Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kedai Sayur Raih Pendanaan Tahap Awal Rp18,7 Miliar

28 Mei 2019
in Headline, News
Reading Time: 3 mins read
Kedai Sayur Raih Pendanaan Tahap Awal Rp18,7 Miliar

Kedai on Mobile dari Kedai Sayur. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kedai Sayur, startup Indonesia yang memberdayakan pedagang sayur keliling melalui penggunaan teknologi meraih pendanaan tahap awal sebesar $1.3 juta atau setara Rp17.3 miliar yang dipimpin oleh East Ventures.

“Dana segar ini akan digunakan untuk mempercepat Kedai Sayur dalam merekrut pedagang sayur sebagai mitra,” ungkap Adrian Hernanto, CEO dari Kedai Sayur dalam keterangannya, Senin (27/5/2019) di Jakarta.

Kedai Sayur didirikan pada akhir tahun 2018 dengan misi untuk membawa inklusi teknologi bagi pedagang sayur di negeri dan meningkatkan kesejahterahaan hidup mereka. Perusahaan ini didirikan oleh mantan Deputy Director of Business Process dan IT Triputra Group, Adrian Hernanto, beserta kedua rekannya, Ahmad Supriyadi dan Rizki Novian.

Adrian mengungkapkan, setiap harinya, masyarakat Indonesia mengonsumsi berbagai produk segar seperti sayuran, buah, daging, dan ikan. Pada tahun 2017 saja, jumlah konsumsi produk segar di Jakarta, Bandung, dan Surabaya diperkirakan mencapai $8.4 Miliar (atau setara 120,9 triliun Rupiah).

“Melalui jaringan kami yang luas dan penggunaan teknologi, kami percaya dapat memberdayakan pasar produk segar dan membuktikan bahwa penduduk ekonomi tingkat manapun, termasuk tukang sayur, dapat merasakan manfaat dari inklusi teknologi,” kata Adrian dalam keterangannya, Senin (27/5/2019) di Jakarta.

Baca juga :   Alain Bunjamin : Mengangkat Perekonomian Perajin Kriya Bambu

Kini, Kedai Sayur telah memiliki 2.000 mitra bergabung di area Jakarta dan terus meningkat hingga 60% setiap bulannya. 80% mitra secara aktif menjual produk mereka dan pertumbuhan total nilai penjualan barang (GMV) Kedai Sayur mencapai 5x lipat dalam empat bulan terakhir.

Dengan ekosistem petani, fasilitas pemilihan produk, dan jaringan distribusi yang kuat, Kedai Sayur membangun jaringan efisien untuk distribusi produk harian dan membuka akses bagi tukang sayur untuk mendapatkan produk segar berkualitas dengan harga pasar bersaing dalam satu klik saja.

Menurut Adrian, selama masyarakat sangat mengandalkan tukang sayur keliling dalam memenuhi kebutuhan dapur mereka, para pedagang mengalami kesulitan dalam mendapatkan barang berkualitas tinggi dengan harga terbaik dari satu sumber. Namun perjalanan produk segar sendiri untuk sampai ke tangan tukang sayur sangatlah panjang. Dimulai dari para petani, pengepul, lalu pedagang pasar induk dan disebarkan ke beberapa pedagang lainnya.

Baca juga :   Grab Ventures Velocity 2024 Bantu Akselerasi Startup Teknologi di Indonesia

Proses yang panjang ini membuat tukang sayur sulit menemukan produk segar dengan mudah dan cepat. Terlebih lagi, harga pokok sayur menjadi berlipat-ganda dan menekan keuntungan tukang sayur.

“Telah sekian lama banyak pemain berusaha mengatasi permasalahan ini, namun belum ada yang benar-benar berhasil. Kedai Sayur mengatasi masalah ini melalui kerja sama dengan beberapa petani dan mitra lainnya secara langsung untuk pemilihan produk segar dan distribusi. Tukang sayur yang bergabung sebagai Mitra Sayur dapat mengakses produk segar berkualitas dengan harga terbaik hanya dalam satu sentuhan jari saja melalui aplikasi Kedai Sayur. Produk tersebut nantinya dapat diambil Mitra Sayur pada titik drop-off terdekat dengan mereka,” papar Adrian.

Kedai Sayur juga menawarkan Mitra Sayur sebuah kendaraan distribusi jenis baru  yang disebut “Si Komo” (singkatan dari Kedai on Mobile). Kendaraan ini memungkinkan Mitra Sayur untuk menjangkau pelanggan mereka dengan lebih efisien dan membawa lebih banyak produk sekaligus.

“Kami percaya bahwa misi kami mampu meningkatkan kehidupan para tukang sayur dengan membebaskan mereka dari jam kerja yang tidak teratur dan berbagai kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ucap Adrian lagi.

Baca juga :   Raih Pendanaan Seri C, Halodoc Akan Perluas Layanan Kesehatan Ke Berbagai Sektor Vertikal

Dengan design yang unik, kendaraan ini juga dapat dialih-fungsikan untuk layanan lainnya seperti pengantaran paket ataupun menjual makanan. Hal ini memungkinkan Mitra Sayur untuk mendapatkan pendapatan tambahan setelah selesai menjual produk segar mereka hari itu. Kedai Sayur juga menawarkan program pembiayaan bagi Mitra Sayur yang ingin mendapatkan Si Komo namun mengalami keterbatasan dana.

Wilson Cuaca, Managing Partner East Ventures menceritakan, pedagang sayur keliling kemungkinan sudah ada sejak ratusan tahun lalu dari zaman penjajahan di Indonesia. Menariknya, pedagang sayur keliling masih bertahan hingga sekarang di lingkungan modern ini, bersanding dengan supermarket dan toko kelontong lainnya yang bertumbuh dengan cepat. Meski demikian, pedagang keliling merupakan cara ternyaman bagi konsumen untuk mendapatkan kebutuhan hariannya.

 “Kedai Sayur seiring dengan dua hipotesis East Ventures. Yang pertama adalah inklusi teknologi untuk pedagang yang kurang terlayani dalam mengakses teknologi dan kedua, meningkatkan rantai pasokan di Indonesia. Pedagang sayur keliling tradisional merupakan kearifan lokal yang sudah ada sejak lama dan kami mau mempertahankan budaya tersebut dengan sentuhan teknologi,” ungkap Wilson.

STEVY WIDIA

Tags: Kedai Sayurstartup
Previous Post

Parcel Rehat Bersama Kunto Aji

Next Post

4 E-Commerce Terpopuler 2018

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
E-Commerce Expo Asia 2017 Digelar

4 E-Commerce Terpopuler 2018

Dompet Dhuafa Dan Bukalapak Bantu Nelayan Banten

Dompet Dhuafa Dan Bukalapak Bantu Nelayan Banten

Yahoo Jepang

Ada Fitur Pembanding Harga & Kurasi Produk di LINE SHOPPING

Discussion about this post

Recent Updates

Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version