Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline STARTUP

Tracxn: Pendanaan Startup Teknologi Indonesia Anjlok 38% pada 2025

20 Januari 2026
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
pendanaan startup

Tracxn: Pendanaan Startup Teknologi Indonesia Anjlok 38% pada 2025 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Menandai mundurnya arus modal secara struktural seiring investor semakin selektif dalam menyalurkan investasi baru, ekosistem teknologi Indonesia mengalami penurunan tajam pendanaan sepanjang 2025.

Perusahaan intelijen pasar Tracxn mencatat, total pendanaan yang dihimpun perusahaan teknologi Indonesia pada 2025 hanya mencapai US$213 juta. Angka ini turun 38% dibandingkan 2024 sebesar US$345 juta, serta merosot 85% dari puncak pendanaan US$1,4 miliar pada 2023.

“Penurunan terjadi di seluruh tahap pendanaan, mulai dari seed, early stage, hingga late stage. Kondisi ini menandakan pergeseran dari sekadar koreksi siklus menuju fase pengetatan modal yang lebih berkepanjangan,” ungkap Tracxn, dikutip Selasa (20/1/2026).

Tracxn juga mencatat aktivitas investasi terkonsentrasi pada jumlah transaksi yang jauh lebih sedikit. Investor disebut menerapkan “selektivitas ekstrem”, dengan fokus pada startup yang memiliki unit economics terbukti dan model bisnis yang defensif.

Baca juga :   9 Startup Ini Siap Dorong Akselerasi Keberlanjutan di Indonesia

Pendanaan tahap akhir (late stage) mengalami penurunan terdalam, anjlok 45% secara tahunan menjadi US$79,8 juta, seiring investor institusional lebih memilih stabilitas perusahaan menengah dibandingkan ekspansi agresif tahap akhir. Pendanaan tahap seed mencapai US$26,4 juta, turun 18% dari 2024 dan 68% dibandingkan level 2023. Sementara itu, pendanaan tahap awal (early stage) merosot 37% menjadi US$107 juta.

Meski secara umum melemah, dana yang masih mengalir ke ekosistem teknologi Indonesia cenderung bergerak ke sektor-sektor yang lebih berwujud dan terkait infrastruktur. Food dan agritech menjadi sektor dengan pendanaan terbesar, mengantongi US$70,6 juta pada 2025, naik 72% dari 2024 meski masih jauh di bawah capaian 2023 sebesar US$280 juta. Retail tech menarik US$49 juta, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan 2024, sementara energy tech memperoleh US$44,8 juta, menandai kembalinya minat investor setelah nihil pendanaan pada tahun sebelumnya.

Baca juga :   Program Japan Thematic Fund, Kolaborasi Bisnis dan Platform Berkelanjutan Bagi Startup

Aktivitas exit tetap terbatas dan bersifat strategis. Indonesia hanya mencatat dua IPO teknologi pada 2025, yakni Superbank yang didukung Grab dan melantai pada Desember, serta agen perjalanan daring NusaTrip yang mencatatkan saham di Nasdaq. Jumlah ini sama dengan 2024, namun turun tajam dari lima IPO pada 2023.

Aktivitas akuisisi juga melemah dengan hanya sembilan transaksi sepanjang 2025, dibandingkan 14 transaksi dua tahun sebelumnya. Tidak ada pendanaan jumbo di atas US$100 juta, dan tidak muncul unicorn baru selama tahun tersebut. Dari sisi geografis, Jakarta tetap mendominasi hampir seluruh pendanaan teknologi nasional.

“Konsentrasi ini mencerminkan model investasi yang berpusat pada hub, di mana modal masih terkunci pada infrastruktur, talenta, dan kedekatan operasional di ibu kota,” pungkasnya.

Baca juga :   Pendanaan Startup Asia Tenggara Meningkat 10,31% pada Maret 2025

Perlambatan pendanaan berlangsung di tengah sejumlah skandal yang mengguncang industri teknologi nasional pada 2025. Startup agritech eFishery, yang sebelumnya menjadi ikon ekonomi digital Indonesia, terseret isu tata kelola dan pelaporan keuangan yang memicu pengawasan ketat investor di seluruh sektor. Sebelumnya, startup rantai pasok TaniHub kolaps akibat dugaan salah kelola dan praktik pembiayaan bermasalah, meninggalkan kreditur dan mitra usaha dalam kondisi rentan. (*AMBS)

 

 

Tags: Pendanaan Startup Teknologistartup yang memiliki unit economics terbuktiTracxn
Previous Post

Garena Buka Free Fire Nusantara Series 2026, City Qualifier Digelar di 88 Kota

Related Posts

Pendanaan Fintech
Headline

Tracxn: Pendanaan Fintech Asia Tenggara Turun 22% Pada Semester Pertama 2025

8 Juli 2025
0
pendanaan startup
Headline

Tracxn: Pendanaan Startup di Asia Tenggara Naik 7% pada Paruh Pertama 2025

3 Juli 2025
0
Tracxn
Headline

Tracxn: Startup D2C di Asia Tenggara Raup US$32,5 Juta pada 2024

24 April 2025
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

pendanaan startup

Tracxn: Pendanaan Startup Teknologi Indonesia Anjlok 38% pada 2025

20 Januari 2026
Free Fire Nusantara Series 2026 Spring

Garena Buka Free Fire Nusantara Series 2026, City Qualifier Digelar di 88 Kota

20 Januari 2026
Indonesia Investment Authority (INA)

Strategi Baru INA: Fokus ke Investasi Swasta Bernilai Tinggi

20 Januari 2026
Film vertikal Tiktok

TikTok Luncurkan Aplikasi Drama Pendek PineDrama

20 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
pendanaan startup

Tracxn: Pendanaan Startup Teknologi Indonesia Anjlok 38% pada 2025

20 Januari 2026
Free Fire Nusantara Series 2026 Spring

Garena Buka Free Fire Nusantara Series 2026, City Qualifier Digelar di 88 Kota

20 Januari 2026
Indonesia Investment Authority (INA)

Strategi Baru INA: Fokus ke Investasi Swasta Bernilai Tinggi

20 Januari 2026
Film vertikal Tiktok

TikTok Luncurkan Aplikasi Drama Pendek PineDrama

20 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version