Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak 176% Jadi US$13,5 Miliar, Jakarta Barat Peringkat Dua

6 Oktober 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 3 mins read
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak 176% Jadi US$13,5 Miliar, Jakarta Barat Peringkat Dua (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Total pendanaan startup teknologi di kawasan Asia Tenggara melonjak signifikan hingga 176% secara tahunan (year-on-year) menjadi US$13,5 miliar (sekitar Rp210 triliun) sepanjang sembilan bulan pertama (9M) tahun 2026. Lonjakan tajam ini didorong oleh hadirnya sejumlah putaran pendanaan bernilai fantastis (mega deals), meskipun jumlah transaksi secara keseluruhan justru mengalami penurunan.

Berdasarkan laporan SEA Tech – 9M 2026 dari firma riset data Tracxn, nilai investasi melonjak pesat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$4,9 miliar. Sebaliknya, volume kesepakatan (deal count) justru terkoreksi 28% menjadi 189 putaran pendanaan.

Data tersebut mengindikasikan bahwa pergerakan pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh pemusatan modal pada segmen pendanaan tahap akhir (late-stage), ketimbang pertumbuhan yang merata di seluruh tingkatan startup.

Mega Deals Tahap Akhir Kuasai Pasar

Laporan Tracxn mencatat hanya tiga transaksi besar yang menyumbang lebih dari separuh total pendanaan di kawasan ini, yakni mencapai US$7,3 miliar (54% dari total pendanaan 9M 2026 atau setara 85% dari total kenaikan tahunan).

Tiga transaksi raksasa tersebut berasal dari dua perusahaan teknologi berbasis di Singapura. Operator data center DayOne memimpin perolehan modal setelah membukukan pendanaan Seri C senilai US$2,5 miliar pada Juni 2026, menyusul putaran pendanaan awal sebesar US$2 miliar yang telah diraihnya pada Januari 2026. Sementara itu, pengembang generative video Kling AI sukses menjaring pendanaan Seri D fantastis sebesar US$2,8 miliar pada Juli 2026.

Secara keseluruhan, empat putaran pendanaan bernilai US$1 miliar atau lebih mencakup 63% dari total nilai investasi di kawasan ini. Pendanaan tahap akhir (Series C+, private equity, dan pre-IPO) melonjak lebih dari tiga kali lipat menjadi US$10,2 miliar dari sebelumnya US$3,1 miliar.

Sementara itu, pendanaan tahap awal (early-stage) cenderung melambat. Pendanaan Seri A dan B hanya mengantongi US$3 miliar dari 80 transaksi, sedangkan putaran awal (seed dan angel) mencatatkan total US$270 juta dari 90 kesepakatan.

Sektor Infrastruktur Data Center dan AI Jadi Prima Dona

Dari sisi sektoral, infrastruktur data center memimpin perolehan modal dengan total investasi US$4,7 miliar (35% dari total pendanaan regional). Sektor alat pembuat video (video-creation tools) berada di posisi kedua dengan US$2,8 miliar berkat transaksi besar Kling AI.

Posisi lima besar sektor teratas secara berturut-turut dilengkapi oleh industri sistem pembayaran (payments), robotik layanan profesional (professional-service robots), serta robotik industri (industrial robotics).

Singapura Mendominasi, Jakarta Barat Peringkat Kedua

Dari kacamata geografis, Singapura kian mempertegas dominasinya sebagai pusat keuangan startup regional. Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Singapura berhasil menggalang US$12,4 miliar atau menguasai 94% dari total pendanaan Asia Tenggara, naik dari porsi 90% pada periode yang sama tahun lalu.

Di bawah Singapura, Jakarta Barat (Indonesia) menempati posisi kedua di tingkat regional dengan berhasil mengamankan pendanaan sebesar US$270 juta. Nilai tersebut mengungguli hub utama negara tetangga lainnya seperti Bangkok (Thailand), Kuala Lumpur (Malaysia), dan Taguig (Filipina) yang masing-masing mencatatkan pendanaan di bawah US$130 juta.

Kelahiran Unicorn Melambat, Aktivitas Exit Tetap Bergeliat

Meskipun nilai pendanaan meroket, pencetakan unicorn baru (startup dengan valuasi US$1 miliar atau lebih) justru melambat. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, Asia Tenggara hanya menghasilkan satu unicorn baru, yakni ShopBack, turun dibandingkan tiga unicorn baru pada periode 9M 2025.

Di sisi lain, aktivitas merger dan akuisisi (exit strategy) turut bergeliat dengan mencatatkan sejumlah transaksi bernilai fantastis. Langkah ini diwarnai oleh akuisisi raksasa ST Telemedia Global Data Centres oleh KKR dan Singtel senilai US$5,2 miliar, serta pengambilalihan platform Buy Now Pay Later (BNPL) Atome oleh Grab dengan nilai transaksi mencapai US$1,5 miliar. Selain aksi akuisisi tersebut, ekosistem startup regional juga mencatatkan sebanyak 10 perusahaan yang resmi melantai di bursa saham melalui aksi penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO). (*AMBS)

 

Tags: Investasi Data Center AILaporan Tracxn 2026Pendanaan Startup Indonesia Jakarta BaratStartup Unicorn ShopBack
Previous Post

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

Next Post

BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin, Kembangkan Rupiah Digital Lintas Negara

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Rupiah Digital

BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin, Kembangkan Rupiah Digital Lintas Negara

Kereta Panoramic KAI

Pariwisata Indonesia Naik di 2026, Jumlah Pelanggan Kereta Panoramic KAI Mendorong 62,86%

Uji Coba Pengiriman Makanan Drone Bali

Inovasi Logistik, Grab dan SKYY Network Uji Coba Pengiriman Makanan Menggunakan Drone di Bali

Discussion about this post

Recent Updates

inDrive Student Ambassador Universitas Garut

Sasar Mahasiswa UNIGA, inDrive Buka Kesempatan Emas Lewat Program Student Ambassador

6 Oktober 2026
Uji Coba Pengiriman Makanan Drone Bali

Inovasi Logistik, Grab dan SKYY Network Uji Coba Pengiriman Makanan Menggunakan Drone di Bali

6 Oktober 2026
Kereta Panoramic KAI

Pariwisata Indonesia Naik di 2026, Jumlah Pelanggan Kereta Panoramic KAI Mendorong 62,86%

6 Oktober 2026
Rupiah Digital

BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin, Kembangkan Rupiah Digital Lintas Negara

6 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
inDrive Student Ambassador Universitas Garut

Sasar Mahasiswa UNIGA, inDrive Buka Kesempatan Emas Lewat Program Student Ambassador

6 Oktober 2026
Uji Coba Pengiriman Makanan Drone Bali

Inovasi Logistik, Grab dan SKYY Network Uji Coba Pengiriman Makanan Menggunakan Drone di Bali

6 Oktober 2026
Kereta Panoramic KAI

Pariwisata Indonesia Naik di 2026, Jumlah Pelanggan Kereta Panoramic KAI Mendorong 62,86%

6 Oktober 2026
Rupiah Digital

BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin, Kembangkan Rupiah Digital Lintas Negara

6 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version