Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Grab Cetak Pendapatan Rp13,9 Triliun

19 Juni 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
OVO dan GrabPay Siapkan Dompet Elektronik Terpadu

CEO Grab Anthony Tan bersama John Riady. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Grab secara resmi mengumumkan bahwa pendapatan tahunan layanan transportasi ini mencapai US$1 mliar (Rp13,9 triliun). Hal ini diungkap President Grab Ming Maa dalam wawancaranya dengan kantor berita China Yicai.

“Grab adalah perusahaan teknologi transportasi pertama di Asia Tenggara yang mencapai pendapatan tahunan US$1 miliar,” terangnya.

Saat ini Grab tercatat memiliki 100 juta unduhan aplikasi dan lebih dari 6 juta pesanan harian, seperti ditulis Deal Street Asia.
Maa menyebut bahwa Grab tidak berencana untuk balik modal sekarang. Maa menyebut bahwa perusahaan itu masih akan terus menitikberatkan investasi mereka di layanan finansial dan masih belum mempertimbangkan untuk mencetak keuntungan.

Perusahaan layanan ride-hailing di Asia Tenggara dan diseluruh dunia seperti diketahui masih belum ada yang menuai keuntungan. Ketatnya persaingan, membuat Grab dan para kompetitornya terus menerus bagi-bagi diskon dan promosi untuk mempertahankan pelanggan, sehingga berimbas pada tipisnya margin keuntungan mereka.

Baca juga :   GrabFres, Kolaborasi Grab dan Happy Fresh

Sepanjang Juni 2017 hingga Juni 2018, Grab terus mengekspansi kota-kota baru di Asia Tenggara. Tercatat perusahaan tersebut telah melahap 162 kota baru di regional.

“Tahun ini akan menjadi tahun yang penting bagi industri ride-hailing dan akuisisi terhadap operasional Uber di Asia Tenggara akan membuat kami lebih unggul ketimbang kompetitor di regional ini,” tandasnya.

Grab optimis layanan ride-sharing di kawasan Asia Tenggara menjanjikan. Sebab, masih rendahnya kepemilikan mobil pribadi di wilayah ini serta layanan transportasi publik yang masih belum tertata baik.

Selain itu, pasar Asia Tenggara dengan 600 juta penduduk dan penetrasi internet yang diperkirakan akan menyentuh nilai lebih dari US$200 miliar pada 2025.

Baca juga :   5 Tips Kembangkan Bisnis UKM Warung

Awal bulan lalu, Grab juga dilaporkan tengah dalam perbincangan untuk mendapat pendanaan baru sebesar US$1 miliar (Rp13 triliun). Pendanaan ini bisa meroketkan valuasi Grab hingga US$10 miliar (Rp139,5 triliun).

Jika berhasil, pendanaan ini akan menjadi pelepasan saham Grab kedelapan kalinya sejak pertama kali berdiri pada 2012. Sebelumnya, pada Juni 2017 Grab mendapat pendanaan US$2,5 miliar (Rp34,8 triliun) dari Didi Chuxing dan SoftBank Group. Pendanaan ini tercatat sebagai pendanaan terbesar di Asia Tenggara yang diperoleh dalam satu putaran pendanaan. Pendanaan ini pun meningkatkan valuasi Grab ke angka US$6 miliar (Rp83,7 triliun).

Selain itu, Grab meluncurkan divisi inovasi yang dinamakan Grab Ventures. Perusahaan ini akan berinvestasi pada perusahaan startup lain seperti mobilitas, fintech, logistik, dan teknologi makanan. Sebelumnya, Grab juga sudah mengakuisisi beberapa perusahaan fintech Kudo asal Indonesia, iKaaz di India, dan Cargo.

Baca juga :   Pendengar Spotify Lite Terbanyak dari Indonesia

STEVY WIDIA

Tags: cargoGrabiKaazKudopendapatan Grab
Previous Post

Go-Jek Ditawari Pendanaan Baru 1 Milyar Dollar

Next Post

Game Star Wars Terbaru Akan Dirilis

Related Posts

Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
GrabForGood Fund
Digital Business

Grab Alokasikan US$3,2 Juta dari GrabForGood Fund untuk Program Pendidikan dan Komunitas

17 Maret 2026
0
Superbank
Digital Business

Superbank Cetak Laba Rp143,3 Miliar dan Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

14 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Mainan Robotik Bakal Jadi Tren di 2018

Game Star Wars Terbaru Akan Dirilis

Bandai Namco Tanam Investasi di Startup Spesialis Kecerdasan Buatan

Google Akan Buka Pusat Riset Kecerdasan Buatan di Ghana

Pelaku OTT Harus Punya Badan Usaha Tetap

Bisnis Video Streaming Berbayar Bakal Jadi Tren

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version