Rabu, 1 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

“Tabungan Hijau” Ini Dukung Wirausaha Sosial Yang Memberdayakan Petani Cokelat

30 Agustus 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
DBS Green Saving

DBS bekerjasama dengan Krakakoa menyalurkan donasi bagi petani kakao. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - “Bisnis yang berkelanjutan” dan “ekonomi hijau” tengah menjadi tren dunia. Ketertarikan masyarakat terhadap bisnis yang berbasis lingkungan dan sosial juga semakin meningkat. Hal ini mendorong Bank DBS Indonesia menghadirkan produk “tabungan hijau” yaitu rekening Green Saving yang berkontribusi pada wirausaha sosial.

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung mengatakan, DBS memiliki visi menyelaraskan portofolio kredit dan investasi untuk mencapai emisi nol bersih (net zero) pada tahun 2050. Salah satu upayanya adalah mendukung keberlangsungan sosial lingkungan di Indonesia.

“Bank DBS telah bergabung dengan United Nation Net-Zero Banking Alliance yang menyelaraskan portofolio kredit dan investasi untuk mencapai emisi nol (net zero) pada tahun 2050. Salah satu motor pengeraknya adalah melalui Green Saving yang menyalurkan donasi kepada mitra wirausaha sosial yang berbasis ESG yaitu Krakatoa,” kata Rudy Tandjung, Consumer Banking Director, PT Bank DBS Indonesia, dalam jumpa pers, Selasa (30/8/2022).

Baca juga :   Kemenkop Prioritaskan Pengembangan Wirausaha Milenial di 2021

Produk ini sejalan dengan meningkatnya ketertarikan masyarakat pada perusahaan yang berbasis ESG. Rudy memaparkan, survei EY Future Consumer Index pada Februari 2022, mendapati responden cenderung melakukan pembelian yang lebih berkelanjutan (sustainable), termasuk di Indonesia. Bahkan pelanggan di Indonesia memperhatikan dampak yang dihasilkan dari pembelian mereka, dengan 72% responden memperhatikan dampak lingkungan dan 68% responden memperhatikan dampak sosial.

Hal ini dibuktikan juga dengan sambutan positif terhadap rekening Green Saving. Dalam kurun waktu 1 tahun sejak diluncurkan, produk tabungan ini telah menjaring sekitar 3.000 nasabah  dan berkontribusi bagi para petani perkebunan cokelat (kakao) yang dikelola oleh Krakakoa.

“Dalam satu tahun Green Saving telah menjaring hampir 3.000 nasabah. Donasi mereka melalui sebagian bunga tabungan telah memberdikan dampak positif dalam agenda keberlanjutan yang sudah dirasakan oleh para petani kakao dibawah binaan Krakakoa,” kata Natalina Syabana Head of Segmentation, Liabilities and Mortgage PT Bank DBS Indonesia.

Baca juga :   Tren Investasi Sektor ESG Diproyeksi Capai US$3,3 Triliun di Tahun 2026

Melalui donasi lewat rekening ini, Krakakoa telah menyalurkan sekitar 20.250 bibit unggul tanaman cokelat, serta menghadirkan fasilitas solar dryer dome di kelompok tani binaan di Lampung Barat.

Krakakoa adalah wirausaha sosial produsen cokelat yang memiliki misi ‘farmer-to-bar’ untuk memajukan pertanian kakao yang berkelanjutan dalam aspek lingkungan maupun bisnis. Finance & Accounting Manager Krakakoa Fatimah Aziss mengatakan, dengan dukungan nasabah DBS pihaknya dapat memajukan pertanian kakao yang berkelanjutan dalam aspek lingkungan maupun bisnis.

“Keterlibatan nasabah Bank DBS Inodnesia melalui rekening Green Saving telah membantu kami mewujudkan misi farmer-to-bar. Saat ini kontribusi yang terkumpul telah disalurkan kepada 20% dari 1.000 petani kakao binaan Krakakoa yang ada di Lampung dan Sulawesi Barat,” ungkap Fatimah.

Baca juga :   Bank DBS Indonesia Diganjar Best Performance in Custodian Bank

Dia juga menegaskan, donasi ini telah meningkatkan produktivigas lahan produksi kakao dan meningkatkan pendapatan petani hingga tiga kali lipat.

“Kami berharap semakin banyak nasabah yang berkontribusi terhadap sosial lingkungan, terutama untuk mendukung keberlangsungan petani kakao di Indonesia,” pungkas Fatimah.

 

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi hijauGreen SavingKrakakoaPT Bank DBS Indonesia
Previous Post

Genting Pintar Ini Pakai Sel Surya dengan Sensor dan IoT

Next Post

ITDRI Jalin Kemitraan Internasional dengan Massachusetts Institute of Technology – Industrial Liaison Program

Related Posts

Huawei Fasilitasi 200 Mitra Lokal Untuk Bangun Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau
News

Huawei Fasilitasi 200 Mitra Lokal Untuk Bangun Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

16 November 2024
0
ekonomi hijau
News

Potensi Ekonomi Hijau Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

12 November 2024
0
Coding Camp DBS Foundation
Headline

Coding Camp DBS Foundation 2025 Target Latih 6000 Calon Talenta Digital

8 November 2024
0
Load More
Next Post
ITDRI x MIT

ITDRI Jalin Kemitraan Internasional dengan Massachusetts Institute of Technology - Industrial Liaison Program

Qlue dan YBPN

Teknologi Qlue Bisa Untuk Melaporkan Penyalahgunaan Narkotika

Literasi dan Inklusi Keuangan

Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Calon Investor

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version