Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Santanu, Situs Pemantau Hujan dari LAPAN

4 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Santanu, Situs Pemantau Hujan dari LAPAN

Aplikasi radar hujan Santanu. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Masuk musim penghujan seperti saat ini, membuat para ahli dari Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (PSTA) LAPAN mengembangkan radar hujan bernama Sistem pemantau hujan (Santanu).

“Radar ini dapat memantau hujan hingga radius 44 kilometer,” ujar Asif Awaludin, Peneliti Muda PSTA di Bandung melalui keterangan pers Jumat (4/12/2020) di Jakarta.

Radar hujan dipasang di kantor-kantor milik LAPAN seperti di Bandung dan Bogor. Selain itu, beberapa radar hujan juga dipasang di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seperti di Sukabumi, Jawa Barat. Radar hujan berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang dihibahkan ke BPBD. LAPAN dalam hal ini membantu dalam pembuatan dan pemasangannya.

Baca juga :   StickEarn Raih Pendanaan Awal Rp 13,5 M

Selanjutnya, radar ini akan dipasang yaitu di Kota Bima, dan Kota Sorong. Pada pertengahan Desember ini, harapannya radar hujan Santanu sudah beroperasi. Selain itu, radar hujan juga telah memantau daerah Lembang, Sumedang, Pontianak, Kototabang, dan Sadeng. Radar hujan Santanu ini terbukti sangat akurat, beberapa media cetak maupun daring ada yang berkunjung dan mencobanya.

Pada laman radar hujan ini bisa diakses dengan mudah oleh publik, tampilannya terbagi tiga. Peta dan radar hujan berukuran besar menampilkan kondisi hujan hingga radius 44 kilometer dari lokasi radar, sedangkan pada bagian kanan atas ada peta yang bisa diperbesar dan melihat informasi lebih detil, termasuk kondisi perubahan hujan per dua menit.

Baca juga :   Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara Akan Dipentaskan 30 Kali

Warna pada sebaran awan menggambarkan tingkat intensitas hujan, mulai dari ringan, sedang, hingga lebat. Santanu juga menampilkan luas area yang diguyur hujan. Selain itu pergerakan awan hujan juga bisa diketahui arahnya. Ada 14 corak warna bertingkat dari biru muda hingga ungu. Warna biru tua menandakan hujan ringan, sementara warna hijau mengindikasikan hujan deras.

“Yang perlu di waspadai adalah hujan warna hijau yang cakupannya cukup luas, karena berarti hujannya menjangkau hulu hingga hilir sungai,” ujar Asif. Dengan kombinasi durasi waktu hujan, kondisi itu bisa mengindikasikan awal terjadinya banjir. Namun tetap perlu dikonfirmasi dengan pengamatan lokal.

FAHRUL ANWAR

Tags: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (PSTA) LAPANRadar hujan SantanuSantanu
Previous Post

2020 Ruangguru Siap Ekspansi dan Tingkatkan SDM

Next Post

Gojek dan Pemprof DKI Kerjasama Tanggap Darurat Banjir

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Gojek dan Pemprof DKI Kerjasama Tanggap Darurat Banjir

Gojek dan Pemprof DKI Kerjasama Tanggap Darurat Banjir

WhatsApp!

Lebih dari 100 Miliar Pesan Pribadi WhatsApp Terkirim di Tahun Baru

Huawei Mate 30 Pro Masih Menarik Pasar Indonesia Meski Tanpa Google

Gantikan Peran Google, Huawei Kembangkan HMS

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version