Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Kukerja, Menjembatani Supply dan Demand Tenaga Siap Kerja F&B

28 September 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Kukerja

Tim startup Kukerja. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Meningkatnya angkatan kerja yang tak sebanding dengan lapangan pekerjaan membuat banyaknya pengangguran. Di sisi lain perusahaan membutuhkan tenga siap kerja. Hal ini mendorong hadirknya Kukerja, plafrom yang menghubungkan pengusaha dengan tenaga siap kerja dalam hitungan jam.

Startup ini menyediakan layanan manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk UMKM dan pekerja kerah biru, khususnya di segmen F&B. CEO dan Founder Kukerja Aprianto You mengaku mendirikan layanan ini karena mengalami kesulitan saat mengurus usaha F&B milik keluarga.

“Waktu itu rencana ekspansi dan pengembangan usaha harus terhenti karena tantangan SDM. Saya merasakan sebagai pelaku bisnis F&B kesulitan dalam menemukan talenta yang tepat, dan tidak memiliki banyak waktu untuk menghadapi pergantian karyawan (turnover), karena setiap hari bisnis harus tetap dibuka.Di sisi lain, saya melihat banyak tenaga kerja usia produktif yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, terutama karena banyak lowongan yang mewajibkan kandidat memiliki pengalaman. Inilah yang membuat saya yakin untuk membangun Kukerja,” papar Aprianto dalam keterangannya, Rabu (28/9/2022).

Baca juga :   Sambut Datangnya Bulan Film Indonesia, Viu Luncurkan Pitching Forum

Karena itu dia mengembangkan Kukerja yang menyasar para pelau UMKM dan pemilik bisnis F&B. Melalui platform ini, para pebisnis bisa mendapatkan akses ke tenaga kerja yang telah diskrining secara ketat, sehingga proses rekrutmen berjalan lebih cepat dan efektif, bahkan hanya dalam hitungan jam.

Dalam proses pengembangannya, Aprianto dan tim Kukerja menghadapi beberapa hambatan, terutama yang disebabkan oleh pandemi. “Misalnya, berbagai aktivitas seperti rencana job fair, sosialisasi, hingga pembukaan booth yang sudah direncanakan terpaksa tertunda sementara,” kata Aprianto.

Namun, tim  Kukerja lalu memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan mapping pasar, uji coba, dan fokus pengembangan produk digital. “Kami mengukuhkan strategi akuisisi pengguna demi mencapai Product-Market Fit (PMF),” ujar Aprianto.

Baca juga :   Jabar Digital Academy, Meningkatkan Kualitas SDM di Ranah Digital

Untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan lebih mendalam tentang industri teknologi F&B, Aprianto ikut dalam “ImpacttoBuild”, program inkubasi eksklusif dari platform pengembangan startup, Impactto.

“Impactto sangat berperan aktif dari sisi mentoring, analisa, dan transfer pengetahuan langsung dari para praktisi. Misalnya, Gustaf Alstromer, growth specialist dari Y Combinator memberikan saran dan evaluasi personal tentang strategi dan model bisnis yang baik bagi Kukerja,” ungkapnya.

Menurtu Aprianto, melalui program inkubasi itu dia mendapatkan wawasan langsung dari coach serta networking untuk membekali Kukerja dengan langkah eksekusi yang lebih baik dibanding sebelumnya. Selain itu, Kukerja juga mendapatkan akses untuk bertemu dengan lebih banyak Venture Capitals.

Hasilnya, Kukerja mencatatkan total pertumbuhan demand 34 kali lipat dalam periode tiga bulan, dan memiliki lebih dari 5.000 pengguna aktif bulanan serta 200 bisnis yang telah terdaftar di platform.

Baca juga :   400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

Dalam waktu dekat, Kukerja berencana untuk terus mempertajam kontribusinya bagi para pencari kerja, seperti dengan menanamkan pengetahuan dasar di industri dan mengadakan program upskilling. Salah satu misi besarnya adalah membawa para pekerja di segmen F&B untuk mendapatkan pekerjaan dan gaji yang lebih baik.

“Sebagai startup yang baru memulai perjalanan, kami percaya bahwa para pendiri harus memiliki mindset ‘think big, but start small’. Selalu berfokus untuk mencapai PMF sedini mungkin dalam perjalanan mengembangkan perusahaan rintisan, dan jika ada kesempatan, bergabunglah dengan program inkubator/akselerator,” pungkas Aprianto.

 

STEVY WIDIA

Tags: F&BKukerjasumber daya manusia (SDM)UMKM
Previous Post

Tips Analisis Pasar Bagi UMKM untuk Kembangkan Usaha

Next Post

Dukung Menggeliatnya Industri Pariwisata, airasia Super App Hadirkan Paket SNAP

Related Posts

QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
Load More
Next Post
airasia Super App

Dukung Menggeliatnya Industri Pariwisata, airasia Super App Hadirkan Paket SNAP

aplikasi GoClub

Sasar Penggemar Produk Korea, Gojek Gelar K-Fest GoClub

Kredivo x BUMN Startup Day

Sistem Manajemen Risiko Andal, Dukung Fundamental Bisnis yang Kuat

Discussion about this post

Recent Updates

Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version