Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Mayoritas Industri Kreatif Bergerak di Bidang Sosiopreneur

18 Desember 2018
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Mayoritas Industri Kreatif Bergerak di Bidang Sosiopreneur

Kegiatan du'Anyam, dalam memberdayakan para ibu pengrajin anyaman di NTT. (Foto: du'anyam/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Rencana Pengembangan Industri Kreatif Indonesia 2009 – 2015 menyebutkan, industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan dan lapangan kerja. Menariknya pelaku industry kreatif terbanyak ternyada di bidang sosiopreneur.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat 22% dari 467 organisasi Indonesia yang menjadi responden penelitiannya adalah usaha sosial di industri kreatif. Persentase ini yang terbanyak dibandingkan dengan sektor lain, seperti pertanian dan perikanan (16%) serta pendidikan (15%).

Informasi tersebut merupakan temuan penelitian British Council dan United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP). Riset ini juga menyebutkan bahwa pelaku bisnis sosial di bidang kreatif mayoritas berada di Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Baca juga :   Kaum Muda Mesti Dilibatkan Dalam Kebijakan Perubahan Iklim

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro membenarkan, usaha sosial semakin variatif. “Tidak harus perdagangan, industri, dan pertanian tetapi bisa juga bergerak di bidang kreatif,” ucapnya.

Sementara itu Ari Sutanti selaku Senior Programme Manager British Council Indonesia menuturkan, sebagian besar usaha di industri kreatif dipimpin oleh perempuan (61%). Bidang usaha lain yang banyak dijalankan kaum hawa adalah makanan dan nutrisi (58%). Secara keseluruhan, peran perempuan pengusaha mencapai 40% dari total responden.

Temuan tersebut mendukung hasil survei Women-Owned SME’s in Indonesia pada 2016. Kajian ini menyatakan bahwa 52,9% usaha mikro dipimpin oleh perempuan. Peran kaum hawa di segmen usaha kecil 50,6%, sedangkan di kategori usaha menengah 34%.

Baca juga :   Siemens Beri Penghargaan Bagi 12 Peneliti atas Sumbangsih 590 Penemuan

STEVY WIDIA

Tags: British CouncilPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)sosiopreneurUnited Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP)
Previous Post

AMD Dukungan Streaming PC dari Mobile

Next Post

Masuk Revolusi Industri 4.0, Pebisnis UKM Harus Punya 4 Kunci

Related Posts

Study UK Alumni Awards 2026
VARIOUS

12 Finalis Study UK Alumni Awards 2026 Indonesia Diumumkan, Apresiasi Alumni Inggris Berprestasi

10 Februari 2026
0
Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur
Headline

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur

25 Juni 2025
0
Inovasi Anak Muda Ubah Tantangan Iklim Jadi Peluang di Lahan Pertanian
Headline

Inovasi Anak Muda Ubah Tantangan Iklim Jadi Peluang di Lahan Pertanian

19 Juni 2025
0
Load More
Next Post
Masuk Revolusi Industri 4.0, Pebisnis UKM Harus Punya 4 Kunci

Masuk Revolusi Industri 4.0, Pebisnis UKM Harus Punya 4 Kunci

Nilai Transaksi Jet Commerce Selama Harbolnas 2018 Melonjak

Nilai Transaksi Jet Commerce Selama Harbolnas 2018 Melonjak

Devcussion 3.0 : Gali Bagaimana Masa Depan Website

Devcussion 3.0 : Gali Bagaimana Masa Depan Website

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version