Minggu, 22 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline STARTUP

Ini 3 Penyebab Banyak Startup Lakukan PHK

7 Desember 2022
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
startup

AWS Sedia Pendanaan Rp3,8 Triliun Buat Startup Pengembang AI Global (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belakangan ini marak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan startup baik di Indonesia maupun global. Melihat fenomena ini, Founding Partner AC Ventures Pandu Sjahrir menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan startup mengambil tindakan PHK dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Pandu, faktor pertama adalah dari sisi eksternal, seperti kenaikan suku bunga, inflasi, dan perang.

“Ada faktor perang di awal 2022 dan terjadi kenaikan suku bunga untuk penanganan inflasi. Kenaikan suku bunga ini mempengaruhi cost of capital yang terjadi di pasar,” kata Pandu, Selasa (6/12/2022).

Faktor kedua adalah ekspektasi yang tinggi dari investor setelah melihat siklus bisnis atau business cycle yang terjadi dengan sangat cepat bagi perusahaan, khususnya sektor teknologi ketika momentum pandemi Covid-19.

Baca juga :   Travelstop Raih Pendanaan US$3 Juta

“Ini bisnis cycle yang amat cepat. Saat tahun 2020 terjadi pandemi, suku bunga menurun, pemerintah membantu dan banyak tumbuh perusahaan teknologi karena banyak shifting dari offline to online. Banyak perusahaan teknologi berkembang lebih cepat dari yang diharapkan selama 2020 sampai 2021,” lanjutnya.

Pandu juga membantah kalau besarnya gaji talenta digital startup sebagai penyebab terjadinya badai PHK, karena SDM bukan menjadi pengeluaran terbesar perusahaan startup. Besarnya gaji yang diberikan itu adalah sebuah tren untuk mendapat talenta terbaik di beberapa tahun lalu, dan tahun ini sudah semakin menurun.

Menurut Pandu, yang menjadi faktor ketiga terjadinya badai PHK adalah karena beberapa tahun lalu perusahaan banyak melakukan bakar uang sebagai strategi mendapatkan pasar yang besar.

Baca juga :   Pemerintah Promosikan Startup Indonesia di Hannover Messe 2023

“Anggaran perusahaan terbesar bukan di sumber daya manusia. Banyak perusahaan kini refokus pada bisnis mereka dan dan mengurangi burning cost, entah itu di marketing cost, business processing cost, semuanya itu dikurangi secara signifikan,” ungkapnya.

Menurut Pandu, tahun 2023 akan mengubah bentuk startup setelah badai PHK ini. Katanya, PHK telah mengajarkan perusahaan untuk kembali pada fokus bisnis mereka dan mengutamakan mengejar profit alih-alih mengejar pasar yang luas (market share).

“Saya optimis pada 2023 karena banyak reshaping dari sisi industri. Mungkin akan ada yang merger, konsolidasi, dan pemenang dari ini akan jadi ultimate winner 5-10 tahun ke depan. Untuk perusahaan startup baru kemungkinan kualitas di 2023 bisa sangat bagus karena kualitas founder sudah berpikir bukan market share tetapi cari solusi yang pas dengan capital yang tidak terlalu besar,” pungkasnya.

Baca juga :   Investasi Startup dan Akuisisi Jumbo, Google Dominasi Ekosistem Venture Global

 

STEVY WIDIA

Tags: AC VenturesPandu SjahrirPHKstartup
Previous Post

East Ventures Sudah Kucurkan Rp15 Triliun Dana Kelolaan Pada 2022

Next Post

Nusantara Academy Hadirkan Program Pengembangan Talenta Digital Indonesia

Related Posts

TechCrunch Disrupt 2022
STARTUP

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
0
Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Nusantara Academy

Nusantara Academy Hadirkan Program Pengembangan Talenta Digital Indonesia

TikTok Now

Year on TikTok 2022, Tren Tantangan dan Belajar Hal Baru

Breakfast with Telkom

BWT: Saham Telkom Rebound Bukti Fundamental Bisnis Kuat

Discussion about this post

Recent Updates

rumah kompos Cargill

Cargill Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lewat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

21 Februari 2026
JULO

JULO Siap Dukung Kebutuhan Finansial Masyarakat Selama Ramadan dengan Sistem dan Promo Khusus

21 Februari 2026
Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

21 Februari 2026
startuo AI funding

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
rumah kompos Cargill

Cargill Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lewat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

21 Februari 2026
JULO

JULO Siap Dukung Kebutuhan Finansial Masyarakat Selama Ramadan dengan Sistem dan Promo Khusus

21 Februari 2026
Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

21 Februari 2026
startuo AI funding

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version