youngster.id - BCA (PT Bank Central Asia Tbk) dan entitas anak mencatatkan kinerja positif pada awal tahun 2026. Hingga Maret 2026, total kredit BCA tumbuh 5,6% secara tahunan (year-on-year/YoY) mencapai Rp994 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh momentum Ramadan, Idulfitri, serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang BCA Expoversary 2026.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Hendra Lembong, menyatakan optimismenya dalam menjaga kinerja solid di tengah kondisi global yang dinamis.
“Kami melihat antusiasme tinggi dari nasabah, sehingga pelaksanaan BCA Expoversary diperpanjang hingga 30 April 2026. Kami berkomitmen mendukung perekonomian nasional melalui pengembangan berbagai lini bisnis secara pruden,” ujar Hendra, dikutip Jum’at (24/6/2026).
Kredit produktif menjadi penopang utama dengan nilai mencapai Rp760,2 triliun atau naik 7,8% YoY. Sejalan dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pembiayaan ke sektor berkelanjutan tumbuh 10,0% YoY menjadi Rp258,4 triliun, berkontribusi sebesar 26,0% dari total portofolio kredit bank.
Sektor green financing juga mencatatkan kenaikan 7,7% YoY menjadi Rp113 triliun. Menariknya, penyaluran kredit ke sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) melonjak tajam hingga 53,5% YoY, mempertegas posisi BCA dalam mendukung transisi energi hijau di Indonesia. Selain itu, kredit UMKM tumbuh 12% YoY dengan outstanding sebesar Rp146 triliun.
Kinerja kredit tersebut didukung oleh pendanaan yang kokoh, di mana total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.292,4 triliun (naik 8,3% YoY). Dana giro dan tabungan (CASA) mendominasi porsi DPK sebesar 85,2% atau senilai Rp1.089 triliun. Secara profitabilitas, BCA membukukan laba bersih sebesar Rp14,7 triliun.
Dari sisi inovasi, BCA meluncurkan Ocean by BCA, sebuah portal bisnis digital terintegrasi yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola operasional secara efisien melalui satu platform. Selain itu, aplikasi myBCA terus diperkaya dengan fitur “Layanan Cabang” untuk pemesanan banknotes valas serta fitur “Lifestyle” untuk layanan pesan antar makanan.
BCA tetap mempertahankan kualitas aset yang sehat dengan rasio non-performing loan (NPL) terjaga di level 1,8% dan loan at risk (LAR) sebesar 5,1%. Rasio pencadangan NPL berada pada posisi solid sebesar 174,6%.
Di bidang tanggung jawab sosial, melalui payung Bakti BCA, perseroan memberikan beasiswa kepada 700 mahasiswa dan mempromosikan 11 desa wisata binaan hingga ke ajang internasional ITB Berlin. Salah satu binaannya, Desa Wisata Kampung Prai Ijing, berhasil menyabet penghargaan di Asean Sustainable Tourism Awards 2026, membuktikan komitmen BCA dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post