youngster.id - Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tengah peluang tersebut, Living Lab Ventures (LLV), meluncurkan Innovation Lab (Innolab). Hal ini untuk membantu perusahaan global memasuki pasar Indonesia dan mengembangkan peluang bisnis melalui kemitraan strategis.
Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto, mengatakan Innolab dirancang untuk membantu perusahaan global beralih dari tahap penjajakan pasar menuju pengembangan peluang bisnis yang konkret dan berkelanjutan.
“Bagi LLV, Innolab tidak hanya memfasilitasi akses pasar, tetapi juga mendorong kolaborasi pengembangan teknologi di sektor strategis,” ujar Bayu dikutip Kamis (22/10/2026).
Melalui program ini, perusahaan global dapat memahami kebutuhan konsumen Indonesia, menguji relevansi teknologi dan model bisnis, serta menjajaki kerja sama dengan mitra dan pemangku kepentingan lokal. Pendekatan tersebut juga memungkinkan perusahaan memvalidasi peluang bisnis sebelum menerapkan solusi dalam skala yang lebih luas.
Innolab menyasar sejumlah sektor strategis, mulai dari energi terbarukan, kesehatan digital, semikonduktor generasi terbaru, logistik berkelanjutan, hingga solusi lingkungan. Melalui kolaborasi pengembangan teknologi atau co-innovation, LLV ingin mempertemukan kebutuhan industri dengan inovasi yang berpotensi diterapkan secara nyata.
Program ini memiliki tahapan terstruktur, dimulai dari discovery untuk mengidentifikasi peluang, dilanjutkan dengan use case validation untuk memvalidasi kebutuhan dan penggunaan solusi, hingga percepatan eksperimen melalui pembuatan bukti konsep atau proof of concept (POC).
Uji Solusi Sebelum Komersialisasi
Selaku perusahaan corporate venture capital yang berinvestasi lintas sektor di Asia Tenggara, LLV mengusung pendekatan Real Co-Innovation Delivery yang menggabungkan area pengujian lapangan, dukungan tenaga ahli, serta proses inovasi yang kolaboratif dan fleksibel.
Pelaksanaannya mencakup pencocokan perusahaan rintisan dengan pemilik kekayaan intelektual, penjajakan kemitraan bisnis secara terstruktur, evaluasi teknis berdasarkan target pencapaian, serta validasi pasar melalui uji coba dan riset pengguna. Innolab juga menyediakan pendampingan dari ahli lokal dan global serta akses ke teknologi mutakhir.
Dengan memanfaatkan lingkungan perkotaan seperti BSD City, perusahaan global dan perusahaan rintisan dapat menguji produk serta menyempurnakan solusi berdasarkan kebutuhan nyata sebelum memasuki tahap komersialisasi.
Kumpul, sebagai mitra ekosistem Innolab, turut mendukung upaya menghubungkan perusahaan global dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus membuka peluang pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat Indonesia.
Melalui Innolab, LLV berupaya mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan pasar Indonesia sekaligus mendorong kolaborasi antara perusahaan rintisan dan korporasi. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi industri dan masyarakat serta membuka peluang pertumbuhan bisnis jangka panjang.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post