Selasa, 12 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Fortinet: 69% Organisasi di Asia Pasifik Terancam Serangan Siber Berbasis AI

12 Mei 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Keamanan Siber Fortinet AI

Studi Fortinet: 69% Organisasi di Asia Pasifik Terancam Serangan Siber Berbasis AI (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Organisasi di kawasan Asia Pasifik kini menghadapi tantangan ganda dalam lanskap keamanan digital. Studi terbaru yang dilakukan oleh Forrester Consulting untuk Fortinet mengungkapkan bahwa 69% organisasi menjadikan ancaman berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) sebagai kekhawatiran utama di tengah kompleksitas infrastruktur TI yang semakin meningkat.

Laporan tersebut menyoroti bahwa fragmentasi alat keamanan dan volume peringatan (alert) yang berlebihan telah membebani tim operasional. Sebanyak 46% organisasi mengaku kesulitan membedakan ancaman nyata akibat tumpukan alert, sementara 43% lainnya masih bergantung pada alur kerja manual yang lambat.

Kompleksitas internal kini dianggap sebagai pendorong utama risiko siber, bukan sekadar tantangan operasional. Untuk mengatasinya, terjadi pergeseran besar menuju konsolidasi vendor. Saat ini, baru 29% organisasi yang menggunakan platform keamanan terpadu, namun angka ini diproyeksikan melonjak hingga 60% dalam dua tahun ke depan.

Langkah konsolidasi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan. Sekitar 90% organisasi memproyeksikan peningkatan metrik operasional sebesar 10%, termasuk waktu deteksi (MTTD) dan respons (MTTR) yang lebih cepat, serta produktivitas analis yang lebih tinggi.

Meskipun AI menjadi vektor ancaman baru, teknologi ini juga dipandang sebagai solusi pertahanan masa depan. Sebanyak 95% organisasi berencana meningkatkan anggaran AI mereka, dengan lebih dari separuhnya memperkirakan pertumbuhan investasi hingga dua digit.

“Organisasi menaruh ekspektasi besar pada AI untuk mentransformasi operasi keamanan. Namun, AI hanya dapat memberikan hasil bermakna jika dibangun di atas fondasi yang terintegrasi,” jelas Rashish Pandey, VP of Marketing and Communications APAC Fortinet.

Di Indonesia, tantangan serupa juga dirasakan oleh pelaku industri. Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, menekankan bahwa fragmentasi alat membuat visibilitas menjadi terbatas. Banyak perusahaan ingin mengadopsi AI, namun belum memiliki fondasi data yang terpadu.

“Di Fortinet, kami membantu organisasi menyederhanakan arsitektur keamanan melalui pendekatan platform terpadu yang menggabungkan visibilitas, otomatisasi, dan intelijen berbasis AI,” ujar Edwin.

Laporan ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan penuh potensi AI sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur. Tanpa lingkungan yang terintegrasi, penerapan AI justru berisiko memperumit proses deteksi alih-alih menyederhanakannya.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Artificial IntelligenceAsia Pasifikcloud securitydigital transformationFortinetInfrastruktur ITkeamanan siberteknologi
Previous Post

Indeks Inklusi Capai 80%, Amartha Dorong Penguatan “Financial Health” UMKM Akar Rumput

Next Post

Perkuat Ekosistem Hiburan, IDN Akuisisi M Bloc Group dan Luncurkan IDN Bloc

Related Posts

Jobstreet Kampanye Relevansi AI
Industry

Cari Kerja Lebih Akurat, Jobstreet Luncurkan Kampanye “Relevansi” Berbasis AI di Asia

12 Mei 2026
0
BINA NUSANTARA LinkedIn Talent Awards 2025
Industry

Gunakan Data Global untuk Karier Lulusan, BINA NUSANTARA Raih LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026
0
Astranauts 2026 Astra
Startup & Entrepreneurship

Astra Gelar Astranauts 2026: Cari Solusi Inovasi Digital untuk Transformasi Bisnis

11 Mei 2026
0
Load More
Next Post
IDN Akuisisi M Bloc Group

Perkuat Ekosistem Hiburan, IDN Akuisisi M Bloc Group dan Luncurkan IDN Bloc

Jobstreet Kampanye Relevansi AI

Cari Kerja Lebih Akurat, Jobstreet Luncurkan Kampanye "Relevansi" Berbasis AI di Asia

Ancaman Siber

Ancaman Siber Semakin Kompleks, Kerugian Kebocoran Data Bisa Tembus Rp15 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
Rekam Medis Elektronik RS Privy ARSSI

Dorong Rekam Medis Elektronik, 50 RS Swasta di Bali Adopsi Tanda Tangan Elektronik Privy

12 Mei 2026
XLsmart

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

12 Mei 2026
Ancaman Siber

Ancaman Siber Semakin Kompleks, Kerugian Kebocoran Data Bisa Tembus Rp15 Miliar

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
Rekam Medis Elektronik RS Privy ARSSI

Dorong Rekam Medis Elektronik, 50 RS Swasta di Bali Adopsi Tanda Tangan Elektronik Privy

12 Mei 2026
XLsmart

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

12 Mei 2026
Ancaman Siber

Ancaman Siber Semakin Kompleks, Kerugian Kebocoran Data Bisa Tembus Rp15 Miliar

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version