Sabtu, 3 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Peringkat Smart City di Indonesia Stagnan, Kemacetan dan Korupsi Jadi Masalah Utama

9 April 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Telkomsel Hadirkan Pemanfaatan Teknologi 5G Standalone Pertama di Indonesia

Sistem smart city di IKN memanfaatkan teknologi 5G SA Telkomsel. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Peringkat smart city sejumlah kota di Indonesia tercatat stagnan berdasarkan hasil riset Smart City Index 2025 yang diterbitkan oleh IMD World Competitiveness Center (WCC). Peringkat Jakarta bahkan tersalip oleh Ho Chi Minh asal Vietnam, yang tahun lalu berada di bawah peringkat Jakarta.

Tahun ini, peringkat Jakarta tercatat tetap berada di peringkat 103 seperti tahun lalu. Selain itu kota Medan dan Makassar yang juga masuk dalam daftar. Namun, peringkat kedua kota ini pun tidak mengalami perubahan signifikan. Peringkat Medan bahkan turun satu peringkat dari 112 ke posisi 113 tahun ini. Sementara Makassar, naik satu peringkat dari 115 pada 2024 ke posisi 114 di 2025.

Tiga kota di Indonesia ini kalah dari sejumlah kota dari negara-negara Asia Tenggara lain seperti Singapura, Kuala Lumpur (Malaysia), Bangkok (Thailand), Hanoi (Vietnam) hingga Ho Chi Minh (Vietnam). Untuk kawasan Asia Tenggara, peringkat kota-kota di Indonesia hanya unggul dari Manila (Filipina).

Bahkan, dalam lima tahun terakhir, peringkat smart city Jakarta, Medan dan Makassar terus anjlok, hingga kini berada pada posisi di bawah 100 kota dunia.

“Di berbagai belahan dunia, kota-kota besar memang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dan menarik urbanisasi. Namun, keberhasilan ini sering diiringi pula dengan kenaikan biaya hidup yang signifikan,” kata Arturo Bris, Direktur WCC dikutip Rabu (9/4/2025).

IMD Smart City Indeks merupakan penelitian tahunan yang mengukur tingkat persepsi masyarakat mengenai seberapa cerdas dan maju kota mereka. Penelitian ini mendefinisikan kota pintar sebagai kota yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, teknologi, kelestarian lingkungan, dan inklusi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Pengukuran hasil riset dilakukan dengan mengumpulkan data dari 39 survei yang mewakili opini dari berbagai lapisan masyarakat.

Menurut hasil survei, masalah kemacetan dan korupsi adalah dua masalah utama yang menjadi perhatian warga Jakarta, Medan dan Makassar.

Selain itu, penelitian ini juga menyoroti soal harga hunian yang makin tidak terjangkau di berbagai kota-kota besar dunia yang masuk dalam IMD Smart City Indeks 2025. Mahalnya harga hunian di kota-kota besar sudah menjadi isu global. Keterbatasan ketersediaan perumahan yang terjangkau tidak lagi jadi masalah rumah tangga dengan pendapatan rendah, tapi kini sudah berdampak pada kelas menengah.

Untuk mengukur hal ini, IMD secara spesifik menanyakan apakah warga mengalami kesulitan untuk menemukan hunian dengan biaya sewa yang sama atau kurang dari 30% dari rata-rata gaji bulanan mereka. Untuk Indonesia, kurang dari 20% warga yang menyatakan kalau biaya hunian mereka di Jakarta berkisar 30% gaji bulanan. Selain itu, hanya 10 persen warga Medan yang menemukan harga hunian yang berkisar 30% gaji bulanan.

“Kami melihat adanya jurang kesenjangan antara pertumbuhan gaji penduduk perkotaan dengan harga hunian sewa dan beli yang terus naik signifikan,” ujar Arturo.

