Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sayurbox Targetkan Ekspansi Lokasi dan Layanan

18 Maret 2021
in Headline, News
Reading Time: 3 mins read
Amanda Susanti

Amanda Susanti, Co-founder & CEO Sayurbox (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Usaha rintisan pertanian berbasis teknologi Sayurbox menargetkan tahun ini akan melakukan ekspansi, baik dari segi lokasi maupun layanan. Untuk lokasi, selain telah melayani ribuan konsumen di Jabodetabek, Surabaya, dan Bali, Sayurbox juga akan hadir di Bandung.

“Dari segi layanan, Sayurbox menambah layanan next-day delivery untuk pengantaran hari esoknya serta instant delivery untuk pengiriman secepatnya, yaitu sekitar 30 menit sampai 1 jam, di lokasi tertentu,” ungkap Amanda Susanti, Co-founder & CEO Sayurbox, kepada youngster.id beberapa waktu lalu.

Menurut Amanda, untuk menopang target tersebut beberapa upaya dan startegi telah dilakukan Sayurbox. Misalnya, dalam mempertahankan supply-chain yang sustainable dan berkelanjutan, Sayurbox melakukan pendekatan yang baik dengan petani lokal. Ia membangun kerja sama sebagai mitra dan Sayurbox bertanggung jawab memberikan edukasi kepada petani agar menghasilkan produk dengan kualitas yang unggul.

Namun membangun relasi yang baik tidaklah cukup. Untuk itu, Sayurbox terus memberikan literasi penggunaan teknologi informasi kepada petani lokal. Tujuannya agar para mitra dapat terbiasa dengan perkembangan teknologi dalam mengupayakan pendekatan sosial dengan konsumen.

Sebagai perusahaan berbasis teknologi, tentu Amanda melihat pentingnya infrastruktur teknologi yang andal agar dapat memenuhi permintaan konsumen. “Ketika baru berdiri, Sayurbox menggunakan sistem file-based yang sederhana. Namun, seiring perusahaan bertumbuh, Sayurbox perlu mencari dan menemukan infrastruktur teknologi yang lebih baik dan scalable untuk menjawab kebutuhan perusahaan,” ungkapnya.

Baca juga :   Vertical Garden Solusi Taman di Lahan Sempit

Apalagi ketika awal Pandemi Covid-19, Sayurbox mengalami lonjakan permintaan yang tinggi. Kondisi ini yang mendorong, Amanda memutuskan untuk migrasi ke cloud AWS. “Sayurbox menggunakan solusi AWS secara end-to-end dari hulu ke hilir yakni dari petani, logistik, hingga digunakan oleh pelanggan untuk mengakses layanan Sayurbox. Sehingga layanan kami dapat memuaskan dengan proses yang sudah digital,” ujarnya.

Hal ini mendorong perkembangan teknologi Sayurbox untuk melakukan agregasi dengan pemodelan data untuk mempertemukan antara konsumen, petani, dan mitra pengemudi dan memetakan jalur distribusi yang semakin efisien.

“Misalnya, kami menambah layanan untuk konsumen pesan lebih malam dengan produk datang lebih pagi. Bahkan di sejumlah wilayah dan untuk produk tertentu dapat tersedia dalam waktu 6-8 jam, delivery same day dan delivery instant,” tambahnya lagi.

Dengan dukungan teknologi, kini Sayurbox bisa melakuan ekspansi dengan menambah variasi item. Jika sebelumnya mereka hanya menyediakan produk buah-buahan dan sayuran, kini sudah ada ikan, daging, susu dan snack. Semua itu dikurasi dengan baik dan informasi lengkap seperti lokasi panen hingga informasi pemasok.

Baca juga :   Menjanjikan, Tiga Startup Climate Tech di Asia Tenggara yang Patut Diperhatikan Investor

Hingga saat ini, platform dengan slogan “klik, panen, kirim” ini sudah bekerjasama dengan ratusan perkebunan dan mitra petani lokal untuk melayani puluhan ribu pelanggan yang tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek dan Bandung. Bahkan, sepanjang tahun 2019 lalu, Sayurbox sudah berhasil menjual sebanyak 1.8 juta kg buah dan sayur dengan total pengiriman sekitar seribu pengiriman yang dilakukan dalam sehari.

Selain itu, lewat aplikasi Sayurbox ini, Amanda berhasil memotong rantai panjang distribusi hasil panen yang rumit, memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk-produk sayur dan buah-buahan yang segar dan sehat. Dan, tentunya memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan para petani tradisional.

Tak hanya sampai di sana, lanjut Amanda, Sayurbox pun berkomitmen dalam memangkas penggunaan sampah plastik untuk membungkus produk-produk hasil pertaniannya. Sayurbox menggunakan wadah tertentu dalam mengemas sayur dan buah-buahan yang akan dikirimkan kepada konsumen

Baca juga :   Bambang Setiawan : “Program The NextDev untuk mendorong anak muda lebih kreatif dan produktif”

“Kami menambah variasi item agar pelanggan dapat memperoleh semua kebutuhannya dengan lebih mudah, segar dan nyaman,” ucap perempuan yang berhasil masuk daftar Forber Under 30 kategori Industri, Manufacturing & Energy di tahun 2019.

Menurut Amanda, menjaga kualitas menjadi kunci bagi Sayurbox dalam mempertahankan kepercayaan konsumen. Karena tidak jarang beberapa konsumen merasa kurang yakin dengan kualitas kematangan buah yang hanya terlihat dari gambar. Pentingnya menjaga kepercayaan ini perlu dikembangkan lagi bagi Sayurbox ke depannya.

“Kami memiliki standar dalam kemitraan dengan petani seperti, pemanenan yang bebas pestisida, memiliki sertifikat organik, dan melihat bagaimana proses pendistribusian produk yang mereka biasa lakukan. Karena itu kami berharap kedepan Sayurbox dapat menjadi leading dalam supply produk segar di Indonesia dan membantu petani dan supplier dalam mengembangkan teknologi bagi kesejateraan petani dan masyarakat,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Previous Post

Pentingnya Cloud Penuhi Kebutuhan Bisnis di Tengah Ketidak-pastian Pandemi

Next Post

Dorong Transformasi Digital, Cashlez Jajaki Pasar Tradisional

Related Posts

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional
Industry

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
0
ITSEC Asia
Industry

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
0
KPPU Fintech
Digital Business

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Cashlez Direksi

Dorong Transformasi Digital, Cashlez Jajaki Pasar Tradisional

Digital Learning Program, Upaya Tingkatkan Akses Pendidikan Digital Kaum Muda Marjinal

Digital Learning Program, Upaya Tingkatkan Akses Pendidikan Digital Kaum Muda Marjinal

GopayuntukPrakerja

1,5 Juta Peserta Kartu Prakerja Terlibat Dalam #GoPayuntukPrakerja

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version