Senin, 8 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Biaya Pengiriman Melonjak 18,9%, Sektor Ritel dan Logistik RI Agresif Rombak Rantai Pasok

8 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Armada Logistik

Biaya Pengiriman Melonjak 18,9%, Sektor Ritel dan Logistik RI Agresif Rombak Rantai Pasok (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sektor ritel dan logistik di Indonesia tengah melakukan restrukturisasi rantai pasok secara agresif. Langkah ini dipicu oleh rilis laporan utama yang mengungkapkan adanya lonjakan biaya pengiriman sebesar 18,9% serta pergeseran preferensi konsumen, di mana rasio dua banding satu menunjukkan konsumen kini lebih memilih kepastian waktu pengiriman (predictability) dibandingkan kecepatan (speed).

Diterbitkan dalam ajang Last Mile Leaders Asia Summit di Bangkok, laporan bertajuk FarEye’s APAC Report 2026 tersebut menyoroti jejak besar Indonesia dalam transformasi logistik regional. Indonesia tercatat sebagai pasar tunggal terbesar dalam survei ini, dengan porsi mencapai 22% dari total studi.

Temuan ini menjadi titik balik krusial bagi pelaku bisnis lokal dalam mengelola jaringan distribusi yang kompleks di pasar kepulauan terbesar di dunia ini. Guna menyiasati margin keuntungan yang kian tergerus serta kenaikan biaya transportasi, perusahaan regional mulai mengubah strategi operasional mereka dengan cepat.

Laporan tersebut menemukan bahwa 48% organisasi yang disurvei berencana menekan biaya dengan meningkatkan ketergantungan pada penyedia jasa pengiriman pihak ketiga (outsourced). Selain itu, alur kerja logistik tradisional kini mulai digantikan oleh jaringan otomatis, di mana 98,3% responden menyatakan kepercayaan penuh pada pengambilan keputusan berbasis AI (AI-enabled) untuk manajemen armada dan penentuan rute (routing).

General Manager Supply Chain Strategy & Excellence Matahari (Hypermart), Abdul Aziz, menekankan bahwa fondasi utama transformasi digital terletak pada kualitas data sebelum melangkah ke pemanfaatan kecerdasan buatan.

“Mendapatkan data yang berkualitas jauh lebih penting daripada langsung melompat ke AI. Jika data Anda tidak bersih, AI tidak akan membantu. Kepatuhan operasional (operational compliance) adalah yang utama, dan itulah tahapan yang saat ini masih dijalani oleh sebagian besar dari kami,” ujar Abdul, dikutip Senin (8/6/2026).

CEO dan Co-Founder FarEye, Kushal Nahata, menambahkan bahwa fokus industri logistik masa depan telah bergeser.

“Tantangan berikutnya bukan lagi soal kecepatan, melainkan keandalan (reliability), kecerdasan sistem, dan kejelasan biaya. Operator yang mampu mencapai konvergensi ini lebih dulu akan memimpin pasar,” pungkas Kushal.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Biaya PengirimanFarEyekecerdasan buatanlogistikMatahari Hypermartrantai pasokRitel
Previous Post

Topang Ekonomi Nasional, Pembiayaan Syariah Indonesia Tumbuh 10,84%

Next Post

Permendag PMSE Disahkan: e-Commerce, Ride-Hailing, dan OTA Kini Diatur Resmi

Related Posts

insurtech Igloo
Digital Business

Ekspansi ke Asuransi Jiwa, Igloo Gandeng Chubb Life Distribusikan Produk via Platform AI Ignite

6 Juni 2026
0
Epicor ERP
News

Percepat Transformasi Cloud, Epicor Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI Target 90 Hari Go-Live

4 Juni 2026
0
JumpStart Indonesia
Startup & Entrepreneurship

Menuju Seri C, JumpStart Amankan Investasi Tambahan dari Cool Japan Fund

4 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Permendag PMSE Baru

Permendag PMSE Disahkan: e-Commerce, Ride-Hailing, dan OTA Kini Diatur Resmi

Discussion about this post

Recent Updates

Permendag PMSE Baru

Permendag PMSE Disahkan: e-Commerce, Ride-Hailing, dan OTA Kini Diatur Resmi

8 Juni 2026
Armada Logistik

Biaya Pengiriman Melonjak 18,9%, Sektor Ritel dan Logistik RI Agresif Rombak Rantai Pasok

8 Juni 2026
ekonomi dan keuangan syariah

Topang Ekonomi Nasional, Pembiayaan Syariah Indonesia Tumbuh 10,84%

8 Juni 2026
Bukalapak

Anomali Bukalapak: Dari Rekor IPO Terbesar BEI, Jatuh hingga Tiba-Tiba Cetak Laba

8 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Permendag PMSE Baru

Permendag PMSE Disahkan: e-Commerce, Ride-Hailing, dan OTA Kini Diatur Resmi

8 Juni 2026
Armada Logistik

Biaya Pengiriman Melonjak 18,9%, Sektor Ritel dan Logistik RI Agresif Rombak Rantai Pasok

8 Juni 2026
ekonomi dan keuangan syariah

Topang Ekonomi Nasional, Pembiayaan Syariah Indonesia Tumbuh 10,84%

8 Juni 2026
Bukalapak

Anomali Bukalapak: Dari Rekor IPO Terbesar BEI, Jatuh hingga Tiba-Tiba Cetak Laba

8 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version