Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Bangun Startup Digital Yang Sehat Hindarkan Dari Krisis Keuangan

10 Agustus 2022
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Startup Digital Sehat

Chief Executive Officer BNI Ventures Eddi Danusaputro. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup di dunia tengah mengalami “musim dingin”. Hal itu terlihat dari maraknya perusahaan rintisan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Di Indonesia hal ini terjadi pada TaniHub, Zenius, LinkAja, Pahamify, JD.ID, dan Lummo. Investor pun menahan diri untuk berinvestasi pada startup.

Untuk menghadapi fenomena ini, Chief Executive Officer BNI Ventures Eddi Danusaputro mengatakan, fenomena bocornya startup bubble ini salah satu penyebabnya adalah karena startup terlalu bergantung pada pendanaan dan pemodal ventura.

“Untuk itu penting bagi banyak pihak, mulai dari pemilik startup, pemilik modal, hingga pemerintah untuk memberikan edukasi dalam membangun startup yang sehat, baik secara keuangan maupun manajemen,” ungkap Eddi dalam acara Startup Digital Sehat Untuk Pondasi Ekosistem Digital Kuat, Selasa (9/8/2022).

Menurut dia, dengan startup yang sehat maka dapat mengoptimalkan potensi dan membangun ekosistem yang kuat. ”Saat semua pihak telah berupaya menciptakan healthy startup, kita dapat mencegah terjadinya krisis keuangan di skala nasional,” ujarnya.

Berdasarkan pengalamannya selama bertahun-tahun, Eddi mengungkapkan bahwa investasi memang tidak selalu berhasil, ada hal-hal yang bisa diperhatikan untuk mendukung keberhasilan investasi dan perkembangan perusahaan.

“Melakukan investasi ke startup merupakan hal yang menguntungkan dan bisa berdampak luar biasa positif terhadap ekonomi Indonesia karena dapat membuka lapangan kerja, inovasi, dan lainnya,” paparnya.

Namun, dibutuhkan kesabaran yang luar biasa karena tidak ada sesuatu yang dapat diraih secara instan. Oleh karena itu, dalam hal ini tentu yang tidak boleh dilewatkan adalah pentingnya memberikan edukasi kepada shareholder, investor, maupun masyarakat terkait dengan cara dan sistem investasi, risiko, maupun segala hal yang harus dilakukan.

“Kalau invest ke startup, biasanya ambil berapa puluh persen? Sebagai investor kami prefer menjadi minoritas. Orang kan selalu berpikir sebagai investor kalau masuk ke sebuah startup mau ambil 51% atau lebih, tapi enggak, itu counter productive karena yang paling mengerti industri tersebut, produk tersebut, kan founder-nya. Jadi kami harus berani mengambil minoritas, misalnya 10-15%, dan biarkan founder-nya berkreasi,” ungkap Eddie.

Di sisi lain, dia juga menekankan pentingnya meletakkan kepercayaan sebagai investor terhadap founder untuk melakukan inovasi dan berkreasi dalam mengembangkan bisnisnya.

Meskipun pihak investor memiliki kesempatan untuk ikut serta secara aktif dalam mengelola perusahaan, Eddie menyarankan untuk lebih baik tidak menaruh orang (perwakilan investor) sebagai dewan direksi dan lebih baik menempatkan orang pada posisi perwakilan di dewan komisaris supaya founder dapat menjalankan perusahaannya semaksimal mungkin.

Selain itu, interaksi antara investor dan founder adalah satu hal penting yang harus terus diperhatikan sehingga tidak ada kesalahpahaman yang dapat menjadi batu sandungan bagi perusahaan karena perbedaan keinginan terhadap perusahaan. Investor boleh saja ikut campur terkait dengan penggunaan dana yang sustainable atau tidak.

“Kesalahan yang seringkali terjadi adalah pada pihak founder startup yang tidak memahami visi yang ia buat. Pada awal mendirikan startup, kebiasaan buruk yang sering dilakukan adalah pada penciptaan visi yang terlalu jangka pendek maupun visi jangka panjang yang terlalu lama,” ungkapnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: BNI VenturesChief Executive Officer BNI Ventures Eddi Danusaputropemodal venturastartup
Previous Post

MyRepublic Luncurkan Paket Khusus Untuk Bermain Game Online

Next Post

Keamanan Siber Indonesia Terburuk di Asia

Related Posts

Aspire for Startups 2026
Startup & Entrepreneurship

Dukung Startup Awal, Aspire Luncurkan Program Insentif dan Uji Coba AI Senilai US$500.000

13 Mei 2026
0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad
Startup & Entrepreneurship

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
0
L'Oreal Big Bang 2026
Startup & Entrepreneurship

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Keamanan Siber Indonesia

Keamanan Siber Indonesia Terburuk di Asia

Trinity

Trinity Ajak Kreator Film Lokal Produksi Karya di Platform OTT

Acer for education

Melalui IOI 2022, Acer Dukung Perkembangan Dunia Pendidikan di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version