Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News FEATURES

Fintech Untuk Masyarakat Underbanked

28 Desember 2019
in FEATURES, Headline
Reading Time: 3 mins read
Pendanaan Fintech

Tracxn: Pendanaan Fintech Asia Tenggara Turun 22% Pada Semester Pertama 2025 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ketika membahas isu inklusi keuangan, seringkali fokus utama tertuju pada fenomena unbanked yaitu golongan masyarakat yang tidak memiliki akun bank. Padahal, selain golongan unbanked, terdapat pula tantangan besar yang datang dari masyarakat underbanked yang potensi pemberdayaannya masih sangat tinggi.

Saat ini, sekitar 26% atau 47 juta jiwa dari total populasi penduduk dewasa di Indonesia telah memiliki rekening bank. Namun mereka masih menghadapi keterbatasan akses ke layanan keuangan konvensional di ranah pembiayaan konsumen seperti kartu kredit dan KTA karena berbagai alasan, salah satunya riwayat kredit yang terbatas. Bahkan, jumlah populasi underbanked di Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

Bagi pelaku perbankan konvensional pun, tidak mudah untuk menggarap potensi tersebut mengingat regulasi perbankan yang ketat. Dalam kondisi tersebut, kemajuan industri keuangan digital (fintech) membawa angin segar bagi golongan underbanked karena mampu memperluas akses ke layanan keuangan yang dapat mendukung peningkatan taraf hidup.

Baca juga :   Grup Modalku Akuisisi CardUp, Siap Ekspansi Layanan Payments

Di sisi lain, guna memaksimalkan dampak industri fintech sebagai solusi bagi masyarakat underbanked Indonesia, perluasan akses tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat, terutama dalam memilih layanan yang kredibel serta cara bijak mengelola pinjamannya. Hal ini penting mengingat masyarakat underbanked tergolong awam untuk memahami prosedur dan konsekuensi peminjaman dana.

Lebih lanjut, peranan edukasi menjadi semakin urgen sifatnya mengingat menjamurnya pinjaman online (pinjol) ilegal yang membahayakan bagi masyarakat. Individu-individu yang tidak mendapatkan edukasi yang baik bisa saja salah paham dan memukul rata bahwa seluruh pemain industri sama saja seperti fintech ilegal. Masyarakat harus memahami perbedaan fintech legal dan ilegal yang jelas berbeda dari aspek legalitas operasi, standarisasi keamanan serta kualitas layanan yang ditawarkan.

Sadar akan hal ini, banyak pelaku fintech yang secara intensif melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk regulator dan juga asosiasi untuk memaksimalkan dampak positifnya bagi masyarakat underbanked Indonesia.

Lebih lanjut, peranan pelaku industri dalam memberikan edukasi serta kinerja regulator dalam mengatur ekosistem fintech, masyarakat underbanked pun harus tetap aktif untuk mengumpulkan informasi dan mempersiapkan diri dalam mengelola pinjamannya. Sebab, pada akhirnya kitalah yang paling memahami kemampuan keuangan diri sendiri dan keluarga.

Baca juga :   Setelah Tahu Bulat, Own Games Hadirkan Nasi Goreng The Game

Selain wajib memastikan Anda meminjam dari aplikasi digital lending yang mendapatkan izin resmi dari OJK, berikut tips bijak dalam mengelola cicilan agar hidup tetap tenang tiap bulannya:

  • Pastikan Anda paham tenor, jumlah pinjaman pokok, serta bunga yang harus dikembalikan

Seringkali pengguna hanya fokus dengan jumlah uang yang ingin dipinjam tanpa kritis menganalisis total uang yang harus dikembalikan. Nah, bijaklah dalam melakukan riset awal. Pastikan Anda menghitung besaran bunga yang dikenakan oleh aplikasi digital lending yang Anda gunakan. Jika kemudian Anda ingin menggunakan hutang tersebut untuk kebutuhan produktif, maka Anda bisa tahu apakah hutang tersebut menguntungkan atau tidak jika diambil dalam tenor yang Anda pilih.

  • Tetapkan batas persentase hutang maksimal dari total pendapatan bulanan
Baca juga :   Gigacover Hadirkan Layanan Finansial Baru Bagi Pekerja Independen di Indonesia

Idealnya, hutang seseorang tidak lebih dari 30% pendapatan tiap bulannya. Namun jika kamu juga ingin menyiapkan dana lebih untuk pos-pos lain, tidak ada salahnya untuk menentukan standar pribadi yang lebih rendah dari persentase yang dianjurkan tersebut. Ingat, Anda harus disiplin untuk mencapai tujuan keuangan yang diimpikan.

  • Ingin punya beberapa cicilan? Boleh tapi….

Sebaiknya selesaikan dulu tanggungan tersebut setidaknya sampai angsurannya berjalan setengah dari masa tenor yang ditentukan. Sehingga jika ada kebutuhan mendadak di kemudian hari, Anda tidak akan berat untuk mengelola seluruh cicilan tersebut.

  • Terakhir, jangan impulsif. Pikir matang-matang tujuan pinjaman

Meski proses pengajuannya mudah dan cepat, pinjaman online harus digunakan dengan bijak, sesuai kebutuhan terutama yang sangat mendesak. Kalaupun Anda ingin menggunakan untuk membeli produk konsumtif, pikirkan dulu dengan matang-matang apakah memang dibutuhkan atau hanya keinginan impulsif semata. (AMBS)

 

Tags: digital lendingfintechinklusi keuanganunbankedunderbanked
Previous Post

Pendingin Ruangan Ini Hadirkan Teknologi Double Hygiene Filter

Next Post

Mothercare Pecahkan Rekor Muri Dalam Get Fit With Stroller 2019

Related Posts

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

15 Januari 2026
0
Pajak
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Setoran Pajak Ekonomi Digital Capai Rp44,55 Triliun hingga November 2025

29 Desember 2025
0
AFTECH Gelar Konferensi Perkembangan Fintech Terkini di Indonesia
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

AFTECH Gelar Konferensi Perkembangan Fintech Terkini di Indonesia

5 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Mothercare Pecahkan Rekor Muri Dalam Get Fit With Stroller 2019

Mothercare Pecahkan Rekor Muri Dalam Get Fit With Stroller 2019

AdMedika Group Gandeng Ditjen Dukcapil dalam Kerja Sama Penggunaan Data Kependudukan

AdMedika Group Gandeng Ditjen Dukcapil dalam Kerja Sama Penggunaan Data Kependudukan

Sania Beri Apresiasi 26 Tokoh “Pahlawan” Lokal

Sania Beri Apresiasi 26 Tokoh “Pahlawan” Lokal

Discussion about this post

Recent Updates

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

13 Februari 2026
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

13 Februari 2026
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version