Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Raih Dua Gelar Juara di Huawei ICT Competition 2023 se-Asia Pasifik

18 Maret 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Huawei ICT Competition 2023

Juara Huawei ICT Competition 2023. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Huawei menggelar Huawei ICT Competition 2023 di Indonesia. Lebih dari 4.800 mahasiswa dan dosen dari 290 universitas dan perguruan tinggi terkemuka di 10 negara dan wilayah turut serta dalam kompetisi TIK se-Asia Pasifik. ITB dari Indonesia meraih dua gelar juara.

Kompetisi tersebut terdiri dari Network Track dan Cloud Track.  Network Track mencakup perutean dan pengalihan, keamanan jaringan, WLAN, sedangkan Cloud Track mencakup teknologi TIK mutakhir, seperti komputasi awan, data besar, dan kecerdasan buatan.

Juara pertama untuk kategori Network Track adalah Universiti Malaya dari Malaysia. Sedang untuk kategori Cloud Track, The Chinese University of Hong Kong jadi pemenangnya. Sementara mewakili Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menjadi juara kedua untuk kategori Network Track dan juara ketiga untuk Cloud Track.

Baca juga :   Empat Langkah Menyusun Strategi Social Media Marketing untuk Mencapai Tujuan Bisnis

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Prof Nizam mengatakan, Huawei ICT Competition ini dapat menjadi salah satu tolok ukur yang membantu mengukur tingkat daya saing global talenta digital.

“Kami berharap para mahasiswa kita dapat menggunakan kesempatan emas ini untuk meningkatkan pengetahuan TIK mereka dan memperluas perspektif mereka.  Kompetisi ini juga akan memberikan umpan balik yang diperlukan bagi kita agar kita dapat terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengembangan bakat digital,” kata Prof Nizam dalam sambutan pada pengumuman pemenang Huawei ICT Competition 2023, Jumat (17/3/2023) di Jakarta.

Menurut Prof Nizam, Ditjen Dikti dan Huawei akan memperluas penelitian bersama, magang, pelatihan ICT dan pengembangan Smart Campus sebagai bagian dari promosi transformasi digital di perguruan tinggi.

Baca juga :   Parkee Gandeng Alfabeta Untuk Sistem Perparkiran Berbasis AI

“Transformasi teknologi berimplikasi pada peningkatan kemampuan manusia Indonesia untuk memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui hal ini, kita berharap talenta Indonesia tidak berhenti menjadi pengguna belaka tetapi menjadi bagian dari penciptaan teknologi,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu, Vice President, Public Affairs and Communication Department, Huawei Asia Pacific Zhang Zhengjun memperkenalkan model pengembangan talenta baru yang disebut PIPES. Hal ini terdiri dari Platform, Inovasi, Profesionalisme, Experience (Pengalaman), dan Skill (Keterampilan).

“PIPES dirancang untuk menyediakan program pelatihan yang disesuaikan untuk individu dari semua lapisan masyarakat, termasuk generasi muda, pejabat pemerintah, praktisi TIK, pengusaha, dan masyarakat umum.  Dengan PIPES, kami membangun saluran bakat yang kuat, tidak hanya untuk diri kami sendiri, tetapi juga untuk masa depan digital di seluruh kawasan,” jelas  Zhengjun.

Baca juga :   Mahasiswa Perlu Temukan Solusi Energi Masa Depan

Huawei Asia Pasifik mengadakan ICT Competition Regional pertama kali sejak 2018. Kompetisi tersebut terdiri dari Network Track dan Cloud Track.  Network Track mencakup perutean dan pengalihan, keamanan jaringan, WLAN, sedangkan Cloud Track mencakup teknologi TIK mutakhir, seperti komputasi awan, data besar, dan kecerdasan buatan.

“Teknologi dan solusi inovatif Huawei telah membuka jalan bagi peningkatan konektivitas dan digitalisasi, menciptakan peluang baru bagi bisnis dan individu,” kata Piti Srisangnam Direktur Eksekutif ASEAN Foundation.

Pemenang kompetisi akan mewakili kawasan Asia Pasifik untuk berkompetisi di babak final ICT Competition Global Huawei yang sedianya diselenggarakan di Tiongkok pada Mei 2023.

 

STEVY WIDIA

Tags: ASEAN FoundationHuawei Asia PacificHuawei ICT Competition 2023Institut Teknologi Bandung (ITB)The Chinese University of Hong KongUniversiti Malaya
Previous Post

Film “Suka Duka Uni Unaa” Karya Kolaborasi EVOS Esport dan MAXstream

Next Post

Koleksi Uniqlo Modest Wear Spring/Summer 2023, Tingkatkan Percaya Diri Hijaber

Related Posts

Workshop AI Ready ASEAN Bandung
Technology

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
0
ASEAN Digital Outlook
Industry

ASEAN Digital Outlook : 95,25% Siswa Indonesia Menggunakan AI

24 Februari 2026
0
AI Innovation Hub
Technology

AI Innovation Hub Upaya Dorong Akselerasi Talenta dan Inovasi Ekosistem AI Nasional

18 Desember 2025
0
Load More
Next Post
uniqlo Modest Wear Spring-Summer 2023

Koleksi Uniqlo Modest Wear Spring/Summer 2023, Tingkatkan Percaya Diri Hijaber

Edenfarm x INDICO

Kolaborasi Startup EdenFarm dan INDICO Terapkan Digitalisasi Teknologi Pertanian

transaksi e-commerce

Jelang Ramadan, Inilah e-Commerce Yang Jadi Pilihan Pengguna

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version