Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual untuk Keberlanjutan Bisnis

31 Juli 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
DSC 2016

Gazan Azka dari Zanana Chip salah satu peserta DSC 2016. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah salah satu aspek fundamental bagi kelanggengan sebuah perusahaan. Sayangnya, masih belum banyak pengusaha yang menyadari betapa pentingnya HKI.

Menurut data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum & HAM (DJKI Kemenkumham), selama kurun waktu 2019 sampai 2021 permohonan pendaftaran HKI yang masuk hanya 76.294 permohonan. Padahal jumlah UMKM di Indonesia berjumlah sekitar 65,4 juta, yang berarti hanya 11% dari mereka yang telah memiliki HKI.

“Banyak bisnis baru atau perusahaan rintisan yang sangat baik dari sisi inovasi maupun solusi yang ditawarkannya, tapi baru berjalan 3 tahun lalu exit. Untuk apa? Di DSC kami fokus membantu bisnis lebih berkelanjutan, sehingga dapat meninggalkan legacy bagi generasi yang akan datang,” ungkap Edric Chandra, Program Initiator DSC 2022 dalam keterangan pers, Sabtu (30/7/2022).

Dia memaparkan, berdasarkan DJKI Kemenkumham, yang dimaksud dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) mencakup kepemilikan personal dan kepemilikan komunal. Dalam kepemilikan personal, hak yang dimaksud meliputi Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri. Sedangkan untuk kepemilikan komunal terdapat aspek yang melindungi Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional dan Indikasi Geografis.

Baca juga :   Google Akan Luncurkan Pusat Data di Indonesia pada 24 Juni

“Di DSC kami memang tidak mewajibkan pelaku usaha memiliki perlindungan HKI bagi bisnis atau produknya. Namun, setiap tahunnya, terutama saat memasuki tahap Seleksi Nasional, kami selalu meng-encourage setiap peserta untuk mendaftarkan merek atau inovasinya agar memiliki HKI. Tujuannya, kami ingin setiap bisnis dihargai dan memiliki aspek legal yang dapat menguntungkan mereka di kemudian hari,” tutur Edric lebih jauh.

Lantas apa saja manfaat yang bisa didapat pelaku bisnis dengan memiliki HKI?

  1. Mencegah Penyalinan dan Menjamin Keamanan Brand

Perlindungan HKI juga dapat membawa manfaat dan nilai ekonomi yang tinggi di dunia perdagangan. Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual juga akan melindungi produk atau inovasi yang dimiliki dari plagiat atau penyalinan, terlebih bagi produk-produk budaya yang memiliki nilai tradisional. Sayangnya, hal ini masih belum banyak disadari oleh para pelaku usaha.

“Bagi industri kecil dan menengah, penting memiliki HKI agar bisa mendapat perlindungan terhadap hasil karya / cipta yang dibuat. Nantinya jika usaha semakin besar, merek atau nama brand akan tetap terlindungi dan menjadi milik pencipta atau perusahaan seutuhnya,” ungkap Smartlegal.id, patform edukasi legal yang juga merupakan partner DSC 2022.

  1. Memiliki Daya Saing Lebih Tinggi
Baca juga :   Borrower Akseleran Tumbuh 141% Pada 2021, Penyaluran Juga Meluas di Luar Jawa

Untuk perusahaan kecil, HKI dapat memberi kemampuan dan kesempatan untuk bersaing dengan perusahaan yang lebih besar. Hal ini terkait dengan riset dan pengembangan. Jika perusahaan besar dapat menginvestasikan banyak biaya dalam R&D-nya, dengan HKI perusahaan kecil dapat bersaing dengan lebih efektif.

Memiliki HKI juga bisa mendorong kreativitas dan semangat para pelaku bisnis untuk berinovasi karena telah mendapat perlindungan untuk bisa mengeskalasi bisnisnya lebih cepat.

  1. Peluang Dilirik Investor

Memiliki HKI merupakan prestasi tersendiri bagi pelaku bisnis, dan hal ini tentu saja akan memberi nilai lebih bagi perusahaan maupun bagi founder-nya. Hal ini akan memudahkan perusahaan dalam mencari modal ventura, karena para investor akan merasa lebih tenang dan yakin saat investasi mereka dilindungi oleh HKI.Walaupun bukan yang utama, memiliki HKI bagi usaha kecil cukup menjadi hal yang fundamental. Apalagi jika produk atau penemuan yang dihasilkan benar-benar baru dan inovatif di bidangnya.

Baca juga :   Gopay Dan Baznas Permudah Donasi Lewat Inovasi Zakat Digital

 

STEVY WIDIA

 

Tags: Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum & HAM (DJKI Kemenkumham)Hak Kekayaan Intelektual (HKI)merekUMKM
Previous Post

Rupiah Digital Dapat Meningkatkan Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia?

Next Post

Hari Persahabatan Sedunia 2022, Telegram Hadirkan Sticker Animasi dan Emoji Interaktif

Related Posts

QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
Load More
Next Post
OYO

Hari Persahabatan Sedunia 2022, Telegram Hadirkan Sticker Animasi dan Emoji Interaktif

Zoom

Zoom Kini Tersedia Dalam Bahasa Indonesia

99 Group

99 Group Raih Pendanaan US$52 Juta, Siap Ekspansi ke Pasar Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version