Rabu, 27 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kolaborasi Amartha dan eFishery Permudah Akses Finansial di Sektor Akuakultur

8 Juni 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Amartha-eFishery

Head of Business Partnership Lending Amartha Adityo Putranto dan Head of Fund & Operation eFishery Diajeng Reisa Manik. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Fintech Amartha berkolaborasi dengan eFishery untuk membuka peluang bagi para pembudidaya ikan dan petambak udang untuk mendapatkan akses finansial secara inklusif dan mengembangkan usaha di sektor akuakultur.

Head of Business Partnership Lending Amartha Adityo Putranto menyampaikan tujuan kolaborasi ini sekaligus untuk mendorong ketahanan pangan melalui penguatan potensi akuakultur.

“Akuakultur di Indonesia memiliki potensi cukup besar untuk menjaga ketahanan pangan. Namun, keterbatasan akses permodalan menjadi salah satu tantangan bagi pembudidaya untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Kolaborasi Amartha dengan eFishery diharapkan dapat membuka akses yang seluas-luasnya bagi para pembudidaya, sehingga dapat memberikan dampak yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan ekonomi pembudidaya, kualitas hasil panen, hingga pemenuhan nutrisi generasi mendatang,” kata Adityo dalam keterangan pers, Kamis (8/6/2023).

Sesungguhnya, Amartha telah menjalin kolaborasi dengan eFishery sejak tahun 2022 melalui program “Kasih Bayar Nanti” (Kabayan) yang merupakan bagian dari layanan eFishery mall (eMall). Hingga Mei 2023, Amartha telah menyalurkan modal mencapai Rp114 miliar dan berkomitmen terus mendukung penyaluran akses keuangan hingga Rp500 miliar.

Program Kabayan telah menjangkau 1.600 pembudidaya ikan yang menjadi bagian dari ekosistem eFishery. Berbeda dengan skema tanggung renteng yang diterapkan pada mitra Amartha, lewat program Kabayan, pembudidaya ikan di ekosistem eFishery dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp3 juta hingga Rp100 juta, dengan tenor satu sampai enam bulan.

Di samping tujuan memperluas layanan keuangan inklusif di sektor akuakultur, kolaborasi ini juga salah satu implementasi prinsip keberlanjutan yang dijalankan Amartha, di mana penyediaan akses keuangan turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan lewat akuakultur yang lebih sustainable.

Amartha optimis kolaborasi ini dapat mempercepat akselerasi penyaluran modal usaha kepada UMKM.

“Amartha berkomitmen untuk memajukan ekonomi akar rumput dengan menjangkau segmen pasar yang lebih masif melalui kolaborasi dari berbagai stakeholder dan beragam sektor. Dengan aktifnya kolaborasi yang dilakukan, Amartha berharap dapat berkontribusi pada kemajuan nasional,” ucap Adityo.

Sementara Head of Fund & Operation eFishery Diajeng Reisa Manik menyampaikan, program Kabayan dirancang untuk membantu pembudidaya mendapatkan akses  permodalan dan teknologi yang inklusif. Data menunjukkan realisasi program Kabayan meningkat 250% setiap tahunnya dan di tahun 2022 ini peningkatan realisasi program Kabayan mencapai lebih dari Rp228 miliar. Sementara dari sisi pendapatan usaha pembudidaya, rata-rata mengalami peningkatan setelah bergabung dengan eFishery.

“Kami meyakini bahwa sektor akuakultur masih sangat berpotensi untuk terus berkembang. Oleh karena itu, kami berharap hadirnya eFishery mampu memecahkan masalah mendasar di industri akuakultur, mengatasi permasalahan pangan, menghadirkan teknologi yang terjangkau, serta memberikan akses inklusif terhadap ekonomi digital, salah satunya dengan kerja sama ini,” katanya.

Indonesia memiliki potensi besar di industri akuakultur yang memenuhi empat indikator pengukuran ketahanan pangan, yaitu harga pangan, ketersediaan pasokan, kualitas nutrisi, serta keberlanjutan dan adaptasi. Hal ini pun diperkuat dengan fakta bahwa Indonesia saat ini tercatat sebagai negara penghasil perikanan budidaya terbesar kedua di dunia dengan volume produksi 14,8 juta ton, dan berdasarkan prediksi FAO, perikanan budidaya Indonesia akan tumbuh sebesar 26% pada tahun 2030.

 

STEVY WIDIA

Tags: akses permodalanakuakultureFisheryKasih Bayar Nanti (Kabayan)PT Amartha Mikro Fintek (Amartha)
Previous Post

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Zenius dan Pemkab Buol Gelar Pelatihan Bagi Guru

Next Post

Foundry Wadah Kolaborasi Inovator Teknologi dan Digital di Indonesia

Related Posts

Founder Startup Indonesia
Features

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

15 Mei 2026
0
FisTx Nawasena
Startup & Entrepreneurship

Agritech FisTx Perkenalkan NAWASENA, Solusi Cerdas Monitoring Kualitas Air Tambak

13 Mei 2026
0
Gibran Huzaifah - eFishery
Features

Pendiri eFishery Gibran Huzaifah Divonis 9 Tahun Penjara, Kasus Ini Guncang Ekosistem Agritech

4 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Foundry Mixer

Foundry Wadah Kolaborasi Inovator Teknologi dan Digital di Indonesia

Pluang

Aplikasi Investasi Pluang Luncurkan 500 Saham AS Baru

TikTok Shop For Your Fashion

Jumlah Merchant dan UMKM Yang Bergabung TikTok Shop Naik 8 Kali Lipat

Discussion about this post

Recent Updates

TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

27 Mei 2026
Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
EBITDA SCG

EBITDA SCG Tumbuh 17% Menjadi Rp8,3 Triliun, Indonesia Jadi Penopang Utama di ASEAN

26 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

27 Mei 2026
Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
EBITDA SCG

EBITDA SCG Tumbuh 17% Menjadi Rp8,3 Triliun, Indonesia Jadi Penopang Utama di ASEAN

26 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version