Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
in Startup
Reading Time: 2 mins read
investasi startup Indonesia 2025

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ekosistem startup Indonesia menunjukkan tanda-tanda pendewasaan di tengah tantangan global sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan terbaru Discovery/Shift yang didukung oleh Garuda Spark dari Kementerian Komunikasi dan Digital, total pendanaan startup di Indonesia mencapai US$355,7 juta (sekitar Rp5,6 triliun) melalui 91 kesepakatan (deals).

Meskipun angka ini turun signifikan dibandingkan masa puncak tahun 2021 yang mencapai US$6,9 miliar, data tahun 2025 mencerminkan pergeseran strategi investor yang lebih selektif dan disiplin dalam menyuntikkan modal.

“Tahun 2025 merupakan periode ‘reset’ bagi industri teknologi Indonesia. Fokus pelaku industri kini beralih pada pertumbuhan yang disiplin, integrasi kecerdasan buatan (AI), dan penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah,” ungkap pihak Discovery/Shift, Kamis (5/2/2026).

Baca juga :   DOKU Pertajam Kerja Sama Korporat dan Kolaborasi Komunitas

Sektor New Retail menjadi primadona dengan perolehan dana sebesar US$130,9 juta dari 15 kesepakatan. Posisi kedua ditempati oleh Fintech yang mengantongi US$77,2 juta (16 kesepakatan), disusul oleh E-Commerce sebesar US$35,8 juta.

Beberapa putaran pendanaan besar yang mencuri perhatian di antaranya adalah: Astro yang meraih US$51,9 juta dalam pendanaan Seri C, dan SIRCLO yang mengamankan dana sebesar US$38 juta.

Laporan ini juga mencatat tren pendanaan utang (debt funding) yang mencapai US$264 juta dari 8 kesepakatan. Hal ini mengindikasikan bahwa startup Indonesia mulai memiliki kematangan arus kas (cash flow) yang lebih stabil.

Dilihat dari tahapan pendanaan, tahap awal (pre-seed/seed) mendominasi jumlah transaksi dengan 62 kesepakatan (67% dari total). Namun, secara nilai, modal terkonsentrasi pada tahap lanjut (Seri A-C) yang menyerap 80% total pendanaan atau setara US$290 juta.

Baca juga :   Startup Jangan Buru-Buru Cari Untung

Sektor berkelanjutan seperti Climatetech (US$10,6 juta) dan Agritech (US$11,7 juta) juga menunjukkan daya tahan. Pertumbuhan ini sejalan dengan target Indonesia untuk menutup celah investasi iklim sebesar USD 145 miliar pada tahun 2030.

Tahun 2025 juga menandai dominasi Aksi Korporasi berupa Merger dan Akuisisi (M&A) dibandingkan Penawaran Umum Perdana (IPO). Konsolidasi terjadi di berbagai lini, seperti: Pembayaran: Airwallex mengakuisisi Skye Sab; SaaS: Qiscus mengakuisisi Kokatto.

Di sisi lain, startup matang seperti Kopi Kenangan dan Hypefast mulai melirik peluang IPO yang berfokus pada profitabilitas. Struktur perusahaan di Singapura juga tetap menjadi pilihan populer bagi startup untuk memudahkan akses ke pasar regional. (*AMBS)

Baca juga :   UKM Perlu Memutakhirkan Sistem Keuangan Usaha

 

 

Tags: ekonomi digitalfintechinvestasiKemenkomdiginew retailstartup
Previous Post

Zimbra Tunjuk Anthony Chadd Sebagai CRO, Fokus Perkuat Kedaulatan Data Global dan Pasar Indonesia

Next Post

Fynd Masuk Pasar Indonesia, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Digital dan Industri Fesyen

Related Posts

SelectUSA Investment Summit 2026
Startup

SelectUSA Investment Summit 2026, Kompetisi Bagi Startup Indonesia Yang Siap Masuk Pasar AS

24 Februari 2026
0
TechCrunch Disrupt 2022
Startup

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
0
Living Lab Ventures
Startup

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Load More
Next Post
industri fesyen

Fynd Masuk Pasar Indonesia, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Digital dan Industri Fesyen

Komunitas TikTok

Penemuan dan Komunitas TikTok Mempengaruhi Tren Perdagangan E-commerce

Dekarbonisasi Schneider Electric

Schneider Electric Lampaui Target Dekarbonisasi 2025: Berhasil Pangkas 862 Juta Ton Emisi CO2 Pelanggan

Discussion about this post

Recent Updates

Anggaran Riset 2025

Anggaran Riset Naik Jadi Rp12 Triliun, Kemendiktisaintek Gandeng MIND ID Perkuat Hilirisasi & Swasembada Energi

5 Maret 2026
XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

5 Maret 2026
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

5 Maret 2026
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Anggaran Riset 2025

Anggaran Riset Naik Jadi Rp12 Triliun, Kemendiktisaintek Gandeng MIND ID Perkuat Hilirisasi & Swasembada Energi

5 Maret 2026
XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

5 Maret 2026
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

5 Maret 2026
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version