Jumat, 22 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Gigacover Hadirkan Layanan Finansial Baru Bagi Pekerja Independen di Indonesia

23 Juli 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Gigacover

Tim Gigacover. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google dan Temasek mengestimasi ada sekitar 150 juta individu pekerja independen di kawasan tersebut dengan 50% di antaranya mengalami kesulitan akses ke berbagai layanan finansial dan tidak memiliki perlindungan kerja yang memadai.

Hal ini mendorong Gigacover, penyedia layanan fintech yang berfokus pada pekerja independen (gig economy), menghadirkan layanan finansial baru untuk pelanggan di Asia Tenggara. Layanan ini termasuk layanan earning advances dan pinjaman produktif, melengkapi layanan perlindungan kesehatan yang sudah ada sebelumnya.

Co-Founder & CEO Gigacover Amerson Lin mengatakan, kehadiran pekerja lepas dan independen di Asia Tenggara menjadi tantangan dan peluang bagi fintech seiring peningkatan pengawasan dari regulator dan pekerja yang menuntut transparansi dan keadilan.

“Di sinilah Gigacover masuk sebagai penghubung antara bisnis, lembaga keuangan, pemerintah, dan pekerja independen, dengan mendukung dan menyediakan produk keuangan yang sesuai kebutuhan serta melindungi. Kami melihat peluang pertumbuhan yang sangat besar karena semakin banyak generasi milenial memilih untuk berwirausaha, dan perusahaan menerapkan perekrutan tenaga kerja hybrid dengan mengambil lebih banyak staf kontrak dan pekerja tidak tetap,” ungkap Amerson dalam jumpa pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Hingga saat ini, Gigacover telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan ternama seperti Gojek, Foodpanda dan Gogox di Singapura dan baru saja menambah Lalamove serta AXA Financial Agent di Indonesia, sambil terus menjangkau lebih banyak pemain lokal lainnya.

Dari data Gigacover, ditemukan bahwa lebih dari 50% pekerja independen di Indonesia memilih uang tunai dan perlindungan kesehatan sebagai tunjangan pilihannya. Di Jakarta sendiri, Gigacover mengalami peningkatan dalam jumlah Earnings Advance dan transaksi asuransi mikro sebesar tiga kali lipat pada Q2 tahun 2021, sehingga meningkatkan penggunaan produk Gigacover secara keseluruhan di Indonesia hingga 60% di kalangan komunitas pekerja independen.

“Selama 5 tahun ke depan, kami menargetkan untuk dapat melayani 7 juta pekerja independen Indonesia dan mewujudkan visi kami untuk melayani lebih dari 20 juta pengguna di seluruh wilayah Asia Tenggara,” tambahnya.

Country Head Gigacover Indonesia, Cobysot Avego Putro, optimis dengan pertumbuhan anggota Gigacover di Indonesia sepanjang tahun.

“Walaupun mendapat predikat sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, kesejahteraan pekerja independen masih belum mendapatkan perhatian yang besar di sini. Kami harap Gigacover bisa menciptakan keamanan finansial dan jaminan kesehatan yang lebih baik bagi semua pekerja independen dan pelaku gig economy di Indonesia,” katanya.

Dengan pasar utama meliputi Indonesia dan Singapura, saat ini Gigacover dapat dianggap sebagai pemimpin pasar di regional karena bekerja dengan lebih dari 50% platform dan marketplace yang terkait dengan pekerja independen. Gigacover juga telah memulai pembangunan di Filipina dan berencana untuk memasuki pasar Vietnam sebagai bagian dari strategi ekspansi di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, Gigacover telah tumbuh sepuluh kali lipat sepanjang tahun 2020.

Gigacover mendapatkan pendanaan melebihi target (oversubscribed) pada tahun 2019 yang dipimpin oleh Vectr Fintech dan Quest Venture Partners, serta diikuti oleh Alto Partners, M Venture Partners, dan Farsight Capital. Pendanaan diperoleh seiring dengan peluang besar bagi pekerja lepas di pasar negara berkembang serta kualitas founder Gigacover.

 

STEVY WIDIA

Tags: earning advancesfintechgig economyGigacoverpekerja independenpinjaman produktif
Previous Post

Multipolar Technology Hadirkan Aplikasi Pengelolaan dan Administrasi Persuratan MailApp

Next Post

Tips Bagi Founder Early-Stage Startup Sebelum Mencari Investasi

Related Posts

Kesehatan Finansial UMKM Amartha
Digital Business

Atasi Kesenjangan Modal, Pendekatan Kesehatan Finansial Jadi Kunci Pemberdayaan UMKM

21 Mei 2026
0
Agen Moladin Finance Indonesia
Digital Business

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
0
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Program Startup4ndustry

Tips Bagi Founder Early-Stage Startup Sebelum Mencari Investasi

Kebiasaan Makan Sehat Untuk Menghadapi New Normal

Solusi Memulai Hidup Sehat Dari Rumah di Masa Pandemi

Ruangguru

Sambut Tahun Ajaran Baru Ruangguru Hadirkan Fitur Video Adaptif

Discussion about this post

Recent Updates

Tenable Hexa AI Cybersecurity

Tenable Luncurkan Tenable Hexa AI, Otomatisasi Mitigasi Risiko Keamanan Siber Secepat Kilat

22 Mei 2026
ITSEC Asia Fx iroos

ITSEC Asia Dukung Firoos, Remaja 14 Tahun yang Temukan Celah Keamanan Global

22 Mei 2026
Muslim AI Companion HASAN VC

Startup Muslim AI Companion Amankan Investasi Perdana dari HASAN.VC

22 Mei 2026
Investasi Cloud dan AI Amazon Indonesia

Amazon Kucurkan Rp528 Triliun untuk Infrastruktur Cloud dan AI di Indonesia serta Asia Tenggara

22 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Tenable Hexa AI Cybersecurity

Tenable Luncurkan Tenable Hexa AI, Otomatisasi Mitigasi Risiko Keamanan Siber Secepat Kilat

22 Mei 2026
ITSEC Asia Fx iroos

ITSEC Asia Dukung Firoos, Remaja 14 Tahun yang Temukan Celah Keamanan Global

22 Mei 2026
Muslim AI Companion HASAN VC

Startup Muslim AI Companion Amankan Investasi Perdana dari HASAN.VC

22 Mei 2026
Investasi Cloud dan AI Amazon Indonesia

Amazon Kucurkan Rp528 Triliun untuk Infrastruktur Cloud dan AI di Indonesia serta Asia Tenggara

22 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version