Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup

Qlue Peroleh Dana Hibah dari Program Ecosystem Accelerator GSMA

3 Januari 2019
in Startup
Reading Time: 2 mins read
Rama Raditya : Ingin Membantu Masalah Perkotaan Dengan Aplikasi Qlue

Rama Raditya, Founder dan CEO Qlue (PT Qlue Performa Indonesia) (Foto: dok.youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - PT Qlue Performa Indonesia (Qlue), pengembang platform smart city di Indonesia, terpilih menjadi satu-satunya startup asal Indonesia untuk program dana hibah GSMA Ecosystem Accelerator Innovation Fund gelombang ketiga. Qlue terpilih bersama 11 startup dari seluruh dunia pada periode kali ini.

Program Ecosystem Accelerator Innovation Fund dari GSMA didukung oleh Kementerian Pembangunan Internasional Britania Raya, Pemerintah Australia, GSMA dan anggotanya, yang bertujuan membangun kemitraan antara operator dan startup untuk meningkatkan jangkauan layanan inovatif telepon seluler.

Layanan ini kemudian diharap dapat mendorong perubahan sosio-ekonomi yang positif untuk mendukung program pengembangan yang dijalankan para pemangku kebijakan.

“Kami sangat senang dan bangga terpilih dalam program GSMA. Kami percaya dengan berbagi visi dan berkolaborasi dengan pihak lain akan lebih membawa dampak sosial di Indonesia seperti yang kami lakukan selama ini,” ujar Rama Raditya, CEO Qlue melalui keterangan tertulis, Rabu (2/1/2019).

Baca juga :   Eratani Raih Pendanaan Awal Rp57 Miliar, Akan Digunakan Untuk Pendampingan Petani

Berdasarkan data dari Bank Dunia, lebih dari setengah populasi Indonesia hidup di perkotaan. Diprediksi pada 2025, jumlah tersebut akan meningkat sekitar dua pertiga. Hal ini yang menyebabkan Indonesia sebagai negara kepulauan dan negara nomor ke-4 dengan populasi terpadat di dunia, memiliki tantangan tersendiri dalam menata perkotaannya.

Dengan platform yang dimilikinya, Qlue memudahkan pemerintah daerah untuk memformulasikan kebijakan bagi pembangunan daerahnya. Berbagai potensi permasalahan yang ada di kota/kabupaten dapat diindikasi dengan lebih cepat dalam satu dashboard.

Semua data yang terkumpul dalam dashboard ini akan ditampilkan secara geospasial, sehingga mempermudah pemerintah memahami dan mengatasi persoalan yang ada di kota/kabupaten. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), GSMA berpendapat solusi smart city yang ditawarkan Qlue merupakan terobosan baru dalam mewujudkannya.

Baca juga :   Luxembourg Luncurkan NextFin Asia Fund untuk Dukung Startup Fintech ASEAN

Selain mengembangkan platform bagi pemerintah, Qlue juga mendorong terwujudnya smart citizen melalui aplikasi smartphone. Masyarakat diajak berkontribusi mendukung pembangunan di kota/kabupaten.

Jumlah pengguna aplikasi Qlue saat ini mencapai 600.000 di seluruh Indonesia dan mayoritas berada di kota/kabupaten yang telah bekerja sama menjadi mitra Qlue. Melalui fitur chat pada aplikasi Qlue, pengguna dapat berinteraksi dengan sesama maupun pemerintah secara langsung.

Perubahan positif yang selalu menjadi misi Qlue dapat tercipta melalui kolaborasi seluruh elemen, seperti pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lain. Dengan adanya Program Ecosystem Accelerator GSMA, Qlue akan terus berkomitmen mendorong terwujudnya smart nation di Indonesia melalui inovasi teknologi karya anak negeri.

Baca juga :   UnionSPACE Sasar Startup di Asia Tenggara

“Dengan dana tersebut, kami akan menerapkan solusi lengkap kota cerdas yang melibatkan teknologi seluler, AI, IoT, dan bimbingan teknis penggunaan platform smart city yang terkoneksi dengan aplikasi Qlue,” ujar Rama.

Platform yang dikembangkan Qlue ini telah dipakai beberapa pemda di Indonesia. Selain DKI Jakarta, Qlue berada di Manado, Bengkulu, Sibolga, Cilegon, Tomohon, Gorontalo, Bitung, dan Luwu Utara. Selain dipakai oleh pemda, Qlue turut mendukung instansi nasional, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk mendata dampak bencana Bima (2016) dan Lombok (2018) serta kepolisian.



STEVY WIDIA

Tags: dana hibahGSMA Ecosystem Accelerator Innovation FundPT Qlue Performa Indonesiastartup
Previous Post

Telkom Sigma Akuisisi 70% Saham Collega Inti Pratama

Next Post

McD Agresif Ekspansi Gerai Baru

Related Posts

Startup Capunglam
Startup

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
SelectUSA Investment Summit 2026
Startup

SelectUSA Investment Summit 2026, Kompetisi Bagi Startup Indonesia Yang Siap Masuk Pasar AS

24 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Ada Perpaduan Cita Rasa Khas Asia Di Menu McDonald

McD Agresif Ekspansi Gerai Baru

Google Luncurkan 9 Fitur Baru untuk Temani Ramadan

Asia Pasifik Jadi Pasar Penting Bagi Ekosistem Aplikasi di Google Play

Jakarta Pucuk Coolinary Big Bang 2018 Hadirkan Kuliner Lokal Kekinian

Big Bang Jakarta 2018 Raup Transaksi Rp 900 miliar

Discussion about this post

Recent Updates

vivo V70 Series Indonesia

vivo Meluncurkan V70 Series di Indonesia, Usung Teknologi Telephoto dan Baterai Besar

10 Maret 2026
Tessa Wijaya - Xendit

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

10 Maret 2026
Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

10 Maret 2026
TelkomMetra Divestasi AdMedika

Fokus ke Bisnis Digital, Telkom Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health

10 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
vivo V70 Series Indonesia

vivo Meluncurkan V70 Series di Indonesia, Usung Teknologi Telephoto dan Baterai Besar

10 Maret 2026
Tessa Wijaya - Xendit

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

10 Maret 2026
Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

10 Maret 2026
TelkomMetra Divestasi AdMedika

Fokus ke Bisnis Digital, Telkom Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health

10 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version