Rabu, 27 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Lacak.io, Aplikasi Pemantau Bisnis Logistik

14 Januari 2019
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Lacak.io, Aplikasi Pemantau Bisnis Logistik

Danny Jiang, COO Lacak.io. (Foto: linkedln/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan bisnis e-commerce seiring dengan perkembangan bisnis logistik. Kondisi ini menjadi peluang lahirnya aplikasi pemantau dan pelacak armada khusus bisnis logistic, Lacak.io.

Aplikasi ini fokus membantu perusahaan logistik kecil menengah untuk bisa memantau bisnis mereka dari armada traditional (tanpa sistem) menjadi armada yang terkoneksi secara digital sehingga bisa mengejar percepatan industri 4.0.

Tak hanya itu, kesempatan bisnis logistik untuk bekerjasama dengan korporasi besar juga akan terbuka lebih lebar. “Karena korporasi besar biasanya sudah sangat tersistem, menghubungkan armada yang sudah terkoneksi dengan lacak.io akan dapat dilakukan dengan sangat mudah menggunakan open API dari kami,” kata Danny Jiang, COO Lacak.io, dalam keterangannya Minggu (13/1/2019) di Jakarta.

Menurut Danny, sistem aplikasi tersebut menggunakan fleet management system dari lacak.io. Sistem tersebut memungkinkan data-data berharga dari kendaraan seperti lokasi dan sensor, data pengiriman atau muatan kargo dapat terkoneksi dan diakses oleh pihak yang berkepentingan sehingga perencanaan atau pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih baik, cepat dan tepat.

Perkembangan bisnis Lacak.io ini dinilai cukup memuaskan diawal tahun 2019. Hal tersebut terlihat dari sekitar 20 potensial pekerjaan yang di dapatkan awal tahun seperti di Jasa Marga, dan DHL Supply Chain Indonesia.

Ia menyebutkan layanan lacak.io di banderol dengan harga mulai dari Rp 3 juta per armada untuk tahun pertama dan di tahun kedua nya dengan harga Rp 1,5 juta per armada. Tentunya segmen pasar yang dibidik adalah perusahaan penyedia armada logistik dengan jumlah armada mulai dari 20 sampai 100 unit per perusahaan.

Meski tergolong perusahaan baru, Lacak.io sudah mencatat pertunbuhan dengan jumlah perusahaan yang menggunakan layanan tersebut mencapai 211%. Pertumbuhan armada yang terkoneksi dengan sistem Lacak.io mencapai 376%.

“Kami menargetkan pertumbuhan armada terkoneksi di sistem kami pada 2019 mencapai 500%,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: aplikasilacak.iologistik
Previous Post

Investree Siap Pasarkan Savings Bond Ritel SBR005

Next Post

Ford Berhentikan Startup Chariot

Related Posts

Lion Parcel AstraPay QRIS
Digital Business

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
0
Geotab GO Focus Plus Indonesia
Technology

Tekan Kecelakaan Hingga 95%, Geotab Luncurkan Dashcam AI GO Focus Plus di Indonesia

7 Mei 2026
0
Accelerating Asia Ventures
Startup & Entrepreneurship

Strategi Menang di Pasar yang Bergejolak: Mengapa Investasi Tahap Awal Tetap Menjadi Primadona VC

6 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Ford Berhentikan Startup Chariot

Ford Berhentikan Startup Chariot

Akulaku Hadirkan Kredit Online Ke Toko Offline

Ant Financial Akan Turut Investasi di Akulaku

Huawei Fokus Kembangkan AI dan 5G di 2019

Huawei Fokus Kembangkan AI dan 5G di 2019

Discussion about this post

Recent Updates

Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
EBITDA SCG

EBITDA SCG Tumbuh 17% Menjadi Rp8,3 Triliun, Indonesia Jadi Penopang Utama di ASEAN

26 Mei 2026
Google for Startups Accelerator: Southeast Asia

Gandeng Komdigi, Google Cloud Luncurkan Akselerator Startup AI Regional Berhadiah Kredit Rp5,6 Miliar

26 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
EBITDA SCG

EBITDA SCG Tumbuh 17% Menjadi Rp8,3 Triliun, Indonesia Jadi Penopang Utama di ASEAN

26 Mei 2026
Google for Startups Accelerator: Southeast Asia

Gandeng Komdigi, Google Cloud Luncurkan Akselerator Startup AI Regional Berhadiah Kredit Rp5,6 Miliar

26 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version