Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kemenkeu Bangun Sistem Data Base UMKM Penerima KUR

9 Januari 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Bogor jajaki kerja sama UMKM Indonesia-Turki

UMKM pengrajin sepatu di CIomas , Kabupaten Bogor. (Foto: bogorkab.go.id/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Keuangan membangun sistem data base UMKM penerima Kredit Usaha Rakyat. Langkah ini untuk pemerataan pemberian kredit dan menekan kredit macet atau NPL kredit tersebut.

Hal ini diungkapkan Dirjektur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono. Data base UMKM penerima KUR itu juga ditujukan untuk pemerataan pemberian kreditnya.

“Jumlah UMKM banyak, sekitar 50 juta, ktia harus melakukan kebijakan yang bisa dinikmati sebagian besar UMKM, dananya terbatas. Kalau satu UMKM terima dari mana-mana, berarti mengurangi hak yang lain. Jadi kami coba sekarang meratakan dulu, sampai saatnya dananya cukup ya boleh dobel,” kata Marwanto belum lama ini di Bandung.

Menurut dia, jika database itu komplit, UMKM yang diberikan itu terdata. “Jangan sampai satu UMKM menerima dari mana-mana, nanti kemudian gak bisa mengembalikan. Jadi ini betul-betul saringan untuk memilih UMKM,” kata Marwanto lagi.

Baca juga :   LINE Hadirkan GOKS, Platform Diskon Produk Brand Untuk Mahasiswa

Dirjen ini menjelaskan, data base yang dinamai lembaganya SIKP (Sistem Informasi Kredit Program) itu dibangun untuk mencatat secara otomatis data UMKM yang menerima KUR. “Sampai saat ini kita belum ada database yang lengkap tentang UMKM, dengan SIKP ini nanti semua yang menerima KUR akan terdaftar dalam sistem otomatis,” kata dia.

Bank penyalur KUR, kata Marwanto, nantinya diminta memasukkan data UMKM debitur KUR pada sistem itu untuk mendapatkan pencairan penggantian subsidi pemerintah. “Kita mengharapkan semua kredit KUR untuk UMKM untuk pengusaha kecil dilakukan melalui aplikasi SIKP. Dengan demikian, satu saat dalam sistem ini akan terdata semuanya di situ, dan juga memudahkan pertanggungjawaban,” tegasnya.

Baca juga :   Kini, Pembayaran Tiket di Commuter Line Basoetta Bisa Contactless

Aplikasi SIKP itu melibatkan pemerintah daerah untuk memverivikasi data UMKM penerima KUR tersebut. Marwanto mengatakan, pelibatan daerah ini bertahap, karena bergantung kesiapan daerah. “Saat ini yang sudah melakukan ini baru Jawa Tengah dan Jogja, sekarang ini Jawa Barat,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Sistem Manajemen Investasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Ari Wahyuni mengatakan, saat ini baru 4 juta UMKM yang mendapat fasilitas KUR. Tahun 2017 pemeirntah menyediakan dana untuk KUR sebesar Rp 110 triliun.

Ari mengatakan, saat ini database penerima UMKM hanya mengandalkan data pebankan. “Sistem ini gampangnya begini, kalau perbankan punya sistem informasi debitur, secara bertahap pemerintah membangun sistem informasi untuk UMKM yang mendapat pembiayaan dari perbankan atau lembaga keuangan bukan bnak. Jadi selama ini pemerintah belum punya sistem informasinya,” ungkapnya.

Baca juga :   BLANJA.com Sedia Layanan Kurban Online

Menurut Ari, dari data debitur milik perbankan itu, baru 23 persen UMKM yang menerima KUR. “Itu data tahun 2013-2014, untuk tahun ini kita exercise lagi, karena datanya belum pakai sistem. Kita masih memakai data BPS yang masih tumpang tindih. Secara bertahap kalau SIKP ini berjalan, semaunya akan menggunakan ini sehingga kita bisa hitung,” kata dia.

Dirjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, Marwanto Harjowiryono menandatangani MoU penggunaan aplikasi SIKP ini dengan pemerintah Jawa Barat dan seumalh kabupaten/kotanya. Pemerintah daerah diminta membantu memasukkan data UMKM yang dimilikinya untuk memperluas basis data UMKM dalam aplikasi SIKP itu. Saat ini penyaluran KUR di Jawa Barat mencpaai Rp 32,38 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 315.554 UMKM.

STEVY WIDIA

Tags: data basekredit macetKredit Usaha Rakyat (KUR)pemerataan kreditpenerima KURUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Adopsi IoT Berimbas Pada Pendapatan Negara

Next Post

Facebook Akan Blokir Video yang Memuat Lagu Bajakan

Related Posts

masa depan industri P2P Lending
Features

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
0
stimulus kredit UMKM
Startup & Entrepreneurship

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

11 Maret 2026
0
Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
Technology

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Facebook Dompet Digital

Facebook Akan Blokir Video yang Memuat Lagu Bajakan

Pemerintah Sudah Blokir 800 Ribu Situs

Pemerintah Sudah Blokir 800 Ribu Situs

Tri Buat Inkubator Untuk Startup Pemenang Kejar#Ambisiku

Tri Buat Inkubator Untuk Startup Pemenang Kejar#Ambisiku

Discussion about this post

Recent Updates

FFWS SEA 2026 Spring Resmi Dimulai, Tim Indonesia Siap Rebut Gelar Asia Tenggara

11 April 2026
NextDev Summit 2026

Di Tengah Lesunya Pendanaan, Startup AI Lokal Unjuk Gigi di NextDev Summit 2026

11 April 2026
Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0

FFWS SEA 2026 Spring Resmi Dimulai, Tim Indonesia Siap Rebut Gelar Asia Tenggara

11 April 2026
NextDev Summit 2026

Di Tengah Lesunya Pendanaan, Startup AI Lokal Unjuk Gigi di NextDev Summit 2026

11 April 2026
Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version