Dukung Ekspansi, Advance Intelligence Group Suntik Modal Atome Financial US$149 Juta

Atome Financial

Dukung Ekspansi, Advance Intelligence Group Suntik Modal Atome Financial US$149 Juta (Foto: Istimewa)

youngster.id - Induk perusahaan teknologi finansial, Advance Intelligence Group, melakukan suntikan modal baru sebesar US$149 juta (sekitar Rp2,3 triliun) kepada anak usahanya, Atome Financial. Langkah ini memperkuat posisi finansial Atome hanya beberapa bulan setelah bisnis pembiayaan konsumen tersebut memperoleh fasilitas utang sindikasi.

Menurut DealStreetAsia yang mengutip data regulator Singapura (ACRA), suntikan modal ini dilakukan melalui skema langganan saham.

“Advance Intelligence menyerap sekitar 38 juta saham biasa Atome Financial dengan harga US$3,90 per lembar saham,” ungkap DealStreetAsia, dikutip Kamis (7/5/2026).

Suntikan modal segar ini mengikuti keberhasilan Atome dalam memperbarui dan meningkatkan fasilitas utang sindikasi menjadi US$345 juta pada Januari lalu. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan paket utang tahun 2024 yang sebesar US$200 juta.

Atome Financial, yang mengoperasikan platform buy now, pay later (BNPL) Atome, mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2024 dengan meraih laba tahunan penuh pertamanya. Pendapatan operasional perusahaan naik 63% (yoy) menjadi US$236 juta, sementara nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Volume) melampaui US$2 miliar atau tumbuh 50% dibanding tahun 2023.

Advance Intelligence Group merupakan ekosistem teknologi yang mencakup pembiayaan konsumen, pinjaman digital, skor kredit, deteksi penipuan, hingga solusi AI untuk korporasi. Grup ini didukung oleh deretan investor kelas dunia seperti SoftBank Vision Fund 2, Warburg Pincus, Northstar Group, dan EDBI.

Pada tahun 2021, grup ini meraih pendanaan lebih dari US$400 juta yang melambungkan valuasinya di atas US$2 miliar. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Advance Intelligence tengah mempertimbangkan penggalangan dana ekuitas baru senilai lebih dari US$200 juta, yang berpotensi mendorong nilai perusahaan hingga mencapai US$3 miliar.

Di Indonesia, Atome Financial beroperasi melalui PT Atome Finance Indonesia, sebuah perusahaan pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) dan multifinance yang telah resmi berizin serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berfokus pada pembiayaan belanja konsumen dan bukan pinjaman tunai langsung, Atome menawarkan opsi cicilan dengan bunga 0% di berbagai merchant populer, baik secara online maupun offline. Ekosistem mitranya mencakup jaringan ritel ternama seperti MAP Group, Sephora, Zara, Mango, hingga Food Hall, yang memungkinkan pengguna berbelanja kebutuhan gaya hidup dengan lebih fleksibel.

Selain layanan BNPL, Atome juga menghadirkan inovasi berupa Atome Card. Produk ini merupakan kartu belanja hasil kolaborasi dengan Bank Mayapada yang didukung oleh jaringan Visa untuk menjangkau akseptasi yang lebih luas. Dalam menjalankan operasionalnya, Atome mengedepankan aspek kepatuhan, termasuk dalam proses penagihan di mana perusahaan berpotensi menggunakan tenaga lapangan (debt collector) jika terjadi keterlambatan pembayaran, guna memastikan kesehatan portofolio pembiayaan sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan suntikan modal terbaru ini, Atome Financial diprediksi akan semakin agresif dalam memperluas jangkauan layanan keuangan digitalnya di pasar Asia Tenggara dan sekitarnya. (*AMBS)

 

Exit mobile version