Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Penetrasi Fintech Diprediksi Tumbuh 15%

12 Februari 2019
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
AFPI

Peluncuran Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - McKensey & Company Indonesia memprediksi penetrasi layanan keuangan digital melalui financial technology (fintech) di Indonesia tumbuh 15% tahun ini. Angka ini naik dari dari 5% pada 2017. Meski demikian, pertumbuhan fintech di Indonesia masih lebih rendah dari negara ASEAN lainnya.

Perwakilan McKinsey & Company Indonesia Guillaume de Gantes menyatakan, pemain fintech di Indonesia akan mengadopsi skema penetrasi layanan keuangan non bank di Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. “Jadi masyarakat akan tetap menggunakan bank dan layanan keuangan non bank. Uang tunai juga masih akan digunakan. Meskipun secara signifikan akan beralih ke non tunai seperti di India,” kata Guillaume dalam keterangannya, Senin (11/2/2019) di Jakarta.

Baca juga :   Kolaborasi LinkAja PeduliLindungi, Permudah 75 Juta Pengguna Beraktivitas di Tempat Umum

Meski terbilang cepat, namun menurut McKinsey, penetrasi fintech di Indonesia masih lebih rendah dibanding negara tetangga. Di Singapura misalnya, 48% dari jumlah penduduknya telah menggunakan fintech. Lalu, Filipina 23%; Australia 17%; Vietnam 16%; Malaysia 15%; Thailand 10%; dan, Myanmar 6%.

Selain itu, Indonesia dinilai tidak akan semasif Tiongkok dalam mengadopsi layanan fintech. Pada 2017, penetrasi layanan keuangan non bank di Negeri Tirai Bambu itu mencapai 67%. Lalu, penetrasinya meningkat menjadi hampir 100% tahun ini.

Meski demikian, pertumbuhan fintech Indonesia juga didukung oleh pemain seperti Go-Pay, OVO, TCash dan lainnya dalam menjangkau masyarakat hingga ke daerah terpencil. Apalagi, fintech pembayaran menawarkan solusi keuangan berteknologi kode Quick Response (QR) yang mempermudah masyarakat dalam bertransaksi.

Baca juga :   OVO Bidik 20 Juta Pengguna

Menurut Bruce Delteil perwakilan McKinsey & Company Indonesia yang lain, penetrasi layanan keuangan non bank di setiap negara bisa berbeda karena tiga faktor. Pertama, tergantung pada seberapa dalam penetrasi digital. Di Indonesia, pengguna ponsel pintar (smartphone) mencapai 124 juta dan pengguna internetnya 133 juta pada 2017.

Kedua, seberapa besar ketergantungan masyarakatnya terhadap uang tunai. “Di Indonesia, transaksi menggunakan uang tunai masih masif,” kata Bruce. Ketiga, proporsi produk digital yang tersedia.

STEVY WIDIA

Tags: financial technology (Fintech)McKensey & Company Indonesiaproduk digitalQR code
Previous Post

Shopee dan Hewlett-Packard (HP) Kolaborasi dalam Super Brand Day

Next Post

First Media Luncurkan Platform Pendukung Pendidikan

Related Posts

AFTECH
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
0
Amartha
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Amartha Perkuat Layanan UMKM Akar Rumput Dan Kembangkan Dompet Digital

24 Januari 2026
0
Amartha - Andi Taufan
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Industri Fintech Turut Dorong Pertumbuhan UMKM di Indonesia

24 Desember 2025
0
Load More
Next Post
First Media Sediakan Aplikasi Mobile Terbesar

First Media Luncurkan Platform Pendukung Pendidikan

3 Tim Lolos Babak Kualifikasi Piala Presiden eSport 2019

3 Tim Lolos Babak Kualifikasi Piala Presiden eSport 2019

Garuda Indonesia Masuk Rangking 10 Besar Maskapai Terbaik Dunia

Gojek Siap Gandeng Garuda Untuk Layanan Logistik

Discussion about this post

Recent Updates

Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
Shopify

Pendapatan Shopify Tembus US$11,6 Miliar pada 2025, Didukung Pertumbuhan AI Commerce

12 Februari 2026
Living Lab Ventures

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
Shopify

Pendapatan Shopify Tembus US$11,6 Miliar pada 2025, Didukung Pertumbuhan AI Commerce

12 Februari 2026
Living Lab Ventures

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version