Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sumbang 25% Transaksi Aset Kripto, Tokocrypto Dominasi Pangsa Pasar Indonesia

12 Februari 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Tokocrypto

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana (Foto: Dok. Tokocrypto)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Platform perdagangan aset kripto Tokocrypto mencatat lonjakan signifikan dalam nilai transaksi, meningkat tiga kali lipat pada tahun 2024 dibanding tahun sebelumnya. Hasil itu semakin memperkuat dominasi pangsa pasar Tokocrypto di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tahun 2024, nilai transaksi aset kripto di Indonesia melonjak tajam hingga mencapai Rp650,61 triliun, di mana Tokocrypto menyumbang 25% atau sekitar Rp160 triliun. Dengan pencapaian tersebut, Tokocrypto berhasil mencapai profitabilitas dengan nilai yang meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang matang dan adaptasi cepat terhadap dinamika pasar.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa strategi yang kami terapkan selama ini membuahkan hasil yang luar biasa. Tokocrypto mencatatkan net profit sebagai perusahaan yang sehat dan berkelanjutan. Kami melihat pertumbuhan pasar dan industri dengan optimis pada 2025. Target ke depan adalah meningkatkan nilai transaksi hingga tiga kali lipat dari saat ini, mengingat bull market masih terus berlanjut. Siklus ini baru saja dimulai,” jelas Calvin, dikutip Rabu (12/2/2025).

Baca juga :   “Glancing” Memicu Tren Digital Baru di Indonesia

Dengan lebih dari 4 juta pengguna terdaftar, Tokocrypto mencatat rata-rata volume transaksi perdagangan sekitar US$ 300 juta per bulan sepanjang semester II 2024. Sebagai platform yang telah memperoleh lisensi penuh, Tokocrypto juga bertanggung jawab dalam menerapkan pajak pada transaksi aset kripto sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Tokocrypto menawarkan lebih dari 380 aset kripto yang dapat diperdagangkan, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyusun portofolio investasi mereka sesuai dengan kebutuhan dan strategi keuangan masing-masing.

Langkah strategis lain yang dilakukan Tokocrypto mencakup peningkatan strategi pemasaran yang inovatif, memperkuat brand, serta mendorong adopsi aset digital dan kripto di Indonesia.

Dari sisi demografi, mayoritas pengguna Tokocrypto berusia 18-35 tahun (58,3%), diikuti oleh kelompok usia 36-45 tahun (34%) dan 46-ke atas (7,7%). Pengguna Tokocrypto tersebar di seluruh Indonesia, dengan konsentrasi terbesar masih berada di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Jawa, dan Bali.

Baca juga :   Innovation Challege 2018, Kompetisi Mencari Solusi Pasca Panen Perikanan

Sebagai bagian dari upaya edukasi, Tokocrypto terus menggelar berbagai program untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aset kripto, termasuk kelas kripto gratis setiap minggu bersama trader profesional.

“Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk terus memperkenalkan aset digital dan kripto ke berbagai daerah di Indonesia. Sepanjang Januari hingga Desember 2024, kami telah menjangkau lebih dari 207.354 orang di 30 kota. Kami ingin terus menjangkau lebih banyak masyarakat dan memastikan mereka mendapatkan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung dari industri ini,” ujar Calvin.

Calvin menambahkan bahwa perusahaan kini semakin meningkatkan komunikasi dengan pelanggan dan mitra untuk bersama-sama membangun ekosistem yang lebih solid dan berkelanjutan.

Baca juga :   Transaksi Kripto Meningkat, Penerimaan Pajak Indonesia Pun Melesat

Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memperluas akses layanan dan menciptakan lebih banyak peluang bagi pelanggan. Dengan menghadirkan solusi yang terintegrasi di berbagai sektor, perusahaan berharap dapat meningkatkan kenyamanan serta kemudahan dalam bertransaksi, sekaligus mempercepat adopsi teknologi di masyarakat.

“Kami juga mulai berkolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan, dimulai dengan perbankan, dan ke depan akan lebih banyak kerja sama dengan industri lainnya, seperti e-commerce, F&B, serta sektor fintech dan layanan digital lainnya,” tutupnya. (*AMBS)

 

Tags: platform perdagangan aset kriptoTokocryptoTransaksi Aset Kripto
Previous Post

Film Pendek “Little Rebels Cinema Club” Berkompetisi di Festival Berlinale 2025

Next Post

Permudah Buka Rekening Tabungan, Aplikasi Movin Luncurkan Fitur Online Onboarding

Related Posts

pajak kripto
Digital Business

Setoran Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp1,96 Triliun Per Februari 2026

6 April 2026
0
Tokocrypto
Digital Business

Tokocrypto Catat Transaksi Rp160 Triliun Sepanjang 2025, Pengguna Tembus 4,8 Juta

30 Januari 2026
0
Bursa Kripto Indonesia
Digital Business

OJK: 72% Bursa Kripto Indonesia Masih Rugi Sepanjang 2025

26 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Aplikasi Movin

Permudah Buka Rekening Tabungan, Aplikasi Movin Luncurkan Fitur Online Onboarding

Talenta AI Indonesia

Percepat Pencapaian Target 1 Juta Talenta AI Indonesia, Microsoft Gandeng Banyak Mitra Universitas

Web3

Lisk, 1000StartupID, dan AngelHack Luncurkan Inkubator Web3 Pertama di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version