Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Kuliner Multi Brand Hangry Raih Pendanaan Rp 316 Miliar

21 April 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Dapur Virtual Hangry

Abraham Viktor, Co-founder & CEO Hangry (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hangry mengumumkan pendanaan ekuitas dan pinjaman terbaru US$ 22 juta atau setara Rp 316 miliar. Pendanaan ini membuat startup kuliner multi-brand ini berhasil mengumpulkan US$ 35 juta, jika digabungkan dengan pendanaan ekuitas seri A tahun lalu.

Hangry berencana menggunakan dana segar tersebut untuk melanjutkan ekspansi bisnis. Startup kuliner ini akan mengakuisisi brand-brand kuliner, membangun brand in-house baru, dan memaksimalkan ekspansi nasional.

“Hangry berhasil membangun bisnis yang berfokus pada layanan pesan antar. Tidak berhenti di situ, kami ingin mempersembahkan brand unggulan kepada orang-orang di seluruh dunia. Oleh karena itu, kami mengakuisisi brand F&B lain sehingga Hangry dapat memiliki beberapa merek pemenang, dan dapat dengan lebih cepat mencapai visi,” kata Abraham Viktor CEO sekaligus Co-founder Hangry dalam keterangan pers, Kamis (21/4/2022).

Dia mengungkapkan, Hangry mengembangkan konsep cloud kitchen dan multi-brand dan konsumen hanya bisa memesan secara online. Sejak pertama kali dibuka pada November 2019, Hangry meluncurkan beberapa brand dengan jenis menu yang bervariasi. Kemudian Hangry mulai mengakuisisi merek lain seperti Accha, pelopor dan pemimpin pasar soul food India yang telah hadir Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan wilayah Jawa Barat lainnya

Baca juga :   PUBG Mobile Gelar Kolaborasi dengan UMKM Kuliner Lokal Sei'Tan

“Kami selalu bercita-cita membangun brand dengan hidangan berkualitas yang dapat dinikmati di seluruh dunia. Berasal dari Indonesia, Hangry tidak hanya akan membangun brand sendiri tetapi juga mengakuisisi brand F&B terdepan lainnya,” kata Abraham lagi.

Setelah meraih pendanaan kali ini, Hangry menargetkan ekspansi secara regional mulai dari 2024. Selain itu, memperluas dan menambah lebih banyak outlet secara nasional. Lalu, membangun brand-brand secara in-house untuk menjangkau berbagai target pelanggan. Sejak 2019, Hangry membuka lebih dari 70 outlet. Pendapatan tumbuh lebih dari 23 kali lipat.

Menurut Abraham, Hangry menjual lebih dari sepuluh juta porsi makanan dan minuman selama 2019 – 2021. Kini, Hangry menjual lebih dari satu juta porsi produk per bulan dari empat brand. Abraham optimistis, pencapaian itu akan terus meningkat seiring bergabungnya Accha ke keluarga Hangry.

Baca juga :   Hangry Rencana Akan Go Public dan IPO di Bursa Efek Indonesia

“Menambahkan brand baru selalu menjadi bagian dari rencana kami, karena konsep Hangry adalah perusahaan multi-brand dan multi-channel. Baik itu membangun brand baru atau mengakuisisi brand lain, kami akan mengelola brand-brand yang dapat menjadi juara dalam kategorinya dan siap secara global,” tambah Abraham.

Equity funding kali ini dipimpin oleh investor baru Hangry yaitu Journey Capital Partners. Investor lain yang berpartisipasi yakni Orzon Ventures, Sassoon Investment Corporation (SassCorp), dan Alpha JWC Ventures. Sedangkan pendanaan pinjaman diikuti oleh Genesis Alternative Ventures dan Innoven Capital.

“Sebagai investasi perdana ke dalam ekosistem teknologi Asia Tenggara, kami sangat yakin bahwa Hangry memiliki semua komponen yang tepat untuk menjadi yang terdepan di Indonesia maupun di kawasan regional. Melalui investasi ini, kami berharap dapat mendukung Hangry secara strategis dalam operasionalnya menuju tujuan ekspansi nasional dan regional mereka,” kata Choo Weng Kin Managing Partner Journey Capital Partners.

Baca juga :   Bukalapak Capai 1 Juta Pelapak

Menurutnya, Hangry memposisikan perusahaan dengan tepat untuk mengikuti tren layanan pesan antar makanan. Hangry juga sukses berkembang melalui brand dan outlet yang dimiliki.

Sedangkan Partner di Alpha JWC Ventures Eko Kurniadi menyampaikan, Hangry terbukti selangkah lebih maju dari bisnis kuliner lainnya. Akuisisi brand eksternal baru-baru ini dinilai inovatif untuk bisnis kuliner dan dapat meningkatkan kualitas model bisnis Hangry sebagai perusahaan multi-brand. “Kami menantikan pertumbuhan pesat dari Hangry serta brand-brand-nya,” katanya.

STEVY WIDIA

Tags: Hangrystartup kuliner multi-brand
Previous Post

Dukung Ekosistem Digital Di Kawasan Regional, Telin Jalin Kemitraan Strategis Dengan Telekom Malaysia Bhd

Next Post

Hanya Butuh Langkah Kecil Untuk Mulai Lakukan Kebiasaan Finansial Yang Baik

Related Posts

Dapur Virtual Hangry
Startup & Entrepreneurship

Raih Pendanaan Seri A, Startup Hangry Siap Ekspansi ke Malaysia

23 Oktober 2025
0
Dapur Virtual Hangry
Startup & Entrepreneurship

Dapur Virtual dan F&B Brand Aggregator Jadi Ujung Tombak Hangry

19 November 2022
0
Dapur Virtual Hangry
Headline

Hangry Rencana Akan Go Public dan IPO di Bursa Efek Indonesia

10 Oktober 2022
0
Load More
Next Post
Jenius Langkah Kecil

Hanya Butuh Langkah Kecil Untuk Mulai Lakukan Kebiasaan Finansial Yang Baik

startup

Kemenperin Jaring Startup Berbasis Teknologi Industri Lewat Start Up For Industry 2022

Yaniar Fernanda pemilik Dekayu

Tokopedia Dorong UMKM Perempuan Jadi Berdaya Lewat Platform Digital

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version