Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

LKPP Targetkan Transaksi e-Catalogue Capai Rp500 Triliun

7 Februari 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
LKPP

LKPP Targetkan Transaksi e-Catalogue Capai Rp500 Triliun (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Pemerintah Indonesia menargetkan pemulihan dan pemerataan ekonomi melalui e-catalague (katalog elektronik) yang terpercaya dan pro Produk Dalam Negeri (PDN) dan Usaha Kecil Menengah (UKM)-Koperasi.

Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya menargetkan tahun ini, e-Catalogue akan mencapai jumlah transaksi Rp500 triliun serta jumlah produk tayang di katalog daring tersebut 5 juta produk.

“Pada Tahun Anggaran 2023, LKPP akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengadaan dengan membatasi penggunaan produk impor dan memperkuat kebijakan terkait pengadaan barang/jasa ini. Meningkatnya peran PDN dan produk dari UMK Koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi dan membangun kekuatan industri dalam negeri,” ujar Hendrar dalam keterangan tertulis, Selasa (7/2/2023).

Baca juga :   Simpati TikTok Dukung Kreator dan Audience TikTok Dengan Konektivitas Handal

Per 28 November 2022, tercata 2.204.051 produk telah tayang pada Katalog Elektronik LKPP dengan total transaksi lebih dari Rp75 triliun. LKPP juga mencatat, hingga 18 November 2022, sebanyak 15.870 produk telah dibekukan dan 4.937 produk telah turun tayang dari e-catalogue.

Menurut pria yang akrab disapa Hendi ini, jumlah tayang produk di katalog elektronik tahun lalu telah melampaui target yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo. Demikian pula jumlah transaksi yang ditargetkan tercapai selama 2023, pemerintah mengalokasikan sebesar 95% di dalamnya merupakan PDN.

Keduanya, kata Hendi, merupakan bentuk keseriusan LKPP menjalankan amanat Presiden dalam Inpres 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Dan Produk  Usaha Mikro, Usaha Kecil, Dan Koperasi Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintan Presiden Republik Indonesia.

Baca juga :   Cakap Jaring Pengguna Hingga Lima Kali Lipat Selama Pandemi

Di sisi lain, Hendi tidak memungkiri pengembangan e-Catalogue oleh LKPP mengalami keterbatasan dan menerima masukan dari berbagai pihak. Maka itu, LKPP menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait sebagai upaya untuk mempercepat transformasi digital di lembaga.

Rahmat Danu Andika, Project Leader Digitalisasi Pengadaan Pemerintah, menjelaskan, kolaborasi dengan BUMN merupakan upaya LKPP dalam mencapai target-target yang ditetapkan. Selain itu, melalui e-Catalogue, LKPP dapat mengintegrasikan semua data hingga alur proses pengadaan barang/jasa guna menghasilkan bisnis yang efektif, efisien, dan transparan.

“Ke depannya, keputusan-keputusan terkait PDN dan UMK-Koperasi tidak hanya berdasarkan pendekatan makro, tetapi juga melihat data sebagai variabel pengambilan keputusan,” jelas Dika.

Baca juga :   Kompetisi Inovasi Teknologi SFT 2025 Catat Lonjakan Pendaftar Terbanyak

Katalog Elektronik yang dimiliki LKPP juga menjadi benteng terjadinya praktik-praktik korupsi. Integrasi teknologi dalam pengelolaan uang negara menjadi langkah besar dalam pencegahan korupsi melalui transaksi pengadaan barang/jasa yang lebih transparan dan tersistem baik.

“Digitalisasi pengadaan barang/jasa lewat Katalog Elektronik ini bisa dianalogikan membuat proses pengadaan dari hulu ke hilir menjadi lebih banyak lampunya. Menjadi lebih terang dan transparan,” imbuh Dika.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-CatalogueLembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)Produk Dalam Negeri (PDN)
Previous Post

Tingkatkan Perlindungan Bagi Anggotanya, Tinder Perkuat Fitur Keamanan Real Time

Next Post

Octopus Wakili Indonesia dalam Program “Google for Startups Accelerator: Circular Economy”

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
pemilahan sampah Octopus

Octopus Wakili Indonesia dalam Program "Google for Startups Accelerator: Circular Economy"

Alfamart

Alfamart Modernisasi Sistem Perencanaan Keuangannya

transaksi B2C ATF 2023

Lampaui Target, Nilai Transaksi B2C ATF 2023 Mencapai Rp8,12 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version