Berikut daftar peringkat smart city sejumlah kota di Asia Tenggara menurut IMD Smart City Indeks 2025:

  1. Singapura diperingkat 9, dari turun 4 peringkat tahun ini dari posisi 5 tahun lalu,
  2. Kuala Lumpur diperingkat 65, naik 8 peringkat tahun ini dari posisi 73 tahun lalu,
  3. Bangkokdiperingkat 86, turun 2 peringkat tahun ini dari posisi 84 tahun lalu,
  4. Hanoi diperingkat 88, naik 8 peringkat dari posisi 97 tahun lalu,
  5. Ho Chi Minh diperingkat 100, naik 4 peringkat dari posisi 104 tahun lalu,
  6. Jakarta diperingkat 103, stagnan dari posisi tahun lalu,
  7. Medan diperingkat113, turun 1 peringkat dari posisi 112 tahun lalu,
  8. Makassar diperingkat 114, naik 1 peringkat dari posisi 115 tahun lalu,
  9. Manila diperingkat 125, turun 4 peringkat dari posisi 121 tahun lalu.

 

STEVY WIDIA

Tags: Smart Citysmart city index 2025World Competitiveness Center (WCC)
Previous Post

Bank Digital Krom Bukukan Pendapatan Bersih Rp965 Miliar di 2024, Naik 125%

Next Post

BCA Implementasikan QRIS TAP Pada Lebih dari 324 Ribu Merchant Mitra

Related Posts

Aplikasi Smart City OneSmile Sinar Mas Land
Technology

Aplikasi Smart City OneSmile Hubungkan Layanan Township dan Komunitas Digital

22 September 2026
0
Soul Parking Teknologi Parkir Indonesia
Startup & Entrepreneurship

Atasi Kebutuhan Lahan Parkir, Soul Parking Ekspansi Teknologi ke Berbagai Kota di Indonesia

15 September 2026
0
mBrace Sinar Mas Land
Technology

Kembangkan Ekosistem AI di BSD City, Sinar Mas Land Luncurkan mBrace

16 Juli 2026
0
Load More
Next Post
BCA UMKM Fest 2025

BCA Implementasikan QRIS TAP Pada Lebih dari 324 Ribu Merchant Mitra

Sinergi InterSystems dan ICS Compute Dukung Interoperabilitas Data Kesehatan di Indonesia

Sinergi InterSystems dan ICS Compute Dukung Interoperabilitas Data Kesehatan di Indonesia

Lazada

Laporan Lazada: 76% Penjual eCommerce Asia Tenggara Butuh Dukungan untuk Adopsi AI

Discussion about this post

Recent Updates

National Innovation Challenge 2026

Kembangkan Solusi Lingkungan, Tim SMAN 21 Jakarta Raih Juara National Innovation Challenge

2 Oktober 2026
Clarissa - beasiswa Garuda

Penerima Beasiswa Garuda Kembangkan Startup dan Dapat Pendanaan di AS

2 Oktober 2026
Indosat AI

Indosat Masuk Babak Baru, Perluas Ekosistem AI dan Targetkan 2 Juta Talenta Digital

2 Oktober 2026
Pendapatan ASLC tumbuh

Optimalkan Lini Bisnis Mobil Bekas, Pendapatan ASLC Tumbuh 31,9% Jadi Rp590 Miliar

2 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
National Innovation Challenge 2026

Kembangkan Solusi Lingkungan, Tim SMAN 21 Jakarta Raih Juara National Innovation Challenge

2 Oktober 2026
Clarissa - beasiswa Garuda

Penerima Beasiswa Garuda Kembangkan Startup dan Dapat Pendanaan di AS

2 Oktober 2026
Indosat AI

Indosat Masuk Babak Baru, Perluas Ekosistem AI dan Targetkan 2 Juta Talenta Digital

2 Oktober 2026
Pendapatan ASLC tumbuh

Optimalkan Lini Bisnis Mobil Bekas, Pendapatan ASLC Tumbuh 31,9% Jadi Rp590 Miliar

2 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version