Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Target Investasi Grab Jadi US$ 5 Miliar

2 Januari 2019
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Anthony Tan

Anthony Tan, CEO dan Co-Founder Grab. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penyedia layanan on-demand Grab menargetkan putaran pendanaan seri H yang sedang berlangsung mencapai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 72,5 triliun. Putaran pendanaan seri H ini berlangsung sejak Juni 2018. Target tersebut meningkat dibanding awal sebesar US$ 3 miliar atau Rp 43,5 triliun.

“Pertama kali Grab mengumumkan tengah menggalang investasi sebesar US$ 3 miliar hingga akhir 2018. Bukan rahasia umum bahwa mereka menaikkan target menjadi US$ 5 miliar,” demikian dilansir TechCrunch, baru-baru ini.

Sejauh ini, investor seperti Toyota, Microsoft, Booking Holdings dan Yamaha Motors turut dalam pendanaan ini. Bahkan, nilai investasi dari keempatnya mendekati US$ 3 miliar. Pada pertengahan Desember lalu, Grab sempat mengatakan, sudah mengantongi investasi sebesar US$ 2,7 miliar. Lalu, ada tambahan US$ 150 juta dari Yamaha.

Baca juga :   Rasio Kewirausahaan Jadi Prasyarat Indonesia Menuju Negara Maju Tahun 2045

Pendanaan ini akan digunakan untuk ekspansi bisnis. Investor Grab terdahulu, yakni SoftBank’s Vision Fund menjadi aktor dibalik rencana ekspansi bisnis ini. Softbank berencana menambah investasi sebesar US$ 1,5 miliar di Grab, sehingga total kepemilikan sahamnya menjadi US$ 3 miliar.

Kini, Grab pun sudah menjadi startup dengan kantong paling tebal dalam sejarah di Asia Tenggara. Menurut data dari Crunchbase, Grab mengumpulkan dana sekitar US$ 6,8 miliar dari investor. Valuasi Grab pun mencapai US$ 11 miliar, ketika Toyota investasi US$ 1 miliar di awal putaran pendanaan Seri H pada Juni lalu. Kini, valuasinya meningkat lagi.

Jangkauan Grab juga sangat luas di Asia Tenggara, yakni wilayah dengan 650 juta konsumen. Grab menyebutkan, aplikasinya sudah diunduh lebih dari 130 juta kali. Lalu, sudah melayani lebih dari 2,5 miliar perjalanan.

Baca juga :   Tingkatkan Talenta Digital di Indonesia, Cakap Gandeng AWS Hadirkan Program CendekiAwan

Grab juga melakukan diversifikasi layanan, hingga ke financial technology (fintech). Grab pun mengukuhkan diri sebagai aplikasi super. Meski belum untung, pendapatan Grab disebut-sebut mencapai US$ 1 miliar. Pendapatan itu diproyeksi naik dua kali lipat di 2019.
Sementara pesaingnya, yakni Gojek tengah mengumpulkan pendanaan senilai US$ 2 miliar. Pendanaan ini bakal dipakai untuk menopang ekspansi Gojek di Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina.

STEVY WIDIA

Tags: financial technolgy (fintech)Grabinvestasipendanaa
Previous Post

NVIDIA Garap 600 iCafe Bersertifikasi Tahun Ini

Next Post

Digitaraya Launching Batch 2 Akselerasi Startup Indonesia 2019

Related Posts

masa depan industri P2P Lending
Features

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
0
Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia
Industry

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
0
Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
Load More
Next Post
Akselerator Digitaraya Pilih 8 Startup Untuk Batch Pertama

Digitaraya Launching Batch 2 Akselerasi Startup Indonesia 2019

Pertahankan Milenial Tri Pasang Dua Jurus Baru

2019, Tri Agresif Gelar Jaringan

Bibit Kentang Bebas Virus dari Malang

Bibit Kentang Bebas Virus dari Malang

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version