youngster.id - Kebutuhan talenta digital berbasis artificial intelligence (AI) di Indonesia terus meningkat, tapi jumlah yang benar-benar siap kerja masih terbatas. Di tengah kondisi ini, Telkomsel kembali menghadirkan IndonesiaNEXT 2026—program pengembangan talenta digital yang dirancang khusus buat bantu anak muda naik level dan lebih siap masuk ke industri berbasis AI.
Masuk tahun ke-10, IndonesiaNEXT mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges.” Tak sekadar program pelatihan biasa, program ini membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun talenta digital Indonesia yang siap menghadapi era AI.
“Program ini kami rancang untuk membekali generasi muda dengan pembelajaran berbasis AI yang aplikatif, eksposur langsung terhadap perspektif industri, serta proses pendampingan yang konsisten dan terarah,” katanya, dikutip Rabu (15/4/2026).
Menurut Fahmi, kehadiran IndonesiaNEXT tahun ke-10 menjadi semakin relevan di tengah tingginya kebutuhan industri terhadap talenta digital. Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru setiap tahun, sementara sebagian besar perusahaan telah mulai mengadopsi AI dalam operasional mereka. Di sisi lain, integrasi teknologi AI dalam pendidikan tinggi masih tergolong terbatas, sehingga menciptakan kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan lulusan.
Melalui program ini, Telkomsel berupaya menutup gap tersebut dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realita industri. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan melalui proyek nyata dan tantangan berbasis teknologi.
Para peserta akan dibina sesuai minat dan potensinya sebagai Hustler (Project Manager), Hipster (UI/UX Designer), dan Hacker (Programmer). Pengembangan kompetensi dilakukan melalui berbagai tahapan, mulai dari Tech Based Certification, Placement Test, Ideation Bootcamp, hingga Digitalent Academy.
Tahun ini, Telkomsel juga memperkuat kurikulum pelatihan dengan sejumlah pembaruan yang dirancang untuk mempercepat kesiapan karier peserta. Mulai dari hackathon yang menantang peserta menyelesaikan masalah digital secara kreatif, role-oriented tutoring untuk pengalaman kerja nyata, hingga career coaching dan sesi 1-on-1 mentoring bersama para praktisi industri.
“Telkomsel berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia melalui IndonesiaNEXT. Sehingga mereka dapat mengembangkan potensi terbaik dan berkontribusi nyata di ekosistem digital nasional,” pungkas Fahmi.
Untuk menjangkau lebih banyak talenta muda, program ini diawali dengan roadshow IndonesiaNEXT Goes to Campus yang dimulai di Institut Teknologi Bandung pada 14 April 2026, kemudian berlanjut ke Universitas Gadjah Mada, BINUS University Bekasi, hingga Universitas Brawijaya.
Pendaftaran IndonesiaNEXT tahun ke-10 dibuka hingga 31 Mei 2026 dan dapat diakses secara online melalui laman resmi Telkomsel.
Sejak pertama kali diluncurkan, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi. Program ini juga telah memberikan lebih dari 9.000 sertifikasi berstandar industri—sebuah kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post