Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Jakarta Bukan Lagi Ibukota e-Commerce Indonesia

16 Agustus 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Jakarta Bukan Lagi Ibukota e-Commerce Indonesia

Henky Prihatna Country Industry Head Google Indonesia. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Jakarta sudah bukan lagi sebagai “ibu kota” bagi marketplace dan e-commerce. Pertumbuhan cepat juga terjadi pada pasar di luar pulau Jawa.

Demikian hasil survey dari situs pencari Google bersama lembaga riset Gesellschaft für Konsumforschung (GfK). Riset ini dilakukan di awal tahun 2017 pada 7 kota di Indonesia.

“Riset baru yang kami keluarkan bahwa persentase yang berbelanja online saat ini berubah. Surabaya menduduki peringkat pertama dengan 71%, Medan 68%, dan Jakarta 66%,” kata Henky Prihatna Country Industry Head Google Indonesia, Selasa (15/8/2017) di kantor Google di Jakarta.

Selain itu Henky memaparkan, waktu yang dihabiskan untuk belanja online warga Jakarta juga tidak lagi di posisi pertama. Karena warga Surabaya menghabiskan waktu 5,8 jam dan warga kota-kota Bogor, Depok. Tangerang dan Bekasi (Botabek) 5,2 jam berbelanja online lebih lama daripada warga Jakarta yang 4,7 jam.

Baca juga :   Tokopedia Akuisisi Bridestory

“Pertumbuhan Jakarta masih signifikan namun sudah bukan pusat utama lagi,”ujar Henky. Ia juga menyebut kota lain yang cukup besar masyarakatnya berbelanja online di antaranya, Bandung 63%, Semarang 59%, dan Makassar 52%.

“Riset yang kami lakukan bisa membuka wawasan menarik tentang hal-hal penting bagi konsumen online dan bagaimana pelaku usaha sebaiknya menjalankan bisnisnya untuk menarik beragam konsumen,” tutur Henky.

Hal senada juga diungkapkan, Vice President of Business Tokopedia, Melissa Siska Juminto, Menurut dia, saat ini kota-kota besar selain Jakarta mulai aktif berbelanja online. Ia menambahkan, rata-rata masyarakat di daerah berbelanja online, mencari barang yang sulit mereka temukan di pasar. Bahkan, demi mendapatkan barang yang diinginkan, mereka tidak peduli dengan ongkos kirim alias ongkir yang mahal.

Baca juga :   Tokopedia: Transaksi Produk Kesehatan Naik 3 Kali Lipat

“Ada konsumen Tokopedia membeli mesin cuci sampai ke Papua. Harganya lebih mahal ongkir daripada barang,” ujar Melissa.

Namun hal ini belum memberi peningkatan yang tinggi dalam hal transaksi, terutama untuk kota tingkat ketiga, seperti kabupaten dan kecamatan. Hal itu terkait dengan akses atau infrastruktur yang tersedia.

“Kami juga terus melakukan edukasi belanja online dari Aceh hingga Papua. Namun tentu juga perlu dukungan dari ekosistem yang lain seperti pemerintah dan perbankan sehingga akses toko online bisa lebih terbuka lagi,” ucap Melissa.

STEVY WIDIA

Tags: belanja onlinee-commerceGoogleHenky PrihatnamarketplaceMelissa Siska JumintoTokopedia
Previous Post

Mahasiswa Harus Bisa Menolak Hoax

Next Post

Pengaduan Konten Negatif Pakai Sistem Ticketing

Related Posts

Visa Token Service
Technology

Visa Luncurkan Intelligent Commerce Connect, Permudah Bisnis Adopsi Belanja Berbasis AI

9 April 2026
0
[embayaran digital di Asia Tenggara
Features

Lanskap Pembayaran Asia Tenggara: Dari Dominasi Dompet Digital hingga Masa Depan Tanpa Tunai

9 April 2026
0
Kredivo paylater
Digital Business

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
0
Load More
Next Post
Deklarasi Masyarakat Anti Hoax Digelar Serentak di Enam Kota

Pengaduan Konten Negatif Pakai Sistem Ticketing

Kongres Diaspora Indonesia ke-4, Fokus Bagi Pembangunan Di Papua

Kongres Diaspora Indonesia ke-4, Fokus Bagi Pembangunan Di Papua

Aspergyomega Alternatif Pengganti Nutrisi Dari Minyak Ikan

Aspergyomega Alternatif Pengganti Nutrisi Dari Minyak Ikan

Discussion about this post

Recent Updates

CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version