Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Mesh Bio Peroleh Pendanaan Seri A Senilai US$3.5 Juta, Dipimpin East Ventures

30 Januari 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
startup Mesh Bio

Andrew Wu (Co-Founder and Chief Executive Officer) and Arsen Batagov (Co-Founder and Chief Technology Officer) (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup deep tech di bidang kesehatan yang menghadirkan transformasi manajemen penyakit kronis melalui analisis prediktif, Mesh Bio, mengumumkan telah meraih pendanaan Seri A sebesar US$3.5 juta yang dipimpin oleh East Ventures. Putaran pendanaan ini turut diikuti oleh Elev8, Seed Capitals, dan beberapa investor lainnya.

Dr. Andrew Wu, Co-Founder dan Chief Executive Officer Mesh Bio mengatakan, dengan pendanaan ini memungkinkan pihaknya untuk menawarkan teknologi digital twin atau kembar digital kepada para penyedia layanan kesehatan, serta memperluas penerapan solusi ini di Hong Kong dan Asia Tenggara, terutama di Indonesia dan Filipina.

“Kami senang mengumumkan penutupan pendanaan Seri A Mesh Bio. Langkah penting ini memberdayakan kami untuk memperluas solusi kesehatan digital untuk manajemen penyakit kronis di Asia Tenggara,” kata Andrew, Selasa (30/1/2024).

Investasi baru ini diterima tiga bulan setelah Mesh Bio mendapatkan persetujuan peraturan dan melakukan uji coba penerapan salah satu teknologi digital twin mereka dengan sistem kesehatan masyarakat di SIngapura yang menandakan peluang besar dalam meningkatkan hasil kesehatan pasien dengan penyakit kronis. Pada bulan Oktober 2023, Mesh Bio menerima persetujuan dari Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (Health Sciences Authority/HSA) untuk memasarkan HealthVector Diabetes sebagai perangkat lunak dari alat medis. HealthVector Diabetes saat ini dalam tahap uji coba implementasi di beberapa rumah sakit, antara lain: Singapore General Hospital (SGH), Tan Tock Seng Hospital (TTSH), serta beberapa poliklinik terpilih untuk potensi penerapan klinis.

Baca juga :   East Ventures Sumbang 200 Pohon Mahoni untuk Program Penghijauan DKI Jakarta

“Asia Tenggara mempunyai banyak sekali kebutuhan layanan kesehatan yang belum terpenuhi, dan fokus kami adalah mengatasi kesenjangan ini secara efektif. Dengan dukungan East Ventures, kami siap mendukung transformasi digital yang cepat pada sistem layanan kesehatan di wilayah ini untuk meningkatkan taraf hidup. Kami sangat menghargai keyakinan mereka terhadap misi dan komitmen kami terhadap inovasi layanan kesehatan,” tambahnya.

Tingginya prevalensi penyakit kronis mulai dari diabetes hingga penyakit jantung di Asia Tenggara telah mendorong lebih banyak dokter umum yang kurang memiliki pelatihan spesialis di bidang endokrinologi untuk menangani pasien dengan penyakit kronis. Mesh Bio memberikan solusi digital mutakhir untuk membantu penyedia layanan kesehatan dalam manajemen pasien. Solusi Mesh Bio memberikan data pasien dan analisis prediktif yang membekali para dokter dengan informasi dan diagnosis tentang pasien mereka dan penyakit yang mereka derita.

Baca juga :   Startup SaaS Logistik McEasy Kantongi Pendanaan Seri A Senilai US$6,5 Juta

DARA Health Intelligence Platform milik Mesh Bio, yang memungkinkan pemberian layanan berbasis data sehingga meningkatkan keterlibatan pasien dan kesehatan, telah digunakan oleh lebih dari 120 pusat kesehatan di Singapura, Malaysia, dan Indonesia untuk pemeriksaan kesehatan preventif. Mesh Bio telah memperluas platform untuk manajemen penyakit kronis melalui HealthVector Diabetes.

kata Willson Cuaca, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures mengatakan, pendekatan inovatif Mesh Bio dalam memanfaatkan analisis prediktif merupakan terobosan baru, memungkinkan layanan kesehatan yang lebih personal dan preventif.

“Kami senang untuk terus mendukung Mesh Bio. Dalam lanskap layanan kesehatan yang berkembang pesat saat ini, Mesh Bio hadir dengan menawarkan teknologi terdepannya yang dirancang untuk merevolusi perawatan pasien. Kami menantikan kolaborasi lebih lanjut dalam mentransformasikan sistem layanan kesehatan di Asia Tenggara dan sekitarnya,” ujar Willson.

Mesh Bio didirikan pada tahun 2018 oleh Andrew Wu (Co-Founder dan Chief Executive Officer) dan Arsen Batagov (Co-Founder dan Chief Technology Officer). Putaran pendanaan sebelumnya mencakup putaran pendanaan awal sebesar US$1,8 juta pada Oktober 2021.

Baca juga :   Warung Pintar, Wadah Baru Membawa Ekonomi Digital Ke Masyarakat

 

STEVY WIDIA

Tags: DARA Health Intelligence PlatformEast VenturesStartup deep tech di bidang kesehatanStartup Mesh Bio
Previous Post

AirAsia MOVE Luncurkan Platform Pemesanan Tiket Aktivitas Internasional MOVETIX

Next Post

Alodokter Optimalkan Produk Perlindungan Kesehatan Bagi Karyawan

Related Posts

CIIC 2026
Startup & Entrepreneurship

Siapkan Hadiah Rp15 Miliar, CIIC 2026 Fokus Cari Inovator Teknologi Iklim

8 April 2026
0
Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta
Startup & Entrepreneurship

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta

2 April 2026
0
Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025
Startup & Entrepreneurship

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Alodokter

Alodokter Optimalkan Produk Perlindungan Kesehatan Bagi Karyawan

SIRCLO

Kontribusi SIRCLO bagi Pertumbuhan UMKM

The BOSS Falcon - Undawn All Star

Tumbangkan Tim Thailand 4-0, The BOSS Falcon dari Indonesia Jadi Juara Undawn All Star

Discussion about this post

Recent Updates

CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version