youngster.id - PT Mitra Integrasi Informatika (MII) berkolaborasi dengan Cloudera meluncurkan Cloudera Anywhere Cloud bagi sektor korporasi (enterprise) di Indonesia. Kerja sama strategis ini menggabungkan platform hybrid data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari Cloudera dengan layanan pengelolaan teknologi dari MII.
Solusi Cloudera Anywhere Cloud memungkinkan perusahaan menjalankan pemrosesan data dan aplikasi AI di lokasi awal data berada (data location), tanpa perlu memindahkan atau menyalin seluruh data ke satu platform pusat. Langkah ini menjadi jawaban atas tingginya kompleksitas tata kelola data, regulasi kedaulatan digital, serta keberagaman infrastruktur mulai dari public cloud, private data center, hingga sovereign infrastructure.
Presiden Direktur PT Mitra Integrasi Informatika, Alexander Kuntoro, menjelaskan bahwa pemindahan seluruh data ke satu lingkungan tidak selalu efisien saat perusahaan memperluas adopsi AI.
“Kami melihat perusahaan memiliki lingkungan data dan infrastruktur yang semakin beragam. Memindahkan seluruh data ke satu environment tidak selalu menjadi pilihan yang paling sesuai ketika perusahaan ingin memperluas implementasi AI. Cloudera Anywhere Cloud memberikan fleksibilitas untuk menjalankan AI di tempat data berada. Bagi Metrodata, kapabilitas ini memperluas dukungan yang dapat kami berikan kepada pelanggan,” ujar Alexander, dikutip Kamis (1/10/2026).
Dalam kemitraan ini, MII menyediakan dukungan layanan menyeluruh (end-to-end), mencakup fase discovery & design, implementasi teknis, hingga day-2 operation services untuk pemantauan serta optimalisasi kinerja secara berkelanjutan.
Regional Vice President Cloudera Indonesia, Sherlie Karnidta, menegaskan bahwa keunggulan utama dari platform ini adalah kecepatan adopsi AI tanpa mengorbankan keamanan data perusahaan.
“Kemitraan strategis ini memungkinkan organisasi di Indonesia memanfaatkan kelincahan cloud-native langsung di aset data proprietary mereka, di mana pun data berada, tanpa beban migrasi maupun ketergantungan pada vendor. Langkah ini memungkinkan perusahaan mempercepat inisiatif agentic AI di tingkat produksi dengan time-to-value lebih cepat, sekaligus menjaga kedaulatan digital dan tata kelola zero-trust,” kata Sherlie.
Secara teknis, Cloudera Anywhere Cloud mengusung arsitektur modular dengan single control plane untuk mempertahankan tata kelola data yang konsisten. Platform ini juga mendukung interoperabilitas antar-analytics engine guna menghindari keterikatan pada satu penyedia (vendor lock-in), sehingga memudahkan perusahaan di Indonesia menyesuaikan strategi data sesuai kebutuhan bisnis dan regulasi nasional.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post