Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kurang Data Membuat Startup Sering Gagal

23 Juli 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Kurang Data Membuat Startup Sering Gagal

(ki-ka) Robertus Theodore (​Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden​), Dr. Eddy Junarsin, MBA (Kepala Sub Direktorat Pengembangan Usaha, Universitas Gadjah Mada),Octa Ramayana Kepala Program Inkubasi KIBAR, Enda Nasution Executive Director Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Membuat startup belakangan ini menjadi tren di kalangan anak muda. Mereka berlomba membuat perusahaan baru yang menghadirkan solusi demi mempermudah kegiatan sehari-sehari. Namun tidak semua berhasil menjadi bisnis yang berkelanjutan.

Kepala Program Inkubasi KIBAR, Octa Ramayana menilai, hal itu karena kadang anak muda mempunyai kecenderungan meniru startup yang telah muncul lebih dulu dan sukses. Akibatnya, konsep yang ditawarkan tidak jauh dari mengatasi masalah transportasi atau berbelanja.

“Kalau pun ingin bikin yang sama, sesuaikan dengan kebutuhan. Sesuai dengan apa yang orang-orang butuhkan, bukan hanya kebutuhan sendiri,” kata Octa yang juga pendiri Tonggak.id dalam diskusi di menara Kibar belum lama ini.

Baca juga :   Google Beri Upgrade Gemini Gratis Untuk Mahasiswa

Menurut Octa startup yang akhirnya gagal, banyak disebabkan oleh kurang data yang tervalidasi. Dia mengutip survei laman qz.com, kurang data saat membuat startup menyebabkan bisnis tidak langgeng . Ada 54% yang tidak bisa berkembang, ada 46% kehabisan modal dan 34% kurang daya tarik.

Kekurangan data juga dapat berakibat pada kurang investor 25%, masalah teknis atau pada produk 24% dan tidak memenuhi kebutuhan pasar 23%. Kemudian, kalah dalam kompetisi (19%), masalah pengembangan konsumen (17%) dan kurang fokus (17%) juga masuk urutan teratas penyebab startup gagal akibat kekurangan data.

Sementara itu Direktur Eksekutif Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Enda Nasution, berpendapat startup dapat menggunakan data untuk menemukan peluang bisnis.

Baca juga :   Film Nasional Bakal Tayang Eksklusif di Disney Plus Hotstar

“Misalnya fokus menyelesaikan masalah di area tertentu daripada di area yang sudah punya banyak pemain,” kata dia.

Enda, yang juga pegiat media sosial, mengingatkan tidak semua masalah berpotensi menjadi bisnis.

Startup yang dibuat anak muda sebaiknya berupa bisnis yang memiliki dampak sosial seperti menciptakan lapangan pekerjaan dan yang mempermudah kegiatan sehari-hari.

FAHRUL ANWAR

Tags: dataKIBARstartuptonggak.id
Previous Post

LV Rilis e-commerce di Tiongkok

Next Post

26 Negara Jadi Peserta Sanur Internasional Kite Festival

Related Posts

Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Tiga Startup Teratas Ajang Semesta AI 2025 Sukses Implementasikan AI
AI & CYBER

Tiga Startup Teratas Ajang Semesta AI 2025 Sukses Implementasikan AI

15 Desember 2025
0
Load More
Next Post
26 Negara Jadi Peserta Sanur Internasional Kite Festival

26 Negara Jadi Peserta Sanur Internasional Kite Festival

Ini Hasil Riset Soal Kebahagiaan di Media Sosial

Canon Luncurkan Kamera Saku Untuk Vlogger

Canon Luncurkan Kamera Saku Untuk Vlogger

Discussion about this post

Recent Updates

XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version