Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Jungle Ventures Siap Danai Startup Konsumer Indonesia

5 November 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Jungle Ventures Siap Danai Startup Konsumer Indonesia

Managing Partner Jungle Ventures David Gowdey. (Foto: youtube)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Jungle Ventures, perusahaan modal ventura tahap awal Asia Tenggara, berencana melakukan pendanaan Seri A kepada dua perusahaan rintisan berbasis konsumer asal Indonesia pada Desember 2019. Pendanaan oleh Jungle Ventures di Indonesia juga merupakan strategi jangka panjang dengan kurun waktu sampai dengan 10 tahun.

Managing Partner Jungle Ventures David Gowdey mengatakan rencana tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan fokusnya di Indonesia, terutama di sektor konsumer dan perangkat lunak.

“Kami perlu melanjutkan pembangunan ekosistem [perusahaan rintisan] di Indonesia, mereka masih memerlukan investasi guna meningkatkan skala bisnis,” ujar Gowdey baru-baru ini di Jakarta.

Sebelumnya Jungle Venture telah berhasil mengumpulkan total pendanaan sebesar US$240 juta, termasuk US$40 juta yang diperoleh secara terpisah dalam komitmen akun kelolaan (managed account), sudah menyusun rencana untuk melakukan beberapa seri pendanaan di Tanah Air sampai dengan 2020.

Baca juga :   Pemerintah Promosikan Startup Indonesia di Hannover Messe 2023

Gowdey mengatakan Jungle Ventures berencana mengucurkan pendanaan Seri C sekitar US$3 juta, dan dilanjutkan dengan pendanaan Seri B dengan kisaran modal US$7,5 juta — US$8 juta, serta Seri A dengan kisaran US$3 juta — US$5 juta yang rencananya dikucurkan pada 2020.
Secara keseluruhan, dalam pendanaan tahap keduanya Jungle Ventures berencana berinvestasi di sebanyak 13 perusahaan dengan total uang mencapai ratusan juta dollar Amerika Serikat.

Co-Founder and Managing Partner Jungle Ventures Amit Anand sebelumnya mengatakan kawasan Asia Tenggara telah menjadi pasar yang lebih homogen dibandingkan dengan pasar lain yang sudah lebih ‘maju’ dengan lebih dari 250 juta anak muda yang terkoneksi dengan internet.
Meningkatnya penetrasi internet, perubahan demografis, serta penggunaan teknologi satu seluler selama dekade terakhir menjadi faktor utama.

Baca juga :   Sanjung Sari Pursie : Dari Hobi Jadi Bisnis Berkelanjutan

“Kami menyaksikan adanya perubahan pasar dan kami mengutamakan sejumlah perusahaan yang mulai menjadi pemimpin di satu pasar,” ujar Anand.

Pada perkembangan lain, Jungle Ventures sendiri telah mengumpulkan pendanaan dengan jumlah dua kali lipat lebih besar dari pendanaan sebelumnya, yakni Jungle Ventures II pada 2016, dengan hampir 60% pendanaan berasal dari luar Asia.

Sementara dalam penggalangan dengan total sebesar US$240 juta yang berhasil digalang Jungle Ventures baru-baru ini, sebanyak 70% investor baru mengambil porsi atas dana investasi tersebut, dan sisanya merupakan investor yang telah bergabung sebelumnya.

Kalangan investor tersebut berasal dari sektor dana abadi (endowment), funds of funds, lembaga keuangan untuk program pembangunan, pengelola aset keluarga yang strategis (strategic family office), dan pelaku sektor teknologi yang ternama.

Baca juga :   Peta Jalan e-Dagang Akan Dukung Startup

Investor yang tergabung dalam pendanaan Jungle Ventures meliputi DEG, lembaga pembiayaan pembangunan Jerman; IFC, anggota World Bank Group; Bualuang Ventures, perusahaan modal ventura milik Bangkok Bank; FMO, bank pembangunan Belanda; Cisco Investment, Temasek Singapura, serta beberapa nama investor lainnya. Selain itu, lebih dari 90% modal berasal dari investor institusional yang mencakup Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah dan Asia.

STEVY WIDIA

Tags: investasiJungle Venturespendanaanstartup
Previous Post

CEO Investree Raih UI Award

Next Post

Nutrifood Edukasi 5.000 Pelanggan Untuk Pencegahan Diabetes

Related Posts

masa depan industri P2P Lending
Features

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
0
Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia
Industry

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
0
Load More
Next Post
Nutrifood Edukasi 5.000 Pelanggan Untuk Pencegahan Diabetes

Nutrifood Edukasi 5.000 Pelanggan Untuk Pencegahan Diabetes

Kata.ai Hadirkan Inovasi Pemanfaatan AI Bagi Bisnis

Kata.ai Hadirkan Inovasi Pemanfaatan AI Bagi Bisnis

Facebook Tawarkan Solusi Konektivitas di Indonesia

Jumlah Pengguna Facebook Tembus 2,4 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version