Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pendanaan Startup di Asia Tenggara Turun, Investasi Untuk Indonesia Ikut Anjlok

28 April 2023
in Headline
Reading Time: 1 min read
SelectUSA Investment Summit 2026

SelectUSA Investment Summit 2026, Kompetisi Bagi Startup Indonesia Yang Siap Masuk Pasar AS (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Berdasarkan laporan SE Asia Deal Review: Q1 2023, pendanaan ke startup di Asia Tenggara US$ 2,08 miliar selama Januari – Maret, dengan nilai turun 25% qtq dan 52% yoy. Pendanaan ke startup Indonesia turun 41% secara kuartalan (quarter to quarter/qtq) dan 55% tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I.

Hasilnya sama dengan kuartal II 2020, ketika pembatasan sosial dan perjalanan akibat Covid-19 menghambat kesepakatan pendanaan.

Partner Openspace Ventures Jessica Huang Pouleur mengatakan, startup Indonesia paling banyak meraih pendanaan di Asia Tenggara pada 2020 dan 2021. “Sebagian besar investasi ini didorong oleh dana persilangan, yang ditarik oleh kisah demografi makro Indonesia yang sangat menarik,” katanya dikutip dari DealStreetAsia, Kamis (27/4/2023).

Disebutkan ada 195 kesepakatan pendanaan ke startup sepanjang Januari – Maret. Jumlahnya turun 37% yoy. Porsi nilai pendanaan ke startup di Singapura 46% atau US$ 956,8 juta, Thailand 25,5% atau US$ 530,4 juta, Indonesia 20,8% atau US$ 432,64 juta atau sekitar Rp 6,36 triliun.

Baca juga :   Startup Indonesia Perlu Bangun Kepercayaan Dan Pemerataan Ekosistem

Meski Singapura masih memimpin dengan 103 kesepakatan, nilainya turun 49% qtq dan 63% yoy. Penurunannya lebih tinggi ketimbang Indonesia. Sedang Thailand mengalami peningkatan pendanaan yang signifikan, dengan startup mengumpulkan lebih dari setengah miliar dolar. Ini menandai pertama kalinya Thailand mengungguli Indonesia dalam perolehan dana startup.

Sedang Vietnam 4,6% atau US$ 95,68 juta, Filipina 2% atau US$ 41,6 juta dan Malaysia 1,1% atau US$ 22,88 juta.

Co-Founder sekaligus Managing Partner Alpha JWC Ventures Jeffrey Joe mencatat ada koreksi pasar dalam hal valuasi sejak tahun lalu. “Koreksi ini masih harus dilihat,” ujar dia.

Menurut Joe, lanskap investasi yang berubah merupakan perkembangan yang disambut baik, karena akan menanamkan upaya tumbuh keberlanjutan di antara para startup.

Baca juga :   Indonesia SiapTampil di Festival Kreatif Dunia

STEVY WIDIA

Tags: investasipendanaan ke startup di Asia Tenggarastartup Indonesia
Previous Post

Tips Streaming yang Seru Saat Halal Bihalal Lebaran

Next Post

Pengguna Aktif Bulanan Spotify Tembus 500 Juta

Related Posts

Endeavor Outliers 2026
Startup & Entrepreneurship

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
0
Amvesindo x PwC
Startup & Entrepreneurship

Amvesindo dan PwC Perkuat Tata Kelola Investasi Startup Indonesia

10 April 2026
0
CIIC 2026
Startup & Entrepreneurship

Siapkan Hadiah Rp15 Miliar, CIIC 2026 Fokus Cari Inovator Teknologi Iklim

8 April 2026
0
Load More
Next Post
Spotify

Pengguna Aktif Bulanan Spotify Tembus 500 Juta

aplikasi investasi

4 Tips Bijak Kelola Keuangan Pasca Lebaran

Mahasiswa UI - Global Student Challenge 2023

Juara Kompetisi Konstruksi Global, Mahasiswa UI Peroleh Hadiah £2000

Discussion about this post

Recent Updates

Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version