Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Pasar Kripto Indonesia Konsolidasi: Investor Tembus 21 Juta Akun di Tengah Volatilitas Global

11 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Pasar Kripto Indonesia

Pasar Kripto RI Konsolidasi: Investor Tembus 21 Juta Akun di Tengah Volatilitas Global (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri aset kripto di Indonesia menunjukkan resiliensi meski tengah menghadapi tekanan harga global. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah konsumen kripto di tanah air per Maret 2026 terus meningkat hingga mencapai 21,37 juta akun, naik tipis dibanding bulan sebelumnya meski pasar sedang berada dalam fase konsolidasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Adi Budiarso, menyatakan bahwa penurunan nilai transaksi saat ini merupakan proses normalisasi pasar atau high base effect pasca-lonjakan harga di tahun sebelumnya.

Kapitalisasi pasar kripto global sendiri tercatat terkoreksi dari puncaknya sebesar US$4,2 triliun pada Oktober 2025 menjadi sekitar US$2,3 triliun pada Maret 2026.

“Ini tentunya menjadi high base effect, bukan pelemahan fundamental, tapi ini sejalan dengan kondisi global, market cap kripto turun sekitar 45 persen dari all time high,” ujar Adi, dikutip Senin (11/5/2026).

Data OJK menunjukkan transaksi kripto Indonesia pada Maret 2026 mencapai Rp28,04 triliun, terdiri dari Rp22,24 triliun di pasar spot dan Rp5,8 triliun di derivatif. Nilai perdagangan aset kripto domestik pada Maret 2026 juga tercatat turun 4,7% secara bulanan dari Rp24,33 triliun pada Februari 2026 menjadi Rp22,24 triliun, sementara total nilai transaksi perdagangan aset kripto sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp75,83 triliun.

Menanggapi angka ini, CEO Tokocrypto Calvin Kizana menilai perlambatan tersebut lebih dipengaruhi oleh sentimen risk-off global akibat volatilitas tinggi dan ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed.

“Investor tidak sepenuhnya keluar dari pasar. Yang terjadi adalah pergeseran strategi dari aset spekulatif ke aset yang lebih likuid dan stabil seperti Bitcoin, Ethereum, hingga stablecoin. Ini adalah fase wait and see yang defensif,” jelas Calvin.

Optimisme pasar mulai kembali menguat setelah Bitcoin berhasil menembus level psikologis US$80.000 pada awal Mei 2026. Calvin memproyeksikan aktivitas perdagangan pada kuartal II-2026 berpotensi membaik secara bertahap seiring dengan kembalinya kepercayaan investor.

Selain pemulihan harga, beberapa faktor kunci yang dapat mendorong pasar kripto nasional meliputi: Kejelasan arah kebijakan moneter global (suku bunga The Fed), Meredanya ketegangan geopolitik, dan Kebijakan pajak kripto yang lebih kompetitif guna meningkatkan daya tarik bursa resmi domestik.

OJK terus memperketat regulasi untuk menjaga keamanan ekosistem melalui standar Know Your Customer (KYC), Know Your Transaction (KYT), hingga sistem whitelist aset kripto yang membatasi jenis koin yang boleh diperdagangkan di Indonesia.

Calvin mengimbau para investor ritel untuk tetap disiplin dan tidak mengambil keputusan emosional. “Dalam kondisi fluktuatif, fokus utama adalah menjaga modal dan mengelola risiko. Gunakan selalu platform resmi yang diawasi regulator untuk memastikan perlindungan investasi,” tutupnya. (*AMBS)

 

Tags: bitcoinblockchainekonomi digitalinvestasikeuangankriptoOJKTokocryptotrading
Previous Post

Gunakan Data Global untuk Karier Lulusan, BINA NUSANTARA Raih LinkedIn Talent Awards 2025

Next Post

Indeks Inklusi Capai 80%, Amartha Dorong Penguatan “Financial Health” UMKM Akar Rumput

Related Posts

Pendanaan Seri H Airwallex
Startup & Entrepreneurship

Raih Pendanaan Seri H Senilai US$320 Juta, Valuasi Airwallex Melesat Jadi US$11 Miliar

26 Juni 2026
0
Komisi transportasi online 8%
Technology

Perusahaan Transportasi Online Pangkas Komisi Jadi 8%, Babak Baru Ekonomi Digital di Indonesia

26 Juni 2026
0
POJK Financial Influencer OJK
Industry

Tertibkan ‘Financial Influencer’, OJK Terbitkan Aturan Khusus

25 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Amartha Asia Grassroots Forum 2026

Indeks Inklusi Capai 80%, Amartha Dorong Penguatan "Financial Health" UMKM Akar Rumput

Keamanan Siber Fortinet AI

Fortinet: 69% Organisasi di Asia Pasifik Terancam Serangan Siber Berbasis AI

IDN Akuisisi M Bloc Group

Perkuat Ekosistem Hiburan, IDN Akuisisi M Bloc Group dan Luncurkan IDN Bloc

Discussion about this post

Recent Updates

Potensi Industri Game Coda EKRAF

Melejit ke US$1,5 Miliar, Coda dan EKRAF Bersinergi Dorong Potensi Industri Game Indonesia

26 Juni 2026
Tarik Tunai ShopeePay di ATM BCA

Gandeng BCA, ShopeePay Rilis Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu

26 Juni 2026
Migrasi Cloud XLSMART Tencent Cloud

Manfaatkan Teknologi AI, Tencent Cloud Sukses Rampungkan Migrasi Cloud Skala Besar XLSMART

26 Juni 2026
Danamon Gaet Generasi Muda

Bank Danamon Gaet Generasi Muda Lewat Program DIVE

26 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Potensi Industri Game Coda EKRAF

Melejit ke US$1,5 Miliar, Coda dan EKRAF Bersinergi Dorong Potensi Industri Game Indonesia

26 Juni 2026
Tarik Tunai ShopeePay di ATM BCA

Gandeng BCA, ShopeePay Rilis Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu

26 Juni 2026
Migrasi Cloud XLSMART Tencent Cloud

Manfaatkan Teknologi AI, Tencent Cloud Sukses Rampungkan Migrasi Cloud Skala Besar XLSMART

26 Juni 2026
Danamon Gaet Generasi Muda

Bank Danamon Gaet Generasi Muda Lewat Program DIVE

26 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version