legendaris” menjadi fondasi bagi jenama asal Solo yang telah berkarya hampir satu abad ini, untuk terus beradaptasi dan berkembang mengikuti perubahan zaman.

Untuk itu, Batik Keris menerapkan strategi pendekatan nilai budaya (heritage) dan teknologi (tech) dengan memperkuat eksistensinya di pasar digital bersama Shopee.

“Bertahan saja sudah merupakan sebuah pencapaian, namun Batik Keris memilih untuk melangkah lebih jauh. Upaya kami adalah untuk terus berkembang dengan membaca perubahan perilaku konsumen, memanfaatkan kanal distribusi modern, serta menjaga keseimbangan antara inovasi dan autentisitas,” ungkap Andy Rusli, Direktur Batik Keris, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Andy menegaskan bahwa batik tidak boleh berhenti sebagai artefak budaya. Batik harus terus hidup, dipakai, dirayakan, dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Baca juga :   Fintech, UMKM, dan Retaknya Kepercayaan: Membaca Kasus Modal Rakyat

“Kami memahami bahwa keberlanjutan sebuah merek legendaris sangat bergantung pada kemampuannya menyinkronkan ritme sejarah dengan derap teknologi, ” ujarnya.

Meski berjaya di pasar offline dengan lebih dari 80 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia, estafet perjuangan terus berlanjut hingga generasi penerusnya. Keinginannya untuk tetap relevan bagi generasi muda yang hidup di dunia digital, menjadi roda motivasi untuk terus berkembang. Untuk itu, Batik Keris menerapkan strategi heritage tech .

Menurut Andy, memanfaatkan ekosistem digital untuk meningkatkan daya tarik pasar luas lewat Shopee menjadi.salah satu langkah strategis. Kehadiran toko resmi (Official Store) Batik Keris di Shopee Mall sejak tahun 2021 tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga menjadi jaminan autentisitas bagi konsumen untuk mendapatkan produk yang asli.

Langkah ini bukan sekadar membuka toko daring, keseriusan Batik Keris di ranah digital juga dilakukan lewat terbentuknya tim khusus yang fokus mengelola strategi penjualan dan komunikasi digital.

Baca juga :   Shopee Pamerkan Produk UKM Di Smesco

“Kami punya tim digital secara khusus, karena kami ingin beradaptasi lebih cepat lewat digital. Di sepanjang tahun 2025, Batik Keris bahkan berhasil mencapai pertumbuhan penjualan hingga lebih dari 50% berkat pemanfaatan program dan fitur interaktif Shopee. Fokus kami juga berlanjut pada tren live streaming, Shopee Live kini dilakukan setiap hari mulai jam 6 pagi hingga 10 malam. Tak hanya untuk memperkenalkan produk, kanal ini menjadi sarana edukasi akan nilai batik di era modern,” ucap Andy.

Selain itu, brand ini menghadirkan koleksi modern classic untuk produkready-to-wear. Artinya, setiap desain, warna, dan siluet dirancang agar batik terasa cocok untuk semua kalangan, mulai dari anak sekolah hingga pekerja, pasangan hingga keluarga namun tetap ekslusif.

Keunikan Batik juga terletak pada integritas sistem produksinya yang dikelola secara vertikal dari hulu ke hilir. Mulai dari pengembangan kain (katun kualitas ekspor, rayon, sutra, hingga viscose), proses kreatif motif oleh desainer internal (in-house designer), pembatikan, penjahitan, hingga distribusi ke seluruh jaringan toko, semuanya dilakukan dengan standar kualitas yang ketat.

Baca juga :   Shopee Buka Peluang dan Kemudahan Bagi Para Pelaku UMKM

“Kualitas kami ini terbukti, karena memang banyak pelanggan yang datang kembali ke toko mengenakan baju Batik Keris yang mereka beli 20 atau 25 tahun lalu, dan warnanya tetap bagus. Bahkan beberapa anak muda mengenakan baju Batik Keris turunan dari orang tuanya,” ujar Andy.

Eksistensi Batik Keris selama hampir satu abad ini menjadi pesan kuat bagi industri kreatif nasional bahwa digitalisasi bukanlah ancaman bagi tradisi. Sebaliknya, teknologi justru menjadi instrumen untuk menjaga identitas bangsa agar tetap eksis dan kompetitif di kancah global.

 

STEVY WIDIA

Tags: batikBatik Kerisheritage techShopeeteknologiwarisan budaya
Previous Post

Telkomsel Hadirkan Paket Lifestyle Golf Yang Inklusif

Next Post

Grab Finance Perluas Sistem Kredit Otomatis di Enam Negara Asia Tenggara dengan Platform FICO

Related Posts

e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Laba Bersih Shopee
Digital Business

Laba Bersih Shopee Melonjak Tiga Kali Lipat

16 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Grab Finance

Grab Finance Perluas Sistem Kredit Otomatis di Enam Negara Asia Tenggara dengan Platform FICO

Garena Game Jam 3

Garena Game Jam 3 Digelar di BINUS University, Dorong Talenta Muda Ciptakan Game dalam 48 Jam

Amartha Prosper

Amartha Luncurkan Amartha Prosper, Produk Investasi Berbasis Dampak untuk Dukung UMKM Perdesaan

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version