Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kontribusi Perbankan dalam Mendorong Transisi Rendah Karbon

12 Oktober 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
ekonomi hijau

Komitmen Ekonomi Hijau Indonesia lewat Penerapan Regulasi Bursa Karbon (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Isu perubahan iklim semakin menjadi perhatian global dan memengaruhi cara perusahaan menjalankan bisnis. Tidak sedikit perusahaan yang mulai mengurangi jejak karbon mereka, seperti dengan memanfaatkan energi terbarukan, mengelola limbah, dan meminimalisir penggunaan lahan.

Di sisi lain, perusahaan yang tidak melakukan produksi memiliki pendekatan yang berbeda dalam berkontribusi mengurangi emisi karbon, salah satunya perbankan yang menyediakan pembiayaan dan produk keuangan hijau.

Sektor perbankan memainkan peran strategis dalam membantu berbagai industri beralih ke praktik bisnis yang lebih hijau dan keberlanjutan (sustainable). Mereka mampu memberikan solusi finansial, menyesuaikan kebijakan, serta menyediakan wawasan yang diperlukan untuk membantu perusahaan bertransformasi menuju bisnis yang lebih bertanggung jawab.

Executive Director Treasury & Markets PT Bank DBS Indonesia M. Suryo Mulyono mengatakan, sebagai institusi perbankan, Bank DBS Indonesia juga senantiasa berupaya menjadi salah satu agen perubahan (agent of change) yang turut berpartisipasi dalam mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia.

“Kami percaya sektor perbankan perlu mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Untuk mewujudkannya, Bank DBS Indonesia beroperasi berlandaskan tiga pilar keberlanjutan, yaitu Responsible Banking, Responsible Business Practice, dan Impact Beyond Banking,” kata Suryo, pada acara Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) Forums 2023 bertajuk “Boosting Green Financing and Banking”, Kamis (12/10/2023).

Menurutnya, dalam upaya menjalankan tiga pilar keberlanjutan, Bank DBS Indonesia telah menerapkan sejumlah strategi kolaboratif untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau. Di bawah pilar Responsible Banking, Bank DBS Indonesia telah memberikan fasilitas kredit berkelanjutan sebesar Rp5,5 triliun di akhir 2022, bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN di berbagai sektor.

Sebagai pelopor perbankan digital di Indonesia, Bank DBS Indonesia juga menawarkan produk Green Savings melalui aplikasi digibank by DBS, di mana nasabah dapat menabung sekaligus memberikan dampak lebih kepada masyarakat.

“Baru-baru ini, Green Savings menjajaki kerja sama dengan partner baru yaitu Yayasan Tangan Pengharapan untuk membantu anak-anak di Indonesia Timur,” tambahnya.

Pada pilar Responsible Business Practice, Bank DBS Indonesia berupaya mengurangi emisi karbon di lingkungan kerja dengan kebijakan paperless penggunaan panel surya di beberapa cabang, hingga pengelolaan sampah ‘Zero Waste to Landfill’ di seluruh gedung operasional Bank DBS Indonesia bersama dengan Waste4Change sebagai mitra.

Hal ini sukses memangkas emisi karbon dari 5.135 ton (tCO2e) hingga 4.845 tCO2e pada tahun 2022. Pada pilar Impact Beyond Banking, Bank DBS Indonesia mendukung tumbuh kembang wirausaha sosial, startup, hingga komunitas untuk memperluas dampak positif melalui berbagai program.

DBS Foundation memberikan DBS Foundation Grant Programme setiap tahunnya di mana SukkhaCitta, sebuah wirausaha sosial di industri fashion yang memperhatikan lingkungan dan memberdayakan wanita, menjadi satu dari 23 penerima dana hibah hingga SGD 3 juta di seluruh Asia. Tidak hanya itu, karyawan Bank DBS Indonesia juga wajib aktif dalam memberikan dampak dengan mengikuti kegiatan-kegiatan volunteering dalam program People of Purpose.

Untuk mendukung usaha dalam mewujudkan ekonomi keberlanjutan, Bank DBS Indonesia turut menjadi salah satu pembeli unit karbon pertama pada acara peluncuran Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon) beberapa waktu lalu. Pada sesi perdagangan pertama ini, IDX mencatatkan 27 kali transaksi dan 459,953 ton unit karbon yang dibeli 15 perusahaan. Penyedia unit karbon untuk perdagangan kali ini merupakan Pertamina New and Renewable Energy (PNRE).

“Bank DBS Indonesia berkomitmen menjalankan bisnis berbasis environmental, social, and governance (ESG) untuk dunia yang lebih baik.,” tutup Suryo.

 

STEVY WIDIA

 

Tags: Bank DBS Indonesiaeberlanjutan (sustainable)Transisi Rendah Karbon
Previous Post

Penjualan Produk UMKM Meningkat Lebih dari 9 Kali Lipat di Shopee 10.10 Brands Festival

Next Post

Startup LUNA Mendapat Pendanaan dari TNB Aura dan Lainnya

Related Posts

Bank DBS Indonesia Batavia Gold Sharia Equity USD
Industry

Gandeng Batavia, Bank DBS Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah Komoditas Berbasis Dolar AS

1 Oktober 2026
0
Arus Modal Asing ASEAN Indonesia
Industry

Arus Modal Asing ASEAN Tembus US$250 Miliar, Indonesia Siap Tangkap Peluang Relokasi Industri

11 September 2026
0
Konglomerasi Keuangan DBS
Industry

Bank DBS Indonesia Akuisisi 99% Saham DBS Vickers Sekuritas, Resmi Bentuk Konglomerasi Keuangan

2 September 2026
0
Load More
Next Post
Founders LUNA

Startup LUNA Mendapat Pendanaan dari TNB Aura dan Lainnya

Indodana x Yamada Best

Perluas Jangkauan Pembayaran di Toko Elektronik, Indodana Gandeng  Yamada Best

airasia Superapp - ‘Dine-in Vouchers’

Perkaya Pengalaman Wisatawan, airasia Superapp Luncurkan Layanan ‘Dine-in Vouchers’

Discussion about this post

Recent Updates

PepsiCo Bali Waste Cycle daur ulang

PepsiCo Gandeng Startup Bali Waste Cycle Perluas Daur Ulang Fleksibel

16 Oktober 2026
Lion Parcel INTERPACK

Dukung Ekspor Indonesia, Lion Parcel Perluas Jangkauan INTERPACK ke 220 Destinasi Internasional

16 Oktober 2026
kreator TikTok

TikTok Awards Southeast Asia 2026 Dibuka, Kreator Indonesia Bersaing di 11 Kategori

16 Oktober 2026
Konsumen Indonesia belanja online Shopee

Konsumen Indonesia Makin Hobi Belanja Online, Transaksi Shopee Tembus Rp340 Triliun

16 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
PepsiCo Bali Waste Cycle daur ulang

PepsiCo Gandeng Startup Bali Waste Cycle Perluas Daur Ulang Fleksibel

16 Oktober 2026
Lion Parcel INTERPACK

Dukung Ekspor Indonesia, Lion Parcel Perluas Jangkauan INTERPACK ke 220 Destinasi Internasional

16 Oktober 2026
kreator TikTok

TikTok Awards Southeast Asia 2026 Dibuka, Kreator Indonesia Bersaing di 11 Kategori

16 Oktober 2026
Konsumen Indonesia belanja online Shopee

Konsumen Indonesia Makin Hobi Belanja Online, Transaksi Shopee Tembus Rp340 Triliun

16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version