Senin, 10 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

UKM Perlu Memutakhirkan Sistem Keuangan Usaha

13 September 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Tiga Langkah Menghadapi Peretasan

Dimitri Mahayana, Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision (Foto: Dok.Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan ekonomi digital tengah dinikmati Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Sayangnya, belum banyak UKM yang terlibat dalam bisnis aplikasi digital tersebut memutakhirkan sistem informasi akutansi perusahaannya.

Hal ini terlihat dari Survey IT UKM 2017 dari Sharing Vision pada pertengahan tahun ini. Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision Bandung, Dimitri Mahayana mengatakan, demam ekonomi digital terutama dari transportasi daring, telah menciptakan banyak ungkitan bisnis pada UKM di sejumlah kota tanah air.

“Contohnya Martabak Andir di Bandung. Omzet penjualan via Go-Pay saja mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta per hari, karena konsumen akan membayar lebih murah antara Rp8 ribu sampai Rp12 ribu daripada bayar konvensional,” katanya, Selasa (12/9/2017) di Bandung.

Survey Digital Trend 2017 dari Sharing Vision pada awal tahun ini juga menunjukkan, 20% dari total 160 responden pernah memesan akomodasi skala UKM melalui Airbnb, sehingga transaksi ekonomi digital tak hanya terjadi di bidang kuliner.

Akan tetapi, sambung Dimitri, UKM belum banyak yang menggunakan aplikasi akuntansi berbasis teknologi informasi komunikasi (TIK).

“Sebagian besar atau 56% hanya menetapkan anggaran TIK sebesar 1-2% dari total pendapatan. 36% dari UKM juga tidak memiliki staf khusus IT. 47% UKM mengeluarkan biaya TIK kurang dari Rp300 ribu per bulan, tapi itu hanya untuk koneksi data,” paparnya.

UKM sebenarnya menyadari pentingnya akutansi berbasis TIK, karena yang menggunakan pencatatan manual, 32% diantaranya menghadapi kendala ketika berhadapan jumlah transaksi banyak. Ke depannya, 74% responden menyatakan minat menggunakan aplikasi.

“Dari 310 kuesioner dengan hasil tiga kelompok yakni yang menggunakan TIK untuk membantu elemen-elemen bisnisnya, satu lainnya menggunakan TIK aktivitas sedang, dan satu lainnya tidak menggunakan TIK untuk membantu elemen-elemen dalam bisnisnya,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi akuntansiekonomi digitalsistem informasi akutansiUsaha Kecil dan Menengah (UKM)
Previous Post

Bekraf Gelar Asistensi bagi UKM Kreatif di Palembang

Next Post

Seedstars World Kembali Berburu Startup Terbaik dari Indonesia

Related Posts

Pendanaan AI Asia Tenggara Tracxn
Digital Business

Pendanaan Ekosistem ‘Native AI’ Asia Tenggara Tembus US$9,3 Miliar

7 Agustus 2026
0
Ekonomi Seluler Asia Pasifik
Digital Business

GSMA Prediksi Ekonomi Seluler Asia Pasifik Tembus US$1,4 Triliun pada 2030

7 Agustus 2026
0
Transaksi QRIS
Digital Business

Melesat 100%, Transaksi QRIS Tembus 12,55 Miliar pada Semester I-2026

7 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Startup Indonesia Berkompetisi di Seedstars Summit

Seedstars World Kembali Berburu Startup Terbaik dari Indonesia

Produk UKM Indonesia Siap Dipamerkan di New York Now 2017

Pemerintah Revisi Akses Pembiayaan KUMKM ke Lembaga Keuangan Nonbank

GMIC 2017  Ajang Pertemuan Pebisnis Industri Mobile

GMIC 2017 Ajang Pertemuan Pebisnis Industri Mobile

Discussion about this post

Recent Updates

World Tourism Day

Indonesia Naik Jadi Destinasi Asia Favorit Kedua Wisatawan Eropa

10 Agustus 2026
MASTEL Platform Digital Global

Dorong Skema Fair Share, MASTEL Desak Platform Digital Global Ikut Bangun Infrastruktur Telekomunikasi

10 Agustus 2026
STARFINDO Maulana Wiga

Incar Pasar Global, Maulana Wiga Nahkodai STARFINDO

10 Agustus 2026
PILMAPRES 2026 Tiffney Tyara Setyoko UPH

Cetak Sejarah! Mahasiswi Kedokteran UPH Raih Juara 1 PILMAPRES Nasional 2026

10 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
World Tourism Day

Indonesia Naik Jadi Destinasi Asia Favorit Kedua Wisatawan Eropa

10 Agustus 2026
MASTEL Platform Digital Global

Dorong Skema Fair Share, MASTEL Desak Platform Digital Global Ikut Bangun Infrastruktur Telekomunikasi

10 Agustus 2026
STARFINDO Maulana Wiga

Incar Pasar Global, Maulana Wiga Nahkodai STARFINDO

10 Agustus 2026
PILMAPRES 2026 Tiffney Tyara Setyoko UPH

Cetak Sejarah! Mahasiswi Kedokteran UPH Raih Juara 1 PILMAPRES Nasional 2026

10 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version