Jumat, 22 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Menristek Gandeng Startup dan VC Untuk Program Percepatan

31 Oktober 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Menristek  Gandeng Startup  dan VC Untuk Program Percepatan

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro bersama para CEO Startup dan VC. (Foto: Kemenristek-BRIN)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengundang chief executive officer (CEO) dari lima perusahaan berbasis teknologi dan tujuh venture capital (VC) dalam negeri untuk meminta saran terkait program percepatan (quick win) dalam meningkatkan kompetisi Indonesia dalam bidang teknologi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Bambang mengungkapkan, program quick win diperlukan untuk mendorong inovasi yang mungkin masih menjadi kelemahan Indonesia dalam pengembangan ekonomi nasional. “Kami mendengarkan bagaimana kira-kira kami dari pihak pemerintah dapat bersinergi dengan pelaku bisnis, termasuk memfasilitasi inovasi yang lebih besar untuk memajukan Indonesia, berupa program-program percepatan (quick win),” kata Menristek, dalam siaran pers Kamis (31/10/2019) di Jakarta.

Menurut Bambang, program quick win harus dilakukan mengingat ranking Global Competitiveness Index Indonesia menurun dari 36 menjadi 50. Salah satu faktor yang dianggap tertinggal di Indonesia itu adalah di parameter inovasi. “Rankingnya relatif rendah, berarti kita perlu mengidentifikasi program-program quick win untuk memacu ranking inovasi agar lebih besar, sehingga nantinya bisa membantu ranking dari daya saing Indonesia sendiri,” ucapnya lagi.

Selain itu,program quick win ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak perusahaan pemula (startup) berbasis teknologi menjadi unicorn yang bervaluasi lebih dari US$ 1 miliar.

Hadir dalam kesempatan ini CEO Bukalapak Achmad Zaky, Co-CEO Gojek Andre Sulistyo, CEO Bubu Shinta Danuwardoyo, Co Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison, dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. Sedangkan dari perusahaan venture capital ada Martin Hartono dari Djarum, Patrick Walujo dari Northstar, Abraham Hidayat dari Skystar Ventures, Sebastian Togelang dari Kejora Ventures, Melisa Irene dari East Venture, Jefrey Joe dari Alpha JWC Venture, dan Anthony Lim GDP Venture.

Adapun dalam hal ini masukan dari para CEO adalah pertama, match making (matching) program antara kebutuhan industri dan produk-produk inovasi yang dihasilkan peneliti dan perekayasa dari kalangan akademisi. Kedua, penciptaan program kolaborasi antara institusi litbang pemerintah dan/atau pendidikan tinggi dengan pihak swasta. Beberapa CEO dari perusahaan teknologi, seperti Tokopedia telah mempunyai kolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI) antara lain dalam Research on Big Data.

Ketiga, penerapan dan pemantapan konsep Triple Helix yang sekarang telah berkembang menjadi Penta Helix (Academicians – Business – Government – Community – Media), harus terus menerus dipelihara untuk menjaga ekosistem pengembangan ristek dan inovasi di Indonesia.
Keempat, perubahan mind set kurikulum program pendidikan yang mengarah pada problem solving (pemecahan masalah), dari pada hanya pasif dan menerima masukan searah, juga perlu di evaluasi, karena pemikiran kritis ke arah inovasi harus dibiasakan sejak usia dini.
Kelima, evaluasi terhadap metode reverse engineering (bermula dari akhir) dalam berinovasi. Dalam proses produksi, inovasi harus mulai digalakkan kembali.

Keenam, sharing pengalaman dari CEO perusahaan besar dunia, seperti Google maupun Amazone perlu juga dilakukan agar dapat menginspirasi anak muda Indonesia untuk berkarir dalam pengembangan Innovative Business. Ketujuh, evaluasi dan optimalisasi pogram-program diaspora juga harus dilakukan secara maksimal, sehingga Indonesia dapat memaksimalkan kan para diaspora karena brain circulation tetap akan bermanfaat bagi pengembangan inovasi di Indonesia.



STEVY WIDIA

Tags: Alpha JWC VentureBubuBukalapakDjarumEast VentureGDP VentureGojekGrabKejora VenturesKementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi/Kepala Badan Riset dan Inovasi NasionalMenristek/Kepala BRIN Bambang BrodjonegoroNorthstarSkystar VenturesTokopedia
Previous Post

Laporan Keuangan Telkom Triwulan III/2019 Didorong oleh Pertumbuhan Bisnis Digital, Telkom Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 15,6%

Next Post

Bisnis Digital Makin Berkibar, Telkom Raup Untung Besar

Related Posts

Grab Konsolidasikan Saham Superbank
Digital Business

Laba Meroket 1.528%, Saham Mayoritas Superbank Siap Dikonsolidasikan Grab

21 Mei 2026
0
Kartu Untung Superbank
Digital Business

Gandeng KakaoBank, Superbank Luncurkan Kartu Untung Berbasis Gamifikasi

20 Mei 2026
0
Founder Startup Indonesia
Features

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Digital Grapari TelkomGroup Digital Dinoyo dan Lembong Resmi Beroperasi

Bisnis Digital Makin Berkibar, Telkom Raup Untung Besar

TELL, E-Learning Pasar Modal Untuk Investor Pemula & Milenial

TELL, E-Learning Pasar Modal Untuk Investor Pemula & Milenial

Go-Pay Edukasi UMKM Lewat Forum Pedagang Baik

Go-Pay Edukasi UMKM Lewat Forum Pedagang Baik

Discussion about this post

Recent Updates

iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

21 Mei 2026
Command Center Pupuk Indonesia

Pantau Stok Real-Time, Pupuk Indonesia Operasikan Command Center Distribusi Nasional

21 Mei 2026
Grab Konsolidasikan Saham Superbank

Laba Meroket 1.528%, Saham Mayoritas Superbank Siap Dikonsolidasikan Grab

21 Mei 2026
Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia

Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

21 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

iForte dan BCA Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan UMKM di Pagelaran Sabang Merauke 2026

21 Mei 2026
Command Center Pupuk Indonesia

Pantau Stok Real-Time, Pupuk Indonesia Operasikan Command Center Distribusi Nasional

21 Mei 2026
Grab Konsolidasikan Saham Superbank

Laba Meroket 1.528%, Saham Mayoritas Superbank Siap Dikonsolidasikan Grab

21 Mei 2026
Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia

Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

21 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version