Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Gunakan AI, Gojek Bisa Identifikasi Order Fiktif

18 Februari 2019
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Startup Zulu

GO-JEK . (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kesuksesan membangun sistem pemesanan transportasi tidak membuat Gojek luput dari fenomena order fiktif. Untuk mencegah hal itu Manajemen Gojek menyatakan telah membangun sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam rangka memberantas sindikat order fiktif.

Dengan kecerdasaan ini, penyedia aplikasi transportasi daring asal Indonesia ini mampu mendeteksi fenomena ‘order tuyul’ dengan akurasi 98%.

“Salah satu keberhasilan sistem kami adalah mengindentifikasi yang kemudian kami laporkan dan ditindak secara hukum oleh Polda Metro Jaya,” ujar Hans Patuwo, Chief Operation Officer GOJEK, dalam keterangannya belum lama ini di Jakarta.

Seperti diketahui, baru-baru ini Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya menjerat sindikat pelaku order fiktif (fraud) berdasarkan laporan yang Gojek ajukan pada 28 Januari 2019. Beberapa oknum berhasil dibekuk karena terbukti bertindak sebagai koordinator sindikat pelaku order fiktif yang telah mengganggu ketenangan mitra driver Gojek dalam mencari nafkah.

Baca juga :   Grab Suntik Dana Rp1,5 Triliun ke Oyo

Menyusul hal ini, Hans pun mengapresiasi langkah cepat pihak Polda Metro Jaya. “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus ini. Laporan dan bukti-bukti yang kami berikan, diproses dengan cepat sehingga sindikat pelaku order fiktif dapat segera ditangkap untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dia menyatakan, sistem Gojek kini mampu menangkal order fiktif sebelum sampai ke aplikasi mitra driver dan memiliki tingkat akurasi deteksi penggunaan GPS Palsu (tuyul) hingga 98%.

Ke depan, manajemen Gojek pun berkomitmen akan secara konsisten dan berkala melakukan penerbitan di level mitra yang terbukti menggunakan GPS palsu atau tindak kecurangan yang lain. “Kami melihat bahwa jalur penindakan hukum perlu juga kami ambil sehingga memberikan efek jera,” pungkas Hans.

Baca juga :   Industri Aset Kripto Diprediksi Akan Terus Mengalami Perkembangan di 2024

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)Gojekorder fiktiforder tuyul
Previous Post

Berkat Layanan Data, Pendapatan XL Bertumbuh

Next Post

PLN Blits, Mobil Listrik dari ITS Diujicoba Keliling Indonesia

Related Posts

Kelas Pintar AI
Technology

Kelas Pintar Terapkan AI Pada Fitur Pembelajaran Guru dan Murid

6 Maret 2026
0
Samsung Galaxy S26 Series
Industry

Samsung Galaxy S26 Series Tingkatkan Kemampuan AI Untuk Dukung Rutinitas dan Kreativitas

3 Maret 2026
0
Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
Load More
Next Post
PLN Blits, Mobil Listrik dari ITS Diujicoba Keliling Indonesia

PLN Blits, Mobil Listrik dari ITS Diujicoba Keliling Indonesia

IndiHome dan HBO GO

IndiHome Kembali Bagikan 11 Sepeda Motor melalui Undian IndiHome Paket Sensasi Extra Akhir Tahun

OYO

OYO Perkuat Jaringan di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version