youngster.id - Sinar Mas Land terus memperkuat integrasi layanan kawasan melalui aplikasi smart city terpadu bernama OneSmile. Platform community app yang dikembangkan sejak 2021 ini dirancang untuk menyatukan kebutuhan penghuni, pelaku usaha, pengunjung, hingga pengelola kawasan dalam satu ekosistem digital yang efisien dan interaktif.
Hingga saat ini, aplikasi OneSmile telah diimplementasikan di dua kawasan township unggulan Sinar Mas Land, yakni BSD City (Tangerang) dan Grand City Balikpapan (Kalimantan Timur), dengan basis pengguna aktif mencapai lebih dari 100.000 pengunduh.
Integrasi Fitur Berbasis AI dan Layanan Warga
Sebagai platform digital serba ada, OneSmile menyediakan berbagai fitur utama untuk mempermudah aktivitas harian masyarakat dan pengelolaan lingkungan township. Kemudahan ini dimulai dari Layanan Pembayaran dan Tagihan yang memfasilitasi pembayaran Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) serta utilitas air secara transparan dan praktis secara online.
Platform ini juga menghadirkan Kanal UMKM dan Forum Komunitas guna menyediakan wadah interaksi antarwarga serta saluran pemasaran digital khusus bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Untuk mempercepat akses informasi, pengguna dapat memanfaatkan Fitur AI ‘Tanya OSA’, yakni asisten virtual chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) yang siap memberikan respons dan informasi seputar kawasan township secara cepat dan interaktif.
Selain itu, aplikasi ini dilengkapi akses ke Fasilitas Umum & Program Loyalitas melalui layanan Facility Booking untuk reservasi clubhouse, sport club, dan eduwisata, serta fitur Loyalty berupa poin yang dapat ditukarkan dengan voucher makanan hingga hiburan. Khusus bagi warga dan pengunjung BSD City, tersedia Layanan Transportasi & Lalu Lintas BSD City yang mencakup pemantauan kondisi ruas jalan via CCTV real-time, informasi jadwal armada bus gratis BSD Link, hingga akses portal berita kawasan seperti Berita BSD, Event BSD, Jelajah BSD, dan Satu BSD.
Chief Executive Officer OneSmile, Yohanes Zega, menjelaskan bahwa keberhasilan aplikasi ini berfokus pada kemampuannya menjawab permasalahan operasional dan kebutuhan riil warga.
“Melalui OneSmile, kami mengintegrasikan berbagai layanan bagi penghuni, pelaku usaha, pengunjung, dan pengelola kawasan dalam satu platform. Bagi kami, keberhasilan OneSmile tidak hanya diukur dari jumlah pengguna, tetapi juga dari sejauh mana layanan yang tersedia mampu membantu menyelesaikan kebutuhan warga secara lebih cepat dan efisien,” ujar Yohanes, dikutip Selasa (22/9/2026).
Raih Penghargaan Sektor Inovasi Digital (IN-Apps 2026)
Atas kontribusinya dalam membangun ekosistem digital di tingkat kawasan, OneSmile meraih penghargaan kategori Private Sector Innovation/Corporate Smart Initiative/Commercial Solution Provider pada ajang IN-Apps 2026 Digital Application Award.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, kepada CEO OneSmile Yohanes Zega. Ajang yang diinisiasi Kemenekraf/Bekraf ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Apps Summit (IN-Apps) 2026 menuju World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.
Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa inovasi aplikasi menjadi salah satu pendorong ekonomi nasional, di mana subsektor aplikasi mencatatkan investasi sebesar Rp54,18 triliun pada 2025 dari total investasi ekonomi kreatif senilai Rp183,01 triliun.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post